karena premium dan solar itu kan disubsidi. kalo gak disubsidi, gak mungkin 
bisa 4500/4300 seliternya.
karena disubsidi itulah, makanya bisa di jatah.
kalo kelas oktan 92 ke atas kan ada jatah2 an, karena non-subsidi.

sebaiknya, bagi yang sudah memiliki mobil, apalagi yang keluaran baru, beli 
bbm non-subsidi.
kalo sudah berani beli mobil baru, seharusnya berani juga beli bensin nya 
yang non-subsidi.


regards,
trianugraha

----- Original Message ----- 
From: "Masabi Masabi" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, February 05, 2008 4:05 PM
Subject: [BinusNet] Hemat BBM, Premium mau dijatah


> Karena sekarang orang antri minyak tanah, dan sembako
> udah umum.. Gimana menurut Binusian keinginan pejabat
> untuk menjatah premium dan solar di bulan April nanti.
>
>
> Di SG dan Amrik  gimana apa dijatah juga beli premium
> pake smart card ??  Misal kalau motor cuma boleh beli
> 3 liter per 2 hari.. mobil 30 liter per 3 hari, etc.
> :D
>
> Kalau seandainya Binusian ngak kebagian kartu berarti
> naik metromini / kopaja donk :D
>
> http://www.kompas.co.id/read.php?cnt=.xml.2008.02.05.15431122&channel=1&mn=15&idx=17
>
> Hemat BBM, Pemerintah Akan Gunakan Kartu Kendali
>
>
> Selasa, 5 Februari 2008 | 15:43 WIB
> JAKARTA, SELASA-Untuk menekan subsidi bahan bakar
> minyak (BBM) hingga sebesar Rp 10 triliun dalam waktu
> dekat akan diberlakukan kartu kendali penggunaan
> minyak tanah atau kerosin.  Kartu kendali atau smart
> card juga akan diterapkan untuk premium dan minyak
> solar. Kartu itu nantinya bisa digunakan untuk membeli
> BBM dengan jumlah tertentu sesuai dengan kebutuhannya
> dan bukan keinginannya.
>
> Demikian disampaikan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono,
> dalam keterangan pers, seusai mengikuti rapat
> koordinasi yang dipimpin Wakil Presiden Muhammad Jusuf
> Kalla, Selasa (5/2) siang.
>
> Menurut Tubagus, penggunaan kartu kendali minyak tanah
> yang akan diterapkan bagi rumah tangga itu sudah
> didistribuskan di 63 daerah di kabupaten dan kota.
> Dengan penggunaan minyak tanah berdasarkan kartu
> kendali tersebut dapat dihemat sekitar 19 persen
> penggunaan minyak tanah.
>
> "Penghematan 19 persen itu berasal dari minyak tanah
> yang dikirimkan Pertamina dikurangi pengguna minyak
> tanah yang akan menggunakan kartu kendali berdasarkan
> sensus di lapangan. Itu akan kerjasama dengan
> Pertamina dan Himpunan Penyalur Minyak Tanah Nasional
> (Hiswana). Pembeli minyak tanah dengan kartu tersebut
> nantinya  tercatat dalam log book penyalur minyak,"
> kata Tubagus.
>
> Tentang berapa nilai yang bisa dihemat dari angka 19
> persen tersebut, Tubagus mengakui hal itu masih
> dihitung lagi, terutama terkait dengan konversi minyak
> tanah ke gas. Karena, daerah yang sudah dikonversi,
> kita tidak akan memberikan kartu kendali, mengingat di
> situ sudah tidak ada lagi minyak tanah," tambah
> Tubagus.
>
> Sementara, terhadap premium dan minyak solar, lanjut
> Tubagus menyatakan, dengan kartu kendali pembeli BBM
> akan dibatasi. "Namun, teknisnya akan dimatangkan
> lagi. Yang jelas dari tiga jenis BBM itu, akan ada
> perhitungan yang lain dan pengurangan jumlah," jelas
> Tubagus.
>
> Tubagus mengatakan lagi, dengan kartu kendali dapat
> dibatasi berapa per liter per harinya. "Itu masih akan
> dimatangkan lagi. Sekarang itu maish disosialisasi.
> Kira-kira April mendatang kartu kendali bagi premium
> dan minyak solar akan diberlakukan," demikian Tubagus.
>
>
>
> 
> ____________________________________________________________________________________
> Looking for last minute shopping deals?
> Find them fast with Yahoo! Search. 
> http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
> 



Kirim email ke