SoGun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  From: "SoGun" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <Undisclosed-Recipient:;>
Subject: Daily Article: Memaknai Hidup
Date: Fri, 25 Jan 2008 08:23:00 +0700

        

    Memaknai Hidup
   
  Berbincang dengan seorang sahabat, dan dia berkata kenapa yah saya tidak bisa 
menikmati hidup, walau saya memiliki semua yang saya miliki. Hal ini menurut 
saya banyak ditanyakan beberapa sahabat.
  Banyak orang yang menjalani hidup ini dengan tidak mengerti makna dari hidup 
mereka.  Mereka lahir, tumbuh, menikah, mencari nafkah, membesarkan anak, dan 
akhirnya meninggal dalam keadaan hanya pasrah dalam menjalankan kehidupan 
dengan kosong. 
   
  Sebagaimana kita memandangi hidup, demikianlah kehidupan kita. Hidup menjadi 
berarti, bermakna, karena kita memberikan arti kepadanya, memberikan makna 
kepadanya. Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, maka 
hidup ini ibarat lembaran kertas yang kosong. 
   
  Hal terbesar di dunia ini bukanlah dimana Anda berdiri, melainkan kemana Anda 
akan pergi." Itu artinya, jika Anda mampu menetapkan,memahami dan memperjelas 
tujuan hidup, maka kemungkinan untuk memaknai hidup lebih besar. 
   
  Ada dua hal yang dapat membuat orang menjadi sadar dalam menjalankan 
kehidupan. Pertama, peristiwa-peristiwa pahit dan musibah. Musibah sebenarnya 
adalah ''rahmat terselubung' ' karena dapat membuat kita bangun dan sadar. Anda 
baru sadar pentingnya kesehatan kalau Anda sakit. 
   
  Kematian mungkin merupakan satu stimulus terbesar yang mampu menyentakkan 
kita. Banyak tokoh terkenal meninggal begitu saja. Mereka sedang sibuk 
memperjualbelikan kekuasaan, saling menjegal, berjuang meraih jabatan, lalu 
tiba-tiba saja meninggal. Kematian menyadarkan kita pada betapa singkatnya 
hidup ini, betapa seringnya kita meributkan hal-hal sepele, dan betapa bodohnya 
kita menimbun kekayaan yang tidak sempat kita nikmati. 
   
  Dalam mencoba mengisi dan menyadari arti kehidupan menyadari, yaitu siapa 
diri kita, darimana kita berasal, dan ke mana kita akan pergi. Untuk itu kita 
perlu sering mengambil jarak dari kesibukan kita dan melakukan kontemplasi. Dan 
sedikit perenungan akan membuat kita mengerti akan makna dari kehidupan. Ingat 
kehidupan berjalan tidak hanya mengejar keinginan mimpi duniawi. 
   
  Terkadang kita melupakan keberadaan orang terdekat, kita melupakan afeksi 
atau kasih sayang dari orang-orang terdekat yang membuat kita berarti, 
pengakuan keberadaan kita juga membuat kita bisa menikmati hidup. Disayangi 
orang tua, keluarga, anak, sahabat memberi kita kesempatan kita berarti dan 
menikmati kehidupan. Bayangkan ketika kehidupan kita hanya mengejar harta, 
mimpi, dan sukes dan kita mengabaikan keberadaan orang terdekat oleh kita, 
ketika mimpi, dan kesuksesan telah tercapai kita hanya menikmati sesaat, dan 
setelah itu kita akan kembali kosong. 
   
  Buat apa terlalu sibuk mengumpul-ngumpulkan kekayaan, dengan menyalahgunakan 
jabatan kalau hasilnya tidak dapat Anda nikmati selama-lamanya. Apalagi Anda 
sudah merusak jiwa Anda sendiri dengan berlaku curang dan korup. Padahal, jiwa 
inilah milik kita yang abadi. 
   
  Sering terpikirkan terkadang dalam kehidupan ini kita hanya mengejar 
kesenangan ragawi, kita kurang memperhatikan kesukesan jiwa, dan hati kita, 
maka banyak kita lihat saat ini orang yang memiliki kekosongan hati, dan dengan 
hati yang kosong akan mudah kita depresi, stress dan lainya. Karena tidak 
seimbangnya kebutuhan ragawawi dan kebutuhan jiwa. 
   
  Bukalah mata dan hati Anda untuk mengerti, mendengarkan, dan mempertanyakan 
semua pikiran dan paradigma Anda. Sayang, banyak orang yang mendengarkan 
semata-mata untuk memperkuat pendapat mereka sendiri, bukannya untuk 
mendapatkan sesuatu yang baru yang mungkin bertentangan dengan pendapat mereka 
sebelumnya. Orang yang seperti ini masih tertidur dan belum sepenuhnya 
tersadar. 
   
  Jadi saya hanya mengharap dan mengingatkan kepada para sahabat, mari kita 
jalani hidup dengan keseimbangan, mari kita nikmati hidup, mencapai sukses 
dalam kehidupan tanpa melupakan sukses setelah kita meninggalkan dunia juga 
harus dipikirkan. 
   
  "menikmati hidup tidak hanya dengan harta dan kekuasaan, menikmati hidup 
dengan hati yang tulus lebih berarti"
   
  Regard,
      -------------------------- Sonny Gunawan -------------------------------
                    ITDD Credit Card & Corp. Function Dept.
                  Phone     : (62)-21-7917-5000 ext. 10215
                  Faximile : (62)-21-7917-5010
   
    Sangatlah indah ketika orang-orang PERCAYA kepada pemimpin mereka, 
  dan lebih indah ketika pemimpin PERCAYA kepada orang-orangnya.

  ____________________________________________





       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke