Tanpa Tanda Jasa
   
   
  Tiada prasasti tanda jasa di depan jalan kami,semua pahatan prasasti telah 
kami alih-wujudkan dengan menatah dan memahat benak anak-murid kami, sehingga 
semoga abadi mewujud kebijaksanaannya, kecerdasannya.
   
  Tiada bintang tanda jasa di lengan kami, semua bintang kami telah kami 
letakkan di segenap penjuru langit, untuk memberi petunjuk kepada anak-murid 
kami dan menjalani hidupnya selalu.
   
  Tiada lencana tanda jasa di dada kami, semua lencana telah mewujud dan 
tertanam dalam segenap dada anak-murid kami agar berkilau selalu dalam wujud 
guna dan akhlak di kehidupan ini.
   
  Anak-murid kami tercinta, itulah harapan kami kepada kalian.Itulah takdir 
kami.
   
  Tanpa Tanda Jasa, itulah kami, bukan pahlawan yang lain.
   
   
  Salam,
   
   
   
  Para Guru kalian
   
   
  Catatan tambahan: 
   
  Pepatah Klasik Tionghoa yang bila saya alih-bahasakan dalam versi saya, 
berbunyi seperti ini : “Guru itu makan tiada kenyang, lapar tiada kena”.
   
  Namun sayang, Para Guru di Indonesia jangankan untuk makan tiada kenyang 
(makan tidak pernah berlebih), untuk menghindar dari laparpun sering tiada 
sanggup.
   
Karena itu mari berusaha membalas jasanya dengan berusaha ikut mensejahterakan 
Guru yang tiada terbalas jasanya. Bila tiada sanggup maka minimal jangan 
menyakiti hatinya, jangan mendurhakainya, dan tetaplah menghormati serta 
berusaha berbakti kepadanya. 


Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!

http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/
http://nugon19.multiply.com/journal
       
---------------------------------
Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke