Aduh sedihnya kampus ku kini ....   :-(  sampai segitunya.

Emang sih beberapa oknum mahasiswa nya juga kadang sangat keterlaluan,
kekampus pakai sandal dan kaos yang gak layak. Kekampus seperti pergi ke 
WC aja.

> Peraturan baru yang menyatakan bahwa pada hari Sabtu, mahasiswa boleh
> stay di kampus maksimal jam 9.15 lah yang membuat saya membuat tulisan
> ini...
> Ketika sedang melakukan ibadah rutin tiap Sabtu malam di lorong H2,
> salah satu UKM kerohanian yang sudah bertahun-tahun melakukan kegiatan
> kerohanian di tempat itu DIUSIR dengan cara yang sangat tidak persuasif.
> Alasannya apa? karena ada peraturan baru tersebut, sedangkan UKM
> tersebut tidak mengetahui bahwa ternyata ada peraturan baru lagi..

Memang sih dengan meng oursource security semacam itu, peraturan lebih 
bisa ditegakkan.
Karena mereka (petugas) tersebut adalah tenaga kontrak 6-12 bulanan, 
yang selalu dirotasi ke lokasi lain.
Jadi selalu adalah wajah baru yang pasti menjadi sulit untuk diajak 
kooperatif.

Apapun UKM kerohaniannya. Kampus benar-benar TIDAK ETIS.
Apakah kejadian/kebijakan aneh-aneh tersebut muncul sejak sepeninggal 
Ibu Th Widya (almarhum) ?
Kalau benar aduh sedihnya......

Tapi masalahnya seingat saya, SENAT MAHASISWA sendiri gak kompak
dan dibuktikan dengan beberapa kali bubar / membubarkan diri kan ?
Sewaktu saya di Binus aja (89) kalau gak salah 2 kali bubar !
Dengan kadang alasan yang ........... ?

Bye.


Yustinus Yulianto wrote:
>
> Tulisan ini dibuat sebagai rasa keprihatinan sosial, bukan untuk
> mencari sensasi atau untuk membuat ricuh dan ribut... Saya open
> dihubungi secara JAPRI ;)
>
> Protecom IKLAN???
>
> Kehadiran pasukan protecom (saya katakan pasukan, karena mereka memang
> berlaku seperti pasukan) di kampus Bina Nusantara mengundang
> kontroversi tersendiri. Ada yang pro, dan ada yang kontra.
>
> Pada jaman sebelum adanya pasukan ini, kita mengenal adanya tim
> security alias Satpam yang bertugas menjaga kampus dan lingkungan
> sekitar kampus demi kelancaran belajar mengajar, serta kegiatan lain
> di dalam lingkungan kampus...
>
> Lalu mengapa diganti dengan pasukan Protecom?
> Ada yang mengatakan bahwa karena seringnya peraturan kampus (yang
> sering dibuat tanpa pembicaraan dengan perwakilan mahasiswa) dilanggar
> oleh mahasiswa karena sang mahasiswa mengenal sang security yang
> sedang bertugas..
>
> Memang pendekatan yang dilakukan oleh tim Security terdahulu adalah
> secara persuasif dan pendekatan personal, sehingga pada jamannya, tim
> security ini dapat merangkul dan menjaga peraturan dengan baik.
> Oleh karenanya pula, timbul sifat demokratis mahasiswa yang ditujukan
> kepada beberapa kebijakan kampus.
> Saya ingat sekali, pada waktu itu ada peraturan baru yang menyatakan
> bahwa "mahasiswa/i dilarang menwarnai rambutnya" namun ketika itu,
> yang paling lantang menyuarakan peraturan itu JUSTRU berambut BULE
> KEEMASAN...
>
> Yang lalu, telah berlalu..., kini kita harus puas dengan kehadiran
> Pasukan Protecom ini di lingkungan kampus yang seperti ROBOT..
> Semua peraturan dilahap secara mentah-mentah, no compromize!!!
> A yah A, B yah B....
> Tapi hanya ke mahasiswa, tidak ke beberapa unsur kampus lainnya,
> seperti tulisan saya sebelumnya mengenai hal yang sama.
>
> Peraturan baru yang menyatakan bahwa pada hari Sabtu, mahasiswa boleh
> stay di kampus maksimal jam 9.15 lah yang membuat saya membuat tulisan
> ini...
> Ketika sedang melakukan ibadah rutin tiap Sabtu malam di lorong H2,
> salah satu UKM kerohanian yang sudah bertahun-tahun melakukan kegiatan
> kerohanian di tempat itu DIUSIR dengan cara yang sangat tidak persuasif.
> Alasannya apa? karena ada peraturan baru tersebut, sedangkan UKM
> tersebut tidak mengetahui bahwa ternyata ada peraturan baru lagi..
>
> Peraturan adalah peraturan, dan kalau mungkin kita terbiasa dengan
> propaganda "Peraturan dibuat untuk dilanggar" tidak berlaku bagi
> pasukan Protecom ini.
>
> NAAAAAAHHHHHHH!!!!!!!!!!!! ini dia...
>
> Kita mengetahui bahwa sekarang ini papan pengumuman jauh lebih rapi
> dibandingkan dengan tahun-tahun lalu.. Ada papan khusus pengumuman
> untuk UKM/HMJ dan kegiatan mahasiswa, ada papan untuk lowongan kerja,
> ada papan untuk pengumuman kampus, dll.
>
> Tapi KENAPA saya melihat STICKER BESAR bertuliskan PROTECOM SECURITY
> SERVICES, ditempel di KACA DEPAN PINTU MASUK KAMPUS SYAHDAN?????
> IKLAN?????
> Kok boleh MAIN TEMPEL???
> Kok tidak ada cap copy control??
> Kok Protecom Security Services? bukan Security Kampus? mereka kan
> DISEWA, jadi yang dikedepankan harusnya Binus, bukan mereka...
>
> Jadi siapa sekarang yang melanggar peraturan? Mereka begitu keras
> untuk mendukung peraturan kampus, namun mereka sendiri NGASAL...
> Jadi siapa dong yang bisa MENEGUR mereka?? Protecom lagi? ato badan
> apa lagi yah? BM (Building Management) kah???
>
> Nobody knows...
>
> "Yesterday we obeyed kings and bowed our necks before emperors. But
> today we
> kneel only to truth..."
> -- Kahlil Gibran
>
> Bahasa betawinya :
> "Jaman dulu, kite tunduk pada RAJA, dan menundukan kepala kepada
> KAISAR. Tapi sekarang kite hanya tunduk pada KEBENARAN.."
>
> Dan bukannya customer is king? well, you answer it...
>
> Yustinus
> MI 96
> Anak Manusia Biasa, bukan raja, atau kaisar
>
>  

Kirim email ke