Di link ini ada tips buat menghindari paku ranjau yang
marak lagi setelah libur panjang.. Karena bentuknya
jpg.. jadi ngak bisa dipaste di milis binus..

Tips menghindari paku ranjau dan pembiusan.. 
http://www.suarapembaruan.com/News/2007/10/23/Jabotabe/jab09.htm




http://www.suarapembaruan.com/News/2007/10/23/Utama/ut03.htm

Sabotase Rel KA Marak
[JAKARTA] Aksi vandalisme dan sabotase terhadap
prasarana kereta api yang membahayakan perjalanan KA
terjadi lagi. Kali ini di km 101+9/0 antara Stasiun
Kaliyoso dan Stasiun Solo Balapan, Jawa Tengah. 

Petugas PT Kereta Api (KA), pada Senin (22/10) sekitar
pukul 22.15 WIB menemukan seluruh penambat rel di
perlintasan KA sepanjang 60 meter bermerek Pandrol
(buatan Inggris, Red) dicabut orang tidak bertanggung
jawab.

"Rel menjadi goyang. Jika sempat ada kereta api lewat,
pasti akan terguling. Ini jelas perbuatan berbahaya,
kami sudah melaporkan kasusnya ke polisi. Kami
berharap aparat kepolisian mengusut kasus ini dan
memberi sanksi tegas bagi pelakunya karena
membahayakan jiwa penumpang KA," tutur Kahumas PT KA
Noor Hamidi di Jakarta, Selasa (23/10).

Dia mengaku heran dengan aksi sabotase dan vandalisme
seperti itu. Apalagi, malam sebelumnya, aksi serupa
terjadi di antara Stasiun Dawuan dan Stasiun Kosambi,
Cikampek, Jawa Barat, ketika ada orang yang tidak
bertanggung jawab meletakkan potongan rel sepanjang
tiga meter di atas perlintasan KA. Tidak ada korban
jiwa dalam peristiwa itu, karena potongan rel itu
mental ditabrak KA Cirebon Ekspres.

Dalam peristiwa di Solo, juga tidak ada korban jiwa.
Sebab, perlintasan langsung diamankan dan seluruh
penambat dipasang kembali. Seluruh KA diminta berjalan
lambat di lokasi tersebut. 

"Kami menduga penambat itu akan dicuri. Tetapi ada
juga dugaan, para pelaku berharap ketika KA melintas
akan terguling, dan mereka menjarah KA seperti yang
terjadi pada beberapa kecelakaan KA sebelumnya," ujar
Noor. Diperkirakan, total penambat di rel 60 meter itu
sebanyak 480 unit. 

Atas kejadian berturut-turut itu, Direktur Utama PT KA
Ronny Wahyudi mengumumkan status waspada satu kepada
seluruh masinis dan petugas operasi KA di Jawa dan
Sumatera. 

Sementara itu Peneliti LIPI bidang Perkeretaapian
Taufik Hidayat mengatakan, aksi vandalisme itu tidak
terlepas dari kondisi sosial ekonomi masyarakat yang
semakin sulit. "Tidak ada jalan lain kecuali PT KA
meningkatkan pengawasan. Selama ini PT KA cenderung
hanya mengeluh tetapi kurang bertindak," ujar Taufik.
[Y-4]


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke