Info buat Binusian kalau per 1 April penumpang yang
mendarat di Indo ngak boleh bawa bagasi berbentuk cair
lebih dari 1 liter.    Kalo ngak bisa disita cairannya
(misal parfum, alcool, minuman, obat gosok,  dsb nya).
 

Kalo gak salah dulu kan ada free duty boleh bawa 2
liter ya.  :D berarti sekarang cuman boleh 1 liter. 


01/04/2007 13:00 WIB 
Naik Pesawat Bawa Parfum Lebih 1 Liter? Silakan Buang!
Nograhany Widhi K - detikcom

 Jakarta - Syarat naik pesawat kini lebih ketat lagi:
dilarang membawa benda cair yang mengandung bahan
kimia lebih dari 1 liter. Jika nekat, petugas akan
memaksa Anda membuangnya hingga tersisa 1 liter saja.

"Kalau lebih dari 1 liter bisa dikurangi atau dibuang,
pokoknya 1 liter. Tidak boleh lebih," kata Asisten
Office In Charge (OIC) Bandara Internasional
Soekarno-Hatta, Agus Prasetya, ketika berbincang
dengan detikcom, Minggu (1/4/2007).

Barang-barang cair itu seperti benda liquid, aerosol,
gel (LAG) yang mengandung bahan kimia di atas 1 liter,
seperti spray, thinner atau ethanol.

"Seperti hair spray, atau parfum. Jika lebih 1 liter
ya harus dibuang sebagian, yang penting harus 1
liter," ujar Agus.

Menurut Agus, barang-barang tersebut tidak dilarang
dibawa, hanya dilakukan pembatasan. Selain
diberitahukan kepada penumpang, petugas pintu masuk
bandara akan menggeledah barang bawaan penumpang. Jika
ada benda cair yang mengandung bahan kimia maka
petugas akan memberikan plastik transparan untuk benda
tersebut.

"Diberikan plastik transparan berukuran 30 x 14
sentimeter sebagai wadah dan dibawa sebagai hand
carrier di bagasi kabin, tidak ditempatkan
tersendiri," jelas Agus.

Benda tersebut, lanjut Agus, harus ditenteng tangan
agar pihak maskapai mengetahui. 

Penerapan pembatasan benda cair ini mulai 31 Maret
pukul 00.00 WIB seusai instruksi International Civil
Aviation Organization (ICAO) dan diterjemahkan dalam
Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor
043/2007. Pembatasan ini sementara berlaku untuk
penerbangan internasional.

Di Bandara Ngurah Rai, penerapan aturan ini sempat
memicu adu argumentasi antara calon penumpang dan
petugas. Sebab petugas melarang penumpang membawa
benda cair apa pun termasuk air mineral. Bahkan ada
seorang bule yang menenggak air mineralnya di depan
petugas bandara untuk membuktikan bahwa apa yang
dibawanya itu tidak berbahaya. Namun setelah diberi
penjelasan, para penumpang mahfum.

Menanggapi hal tersebut, Agus mengatakan, air mineral
bisa dibawa masuk langsung dan tidak dibatasi.

"Kalau air mineral dibawa saja, itu kan tidak
mengandung bahan kimia berbahaya," kata Agus.(nwk/nrl)



 
____________________________________________________________________________________
Now that's room service!  Choose from over 150,000 hotels
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.
http://farechase.yahoo.com/promo-generic-14795097

Kirim email ke