----------------------------------------
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]
From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Mon, 9 Apr 2007 07:13:06 -0700
Subject: [tibinus91] Fw: Bedanya Chinese, Bule, Pribumi

Note: forwarded message attached.
 
 
 
 
____________________________________________________________________________________
Don't get soaked.  Take a quick peek at the forecast
with the Yahoo! Search weather shortcut.
http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#loc_weather
 
Message Archive: http://groups.yahoo.com/group/tibinus91/
 
List your address at 
http://groups.yahoo.com/group/tibinus91/database?method=reportRows&tbl=1
 
List your birthday at http://groups.yahoo.com/group/tibinus91/calendar 
Yahoo! Groups Links
 
 To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/tibinus91/
 
 Your email settings:
    Individual Email | Traditional
 
 To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/tibinus91/join
    (Yahoo! ID required)
 
 To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]
 
 To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]
 
 Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 
--Forwarded Message Attachment--From: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: Fw: Bedanya Chinese, Bule, Pribumi
Date: Wed, 4 Apr 2007 10:12:52 -0700












 
----- Original Message ----- 
From: Yulissa Prajna 
To: [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, April 02, 2007 5:05 PM
Subject: Fw: Bedanya Chinese, Bule, Pribumi

 
----- Original Message ----- 
From: Natalia Dalima 
To: 'Yulissa Prajna' 
Sent: Friday, March 30, 2007 7:57 AM
Subject: FW: Bedanya Chinese, Bule, Pribumi
 

 



From: 
Suan Ny [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, March 29, 2007 3:55 
PMTo: 'AKT Info'; 'Nina 
Harun'; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 'Glady 
Wardhana'; [EMAIL PROTECTED]; 'Norbertina'; 's.LC.Leonard Sebastian'; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 'Uky Bismoko'; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 'Susy Yahya'; 
[EMAIL PROTECTED]; 'Dina (PD) (E-mail)'; 'Didiek (antv) (PD) 
(E-mail)'; [EMAIL PROTECTED]; 'Darman Susanto'; [EMAIL PROTECTED]; 'Felix 
Simatupang'; [EMAIL PROTECTED]; 'Hans BAF (PD) (E-mail)'; 'JUWITA, LENI 
[AG-Contractor/5235]'; 'Leonard Sebastian'; [EMAIL PROTECTED]; 'Indradi 
Halim'; [EMAIL PROTECTED]; 'Theresia (PD) (E-mail)'; [EMAIL PROTECTED]; 
'ES DPS'; 'Charles MH Simatupang'; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; bcfcz; 'Bambang Pratama 
(PD) (E-mail)'; [EMAIL PROTECTED]; 'Yahya (PD) (E-mail)'; 'Yahya Sugiatna'; 
'dee handayani'; [EMAIL PROTECTED]: FW: Bedanya orang Chinesse dgn 
PribumiImportance: 
High
Ini tulisan dari: 
seorang pribumi yg dulunya benci setengah mampus sama 
WNI Keturunan Cina.
 
Selamat membaca 
J
 

Regards,
Suan 
Ny
PT. 
Asmin Koalindo Tuhup
Suite 
705 
- 7th Floor, 
Sentra 
Mulia Building
Jl. HR. Rasuna Said 
Kav X - 6, No. 8
Jakarta 
12940
Indonesia




From: Ario 
Windu [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, March 28, 2007 1:14 
PMTo: [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; 'Suan 
Ny'; 
[EMAIL PROTECTED]: FW: Bedanya orang Chinesse dgn 
PribumiImportance: 
High
 
 

 
==========================================Ario 

Customer 
Service Support
 
 Pt. Amadeus Indonesia Mega Plaza Bld, 11th Fl. Jl. HR Rasuna 
Said Kav. C-3 Jakarta, 12920 Telp : 62 - 21 - 5795 
2060 ; Fax: 62 - 21 - 521 2977 
YM   
: [EMAIL PROTECTED]
MSN : 
[EMAIL PROTECTED]

 
 



From: Dharmawan 
Rahardja [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, January 19, 2006 9:06 
AMTo: Siane 
(E-mail)Subject: FW: Bedanya 
orang Chinesse dgn PribumiImportance: High

 
-----Original 
Message-----From: Yurie 
Sent: 19/01/2006 8:33 
AMTo: All StaffsSubject: Bedanya orang Chinesse dgn 
PribumiImportance: 
High

 
 

  
  
    
      
       Tulisan orang ini bener2 bagussss.... Jangan 
      berhenti forwardketemen2 
      yah...
      
      
      
      
      
       
      
      Saya seorang pribumi 
      yg dulunya benci setengah mampus sama WNI Keturunan Cina. Tetapi 
      setelah hidup di Amerika selama 10 tahun dan sekarang bekerja di 
      salah satu bank terbesar di dunia berpusat di New York 
      City, pandangan saya berubah dan mengerti mengapa Cina itu berbeda 
      dengan orang pribumi.  
      Dan sebenarnya banyak 
      sekali hal-hal yg kita tidak mengerti tentang cina, dan hal-hal ini 
      sebenarnya harus kita ketahui dan kita pikirkan lagi, karena hal-hal 
      ini adalah sesuatu yg bisa kita pakai untuk kepentingan bangsa 
      sendiri dan utk memajukan bangsa sendiri. Bukan saya bilang bahwa 
      kita harus berubah jadi Cina, cuma kalau memang bagus mengapa tidak ? 
      Dan memang ada juga hal-hal buruknya, tetapi semua bangsa juga punya. 
       
      Marilah saya mulai 
      pendapat saya tentang perbandingan antara WNI  asli dan 
      keturunan cina : 
      1. Perbedaan2 nyata 
      Setelah bekerja tiga tahun lebih dan punya teman dekat orang bule dan 
      orang Cina dari Shanghai di tempat kerja 
      saya, saya melihat banyak sekali perbedaan-bedaan, diantaranya 
      : 
      A. 
      DUIT 
      a) Si bule, kalo 
      gajian langsung ke bar, minum-minum sampe mabuk, beli baju baru, beli 
      hadiah macam-macam untuk istrinya. Dan sisanya 10% di simpan di bank. 
      Langsung makan-makan di restoran mahal, apalagi baru gajian. 
       
      b) Si Cina, kalau 
      gajian langsung disimpan di bank, kadang-kadang  di invest lagi 
      di bank, beli Saham, atau dibungain. Bajunya itu2 
      saja sampe butut. Saya pernah tanya sama dia, duitnya yg 
      disimpen ke bank bisa sampe 75%-80% dari gaji. 
       
      c) Saya sendiri. kalo 
      gajian biasanya boleh deh makan-makan  sedikit, apalagi baru 
      gajian, beli baju kalo ada yg on-sale (lagi di discount), beli 
      barang-barang kebutuhan istri, sisanya kira2 tinggal 15-20%  
      terus disimpen di bank.  
      *** Kebanyakan di 
      Amerika, orang Cina yang kerja kantoran  (sebenarnya Korea dan Jepang 
juga) 
      muda-muda sudah bisa naik mobil bagus dan bisa mulai beli rumah 
      mewah. walaupun orang tuanya bukan konglomerat dan bukan mafia di 
      Cinatown. Malah mereka beli barang senangnya cash, bukan kredit. 
      Soalnya mereka simpan duitnya benar-benar tidak bisa dikalahkan oleh 
      bangsa lain. kalau bule atau orang hitam musti ngutang sampe  
      tau baru bisa lunas beli rumah. 
       
      B. 
      KERJAAN 
      a) si bule, abis kerja 
      (biasanya jam kerja jam 8 pagi - 6 sore) hari Senen sampai 
      hari Jumat (Sabtu dan minggu tidak kerja)) ke bar ato makan-makan 
      ngabisin gaji. Kalau disuruh lembur tiba-tiba, biasanya kesel-kesel 
      sendiri di kantor. Biasanya kalo hari Senen, si bule tampangnya 
      kusut, soalnya masih lama sampe hari Sabtu, pikirannya weekend 
      melulu. Kalo hari Kamis, si bule males kerja, pikirannya hari Jumat 
      melulu. Terus jalan-jalan gosip kiri kanan. 
       
      b) si Cina, abis kerja 
      langsung pulang ke rumah, masak sendiri, nggak pernah makan diluar 
      (saya sering ngajak dia makan, cuma tidak pernah mau, mahal katanya, 
      musti simpan duit, kecuali kalo ada hari-hari khusus). Kalau disuruh 
      lembur tidak pernah menolak, malah sering menawarkan diri untuk kerja 
      lembur. Kalau disuruh kerja hari sabtu atau hari minggu juga pasti 
      mau. Kadang-kadang dia malah kerja part-time (bukan sebagai pegawai 
      penuh) di perusahaan lain untuk menambah uangnya. 
       
      c) saya sendiri, kalau 
      disuruh lembur, agak malas juga  kadang-kadang karena sudah 
      punya rencana keluar pergi makan sama teman-teman  
      kantor. Kadang-kadang ingin sekali pulang ke rumah karena di kantor 
      melulu, cuma mau nggak mau mesti kerja (jadi kesannya terpaksa, 
      nggak seperti si cina yg rela). Weekend paling malas kalau musti 
      kerja.  
      *** Bos-bos juga 
      biasanya suka sama orang Cina kalau soal kerjaan.Mereka soalnya 
      pekerja yg giat dan tidak pernah bilang "NO" sama boss.Dapat 
      kerja juga gampang kalau mukanya cina, karena 
      dipandang sebagai "Good Worker". Atau pekerja giat. Jarang 
      sekali, kecuali penting sekali dia tidak bersedia kerja lembur. Dan 
      kalaupun tidak bersedia lembur, biasanya dia akan datang sabtu 
      atau minggu, atau kerja lembur  
      besoknya. 
      C. 
      RUMAH 
      a) Apartment si bule, 
      wah bagus sekali. gayanya kontemporari. Penuh dengan barang-barang 
      perabotan dan furniture mahal. Pokoknya  gajinya pasti abis ngurusin 
      apartment dia. 
      b) Apartment si cina, 
      wah... kacau. Cuma ranjang satu, dilantai  saja.Meja butut, dan 
      dua kursi butut. TV nya kecil sekali, TV kabel saja tidak punya. 
      Pokoknya sederhana sekali. Waktu saya tanya, dia  bilang 
      "bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian." daerahnya pun  
      bukan didaerah mahal, tempatnya di daerah kumuh dan kurang ada yg 
      mau tinggal. 
      c) Apartment saya 
      sendiri, yah lumayan, cuma istri saya suka juga  merias rumah. 
      Jadi apartment saya lumayan lah tidak seperti punya si 
      Cina.Saya benar-benar salut dia bisa hidup begitu. Padahal 
      duitnya di bank banyak. Gaji dia saja lebih tinggi dari saya 
      karena lebih lama di perusahaan  
      tersebut. 
       *** Setelah 10 
      taun, biasanya si bule, orang item, masih tinggal di apartment atau 
      baru ngutang beli rumah, si cina sudah bisa beli rumah  sendiri. 
      Karena nabung dengan giatnya, dan cuma beli 
      yg penting-pentingsaja. Jadi uangnya ditabungkan 
      sendiri.*** Disini saja saya bisa lihat perbedaan-bedaan nyata, 
      saya pertama-tama pikir, wah si Cina ini pelit amat. Masa duit 
      banyak kayak begitu disimpan saja di bank. Dan kalau kita 
      banding-bandingkan dengan sejarah orang-orang cina, kita akan 
      tahu kenapa mereka (Cina) itu dalam long-range nya (jangka 
      panjang nya) lebih maju dari pribumi di Indonesia, karena saya sempat 
      bertukar pikiran dengan beberapa teman  lagi orang Cina lainnya, 
      orang India, orang Arab, orang Jerman,  orang  Amerika, dan 
      orang Cina ini sendiri. Kita musti tau sejarahnya orang  Cina 
      ini. 2. Perbandingan antara sejarah kebudayaan cina dan 
      Indonesia JAMAN DULUBangsa cina adalah bangsa yg bangga dengan 
      bangsanya, karena kebudayaan cina adalah salah satu kebudayaan 
      yg tertua di dunia, hampir setahaf dengan Mesopotamia dan Mesir. Karena 
itu kebudayaan cina 
      itu benar-benar menempel di sanubari nya. Susah sekali untuk 
      melepaskan kebudayaan tersebut karena memang betul kebudayaan mereka 
      itu hebat, terus terang, kalau kita bandingankan dengan 
      kebudayaan kita (pribumi Indonesia) kita tidak 
      bisa mengalahkan kebudayaan orang cina. Dan memang kebudayaan  mereka 
      sudah diakui dunia. Menurut salah satu Journal of Archeology 
      terkemuka di dunia, orang  Melayu itu unsurnya lebih banyak mengarah 
      ke bangsa Mongol atau Cina. Jadi bangsa Indonesia itu sebenarnya Cina, 
walaupun 
      secara biologis dan  evolusis, ada unsur-unsur dari India dan Arab di 
darah 
      orang   pribumi. Tetapi orang Indonesia (Melayu) itu 
      sebenarnya genetik nya lebih dekat ke orang Cina.orang 
      cina itu sudah dari dulu 4000 tahun hidupnya diawang kesusahan  
      terus (maksudnya rakyat kecilnya). Negara cina dari jaman 
      dulu, katanya,  sudah perang terus, rakyat kecil disiksa olah 
      pemerintahnya sendiri, dan pemerintahnya berganti-ganti 
      terus. Orang cina bisa dibilang salah satu bangsa yang tahan 
      banting. Sudah biasa menderita, dan makin menderita,  biasanya 
      orang kan makin nekad dan makin berani, jadi 
      semua jalanditempuh, namanya saja mau hidup, bagaimana. Ini juga 
      terjadi di Indonesia.Karena 
      negaranya sendiri, Cina, banyak masalah, mereka imigrasi  
      kemana-mana. Mereka ada dimana-mana, teman saya orang item 
      dari Nigeria  
      dan Ethiopia (afrika) bilang disana 
      pun ada banyak orang cina. Dan  herannya. Cina-cina di Afrika pun 
      sukses dan bisa dibilang tidak miskin.  DI INDONESIA 
      Di Indonesia sendiri, waktu saya masih tinggal diJakarta,  saya 
      bisa melihat perbedaan-perbedaannya, cuma waktu itu 
      pikiran saya  belum terbuka. Saya pernah buka punya teman orang 
      cina di Senen  buka  toko kain. Di sebelahnya persis ada pak 
      Haji yg juga buka toko  kain.  Setelah dua tahun, bisnis si cina 
      makin maju, dan si pak Haji  sebelah  akhirnya bangkrut. 
      Ternyata bukan karena si Cina main curang atau  guna-guna si pak 
      haji. Ternyata itu karena si cina, walaupun sudah  untung, uangnya di 
      simpan dan ditabung saja, untuk mengembangkan bisnisnya lagi. Dan dia dan 
      istrinya makan telor ceplok saja  Sedangkan  si pak haji 
      baru untung sedikit sudah makan besar di restoran karena  gengsi 
      sama keluarga nya. Nah bukannya si pak haji ini salah ? 
      Bukannya kita bisa lihat  sendiri  bahwa cina ini pikirannya 
      lebih maju lebih melihat kedepan dan  lebih  tahan banting ? 
      Saya kira ini adalah suatu hal yang bisa kita contoh  dari 
      si Cina ini. Mungkin kita tidak usah terlalu pelit seperti dia,  
      tapi juga tidak usah gengsi-gengsian. Saya sudah bertemu 
      dengan banyak orang dari negara yg berbeda-beda  dan satu hal yg 
      benar-benar nyata adalah orang yg TIDAK MEMBUAT  KEPUTUSAN  
      BERDASARKAN GENGSI biasanya NEGARANYA MAJU. Coba saja lihat orang 
      Hong Kong, orang Jepang, orang Inggris, orang  Amerika, orang Jerman 
      dan orang Singapore, mereka sudah MAJU sekali  pemikirannya. Tidak 
      seperti orang Indonesia. Kalau YA yah sudah 
      bilang  YA, kalau TIDAK yah bilang TIDAK. Jadi tidak tidak ada yg 
      tidak enak  hati. Kalau sudah lama tidak enak hati akhirnya 
      berantem.   
      Orang Indonesia sayangnya gengsinya 
      tinggi sekali, tidak mau mengaku  kalau memang salah atau harus 
      merubah sesuatu yg jelek.
       Inilah 
      kelemahannya.Di mata Internasional bangsa Indonesia sudah terkenal 
      sebagai NAZI  Jerman versi Asia Tenggara. Waktu perang dunia ke II 
      bangsa Jerman  sedang miskin karena mereka kalah perang dunia ke I, 
      supaya rakyat tidak  marah, si Hitler yg cerdik sengaja 
      menyalahkan orang Yahudi yg memang  kaya dan menguasai ekonomi 
      Jerman. Dan orang Yahudi akibatnya dibantai  dan tidak 
      diperlakukan sebagai warga negara sendiri. Padahal mereka  juga  
      sudah lama tinggal di Jerman dan sudah merasa sebagai bangsa sendiri, 
       walaupun mereka masih memegang kebudayaan mereka yg tinggi, sama 
      seperti  cina di Indonesia. Di 
      Indonesia anehnya, pribumi benci dengan cina tetapi bukan dengan  
      orang Belanda atau orang Jepang. Kalau dipikir-pikir, cina itu  
      tidak  salah apa-apa. Saya sebagai pribumi baru sadar akan hal itu. 
       Belanda menyiksa bangsa Indonesia dan menguras harta bumi 
      kekayaan  Indonesia selama 350 tahun dan setelah pergi meninggalkan 
      penyakit  yg  paling bahaya dan mendarah daging, yaitu korupsi, 
      yg sampai  sekarang  juga menimbulkan krisis ekonomi setelah 53 
      tahun merdeka rupanya  penyakit ini bukannya makin terobati, tetapi 
      makan menusuk dan  menular  ke seluruh badan dan mental bangsa 
      Indonesia.  Bangsa Jepang, cuma menguasai 3.5 tahun, tapi 
      menyiksa bangsa  Indonesia  lebih kejam 
      dari bangsa lain. Karena kalah perang, bangsa jepang,  yah  mau 
      tidak mau sekarang musti menguasai dunia secara ekonomi tidak  
      bisa  lagi main angkat senjata.  Anehnya kita sebagai 
      pribumi malah benci dengan cina bukannya  dengan  Belanda atau 
      jepang. Lucu sih. Semua bangsa lain (Korea, Cina,  Burma,  Vietnam, dan 
Afrika) benci dengan bekas 
      penjajahnya bukan penduduk  sesama yg telah hidup bertahun-tahun 
      bersama-sama yaitu cina kalau  di  Indonesia.  Salah 
      apa si cina-cina ini, tidak salah apa-apa. Kenapa mereka  
      kelihatannya buas dalam bisnis, tamak, dan rakus ? kenapa ? 
      Karena > mereka selama tinggal di Indonesia selalu diperlakukan 
      sebagai orang  luar dan di anak-tirikan. Coba bayangkan kalau 
      anda-anda jadi cina,  pasti anda-anda juga mau melindungi diri 
      sendiri, siapa yg mau  nggak  makan besok ? atau mati ? Yah, 
      kalau begitu, mereka jadi cerdik,  agak  licik, mengambil 
      kesempatan dalam kesempitan, jadinya berhasil  memegang  ekonomi 
      indonesia. Tapi mereka juga 
      bekerja keras, JAUH.....SANGAT  JAUH  LEBIH KERAS DARI KITA YG 
      PRIBUMI. Bukan cuma di Indonesia saja.  
      orang  cina sepertinya ditaruh dimana saja pasti sukses dan 
      bekerja keras. Mereka (cina) tidak menyerah pada nasib, dan 
      selalu INGIN MENJADI  DUA  KALI LIPATKAN TARAF HIDUPNYA, kita yg 
      pribumi, biasanya puas dengan  keberhasilan kita dan malas malasan 
      karena merasa sudah diatas  angin.  Bagi cina2 ini tidak 
      berlaku, mau setinggi apa juga, pasti bisa  lebih  tinggi 
      lagi. Kita saja yg bodoh, mau dengar omongan pemerintah yg 
      brengsek dan  mengkambing hitamkan cina. Karena mereka sendiri juga 
      busuk tetapi  takut  ketahuan. Jadi mereka menggunakan cina 
      sebagai tameng dan kambing  hitamnya. Gimana mau hidup 
      sebagai negara yg maju coba ? Kalau tidak bersatu. 
      
       Negara yg maju 
      harus bisa hidup dengan tentram satu sama lain tidak  perduli dengan 
      warna kulit, agama, dan keturunan. Semuanya musti  diakui  
      sebagai satu bangsa. Contohnya Amerika, mau cari orang dari 
      mana saja ada. Cuma mereka  bersatu, dan mereka sadar tiap orang 
      punya kejelekan masing-masing. 
       Cuma  tidak 
      digembar-gemborkan, tapi dibicarakan dan dirubah. Yg bagusnya  
      diambil, dan dipakai bersama-sama untuk memajukan negara.Tidak 
      segan-segan, atau gengsi, kalau gengsi-gengsi maka tidak akan  maju. 
      Harus open (terbuka) dan mau menerima kesalahan dan musti mau  
      berubah.  Life Is A Role Playing Game !! 
      
       
       
      NB: Ada beberapa hal yg 
      perlu diluruskan, tidak semua orang Cina diseluruh dunia adalah orang 
      sukses, masih byk juga diantara mereka yg hidup dibawah garis kemiskinan. 
      Sebagai contoh bisa Anda lihat di daerah Tangerang, Banten. Disana masih 
      banyak warga keturunan Cina yg sudah tinggal disana selama generasi 
      (sehingga kulit merekapun sudah berbeda dgn keturunan Cina yang 
bermigrasi 
      pada abad 20an), yang masih kesulitan untuk makan. 
      
       
      Diharapkan koreksi ini 
      dapat menghilangkan stereotipe di Indonesia, bahwa semua orang 
      keturunan Cina adalah orang kaya yang 
      sukses.
  
    
      
        
        
          
             
          
             
          
             
      


_________________________________________________________________
Call friends with PC-to-PC calling -- FREE
http://get.live.com/messenger/overview

Kirim email ke