wah asik donk, berarti teroris2 indo ga perlu jauh2 lagi belajar latihan perang ke timur tengah, nanti juga diajarin sama TNI.
maaf kalo saya terdengar agak skeptis. ini isu paling juga anget2 pup ayam, sama kaya isu UU Anti Pornografi bbrp waktu lalu yang cuma kedok untuk mengalihkan masyarakat dari masalah indoesia yang sebenernya. jadi ya... anggep angin lalu aja.. ----- Original Message ---- From: Masabi Masabi <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, February 28, 2007 12:12:40 PM Subject: Re: [BinusNet] Re: Wajib Militer akan diterapkan di Indonesia Yang menarik dari RUU Wamil yang akan disahkan nanti efek nya pada Binusian adalah : 1. Warga negara yang 18 - 60 tahun keatas yg belum pernah ikut wamil nanti wajib ikut wamil selama 60 hari ( 30 hari di tahun 1, 30 hari berikut di tahun ke 2). 2. Biaya untuk wamil adalah 30 juta untuk 30 hari (untuk biaya baju wamil, sepatu boot, celana, peluru, tameng, honor pelatih, asuransi, dsb nya). Jadi 60 hari wamil adalah 60 juta rupiah per wamil. 3. Binusian yg sekarang status nya bekerja/manager/ programmer/ etc itu wajib ikut wamil. Kecuali Binusian yg sudah 18 tahun ke atas tapi status sampai saat itu masih pengangguran (belum ada pekerjaan) bisa dibebaskan dari wamil. Kalau lagi ada projek yg ribet dan dapat panggilan wamil bisa dapat cuti dibayar dari kantor ngak yach.. :D Makanya kalau mau bebas wamil status ya ditulis pengangguran intelektual aja di KTP,.. :D Mungkin setelah seluruh warga ikut latihan kedisiplinan ala wamil, mungkin ngak yach.. pada tertib antri... pada ngak nyerobot jalur busway seperti yg tiap hari gue liat di Matraman , Senen, Tomang.. Gimana tanggapan Binusian SG, apakah wamil warga SG ada pengaruh dengan kedisiplinan di SG ??? berikuta cuplikan dari berita itu mengingat banyak binusian yg di office Indo cuman dapat akses email, tapi ngak dapat akses browsing.. ============ ========= ===== SUARA PEMBARUAN DAILY ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - WNI 18 Tahun ke Atas Wajib Latihan Militer Latar belakang Dephan menyusun naskah RUU Komponen Cadangan berdasarkan amanat UU No 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang antara lain menyatakan, dalam menghadapi ancaman ditempatkan TNI sebagai komponen utama, selanjutnya komponen cadangan dan pendukung. (Sekretaris Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Departemen Pertahanan (Dephan), Laksamana Pertama Fadjar Sampurno) [JAKARTA] Semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang berumur 18 tahun ke atas dan sudah mempunyai pekerjaan tetap, wajib mengikuti latihan militer. Sedangkan WNI 18 tahun ke atas tapi belum mempunyai pekerjaan tetap, apalagi belum bekerja, tidak diwajibkan ikut. Demikian sebagian inti naskah Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komponen Cadangan yang disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Departemen Pertahanan (Dephan) Laksamana Pertama Fadjar Sampurno kepada Pembaruan, Selasa (27/2), di Jakarta. Dia menjelaskan, latar belakang Dephan menyusun naskah RUU itu berdasarkan amanat UU No 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang antara lain menyatakan, dalam menghadapi ancaman ditempatkan TNI sebagai komponen utama, selanjutnya komponen cadangan dan pendukung. "Keberadaan komponen pendukung sangat penting, apalagi untuk ke depan," katanya. Fadjar menguraikan, latihan militer (wamil) untuk warga negara dibagi atas dua bagian, yakni latihan dasar kemiliteran selama 30 hari untuk tahun pertama. Di tahun kedua, diselenggarakan latihan penyegaran, juga selama 30 hari. Latihan dasar kemiliteran, tuturnya, seperti cara menggunakan senjata, menembak taktis, meluputkan diri dan kawan serta mengelabui musuh. Biaya latihan selama 30 hari untuk setiap orang dianggarkan dana Rp 30 juta. "Jadi untuk 30 hari pertama dan kedua setiap orang menghabiskan dana Rp 60 juta. Dana tersebut berasal dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)," katanya. Perincian dana Rp 30 juta itu, antara lain, empat pasang sepatu, baju dan celana, senjata serta amunisi, makanan, tenaga medis, asuransi kesehatan, obat-obatan serta honor untuk pelatih. "Yang melatih adalah anggota TNI," tambahnya. Untuk pasukan cadangan di darat, lanjutnya, dibutuhkan warga negara yang berumur 18 sampai 35 tahun. Untuk pilot dibutuhkan, mereka yang berusia 25 sampai 40 tahun. Untuk nakhoda kapal berusia 40 sampai 45 tahun tahun. Sedangkan untuk tenaga ahli bisa berumur 30 sampai 60 tahun. "Untuk pilot, nahkoda jelas kita ambil memang mereka-mereka yang pekerjaannya seperti itu. Kita hanya latih mereka untuk menghadapi situasi perang," jelasnya. Bukan Adopsi Menurut Fadjar, konsep tersebut merupakan gagasan Dephan, bukan adopsi darik konsep negara lain. "Konsep kami jelas beda dengan negara lain, seperti AS atau Singapura, karena kondisi kita dengan mereka beda," ujarnya. Sebelumnya, Ketua Badan Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), M Patra Zen mengatakan, yang harus dijelaskan Dephan adalah seberapa tinggi ancaman terhadap Indonesia saat ini dan ke depan (Pembaruan 26/2). "Apakah dalam menghadapi ancaman itu harus dihadapi banyak orang terlatih? Atau bukankah dengan penguasaan peralatan canggih, seperti pesawat tempur dan alat pendukung lainnya?" kata Patra. Dia meragukan adanya ancaman dari negara lain untuk Indonesia, dan kalaupun ada ancaman paling efektif dihadapi dengan peralatan tempur yang memadai. Ketua Majelis Anggota Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Hendardi mengatakan, ide RUU Komponen Cadangan, yang berisi antara lain, wajib militer untuk semua warga negara Indonsia harus ditolak. Sebab, untuk membahas dan membuat UU seperti itu banyak menghabiskan anggaran negara. Menurut dia, yang membuat masyarakat Indonesia tidak aman sekarang ini adalah karena konflik horizontal dan maraknya peredaran senjata api. [E-8] --- sam <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: > Kadang memang aneh sih...:) > > Saya rasa yang paling harus dilakukan adalah > pembenahan Ekonomi. > bagaimana caranya bisa meningkatkan prekonomian spt > menarik investasi > asing untuk menciptakan lapangan kerja dll. > > Bagaimana caranya biar rakyat tidak perut kosong. > biasa kalo udah lapar pikirannya udah lain. :-) > > Kalo ekonomi udah kuat siapa mau mengancam kita? > malah diajak kerjasama. > > lihat aja contoh yang paling nyata. > Korea utara-> militernya kuat tapi rakyatnya miskin > bahkan ada yang > mati kelaparan. > China -> skrg negara makmur dan kaya. banyak > investor yang pindah ke sana. > > mungkin analogi saya berlebihan, tapi kurang lebih > akan seperti itu. :-) > > yang pasti kalo orang kerja di suruh wamil bakal > terhambat operasional > perusahaan. > Mau ga ya pimpinan perusahaan mendengar dari > karyawannya. > > "Boss besok saya harus wajib militer 1 bulan, jadi > project kemarin > tidak bisa saya lanjutkan. tunggu saya balik baru > saya lanjutkan... ." > @[EMAIL PROTECTED]@#%& > > hanya sekedar pendapat doank.:-) > > bests > > sam > > > > On 2/28/07, linker902000 <linker902000@ yahoo.com> > wrote: > > wamil itu sbnrnya di negara2 lain juga ada, jd ga > aneh deh kalo di > > indo jg diterapkan wamil... wamil itu bagus2 > aja... > > > > tapi... spt yg kita semua tau... ini khan > indonesia... biaya utk > > wamil (jika disahkan UU nya) pasti tidak akan bisa > > dipertanggungjawabk an... hehe.... > > > > sebenarnya seh mau optimis... tapi udah kapok... > jadi mending pesimis > > dulu aja deh... ga perlu yg namanya janji2 joni > (eh pilem kale!!!)... > > kalo udah bener nih negeri... baru dah mau > optimis... > > > > ;-) > > > > > > --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, rini tansatrisni > <[EMAIL PROTECTED] ..> > > wrote: > > > > > > Heran nih pemerintah, masa orang kerja di suruh > wajib militer, > > mereka pikir kita yang kerja kurang kerjaan kali > ya... > > > Knapa ngak pejabat aja yang disuruh wajib > militer.. biar mereka tuh > > tahu gimna rasanya jadi orang susah yang bukan > cuma tanda tangan ato > > meeting trus dapet duit,tul ngak > > > ____________ _________ _________ _________ _________ __ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail. yahoo.com ____________________________________________________________________________________ Never miss an email again! Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. http://tools.search.yahoo.com/toolbar/features/mail/ [Non-text portions of this message have been removed]
