nugon19 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  --- In [EMAIL PROTECTED], "agungyuniardi" 
wrote:

Beberapa orang Malaysia ataupun dari negara tetangga kita lainnya
dulunya adalah warga negara Indonesia. atau orang tuanya warga negara
Indonesia. Datang sebagai guru atau ustad ngajar disana. atau dagang.
lama-lama jadi warga negara sana..

di buku Novel Arus Balik, Pramudya Ananta Toer nulis tentang
Wiragaleng. Dia adalah bagian dari sejarah kegagahan dan kegigihan
Kerajaan Tuban…

Dia memimpin armada laut yang gagah berani, untuk menghalau Portugis
yang bermarkas di Malaya…

Dia berjaya karena dukungan Pimpinan Tuban yang taktis dan
patriotis….

Lalu Raja Tuban berganti dengan raja yang lemah, dan takluk kepada
Demak…. Tuban yang maritim akhirnya di bawah Demak yang agraris,

Portugis tahu kelemahan negeri agraris yang lebih percaya mitos, dari
pada berfikir rasional mulailah dia berlagak…



Akhirnya Raja Demak Sultan Trenggono yang lemah mendahului
mengirimkan
pasukan ke Malaya dengan jumlah yang banyak, pengalaman maritim yang
kurang memporakporandakan armada Demak, Wiragaleng duta besar di
Malaya ikut terjepit,…

Endingnya pemimpin armada Demak dan Tuban yang tersisa hancur lebur
kalah total…

Prajuritnya mengungsi di hutan-hutan dan perkampungan di Malaya,
karena Kapal mereka di bakar habis oleh Portugis maka akhirnya tidak
bisa pulang lagi ke Jawa dan menetap di sana.



Nah… bekas prajurit itu kemudian membangun kampung di Malaya dengan
nama Trengganu, sebagai alat pengingat Sultan Trenggono, tentu mereka
akhirnya kawin mawin dengan penduduk setempat dan beranak pinak.

Tentu mereka membawa serta kebiasaannya di Jawa main Dakon, main
angklung, membatik… dll..

Memang zaman Sukarno mengembangkan politik konfrontatif dengan
Malaysia. Setelah jatuh, haluan itu dirubah Suharto menjadi
bersahabat
dengan Malaysia. Barangkali karena orientasi berkuasanya sama kayak
Mahatir.


lain waktu kalau sempat diterusin.. mau jalan.

Wassalammu'alaikum wrwb,
Ch Agung Y '97



>
> nugon19 wrote: --- In
[EMAIL PROTECTED], ayahdinda
> wrote:
>
>
>
> Elite Politik Malaysia
> Angkuh - KOMPAS CYBER MEDIA
>
> http://kompas.com/ver1/internasional/0710/30/021421.htm
>
> Elite Politik Malaysia Angkuh
>
> JAKARTA,KOMPAS -
>
> Mantan Wakil PM Malaysia Anwar Ibrahim meminta agar Indonesia
membedakan pandangan umum rakyat Malaysia terhadap Indonesia dengan
sikap yang diambil Pemerintah Malaysia.
>

--- End forwarded message ---





Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!

http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/
http://nugon19.multiply.com/journal
 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke