Halo Binusian,
Dampak dari akan diterapkannya smart card bagi angkutan umum dan pribadi buat batasin beli premium dan solar bagi motor 1 liter sehari dan mobil 10 liter sehari di bulan April nanti kira kira apa yach menurut Binusian ?? Apalagi sistem smart card nya terhubung online ke database samsat (menurut nomor plat motor) kata koran, jadi beli di SPBU manapun bakal terdata kalau sudah melebihi jatah tidak boleh dilayani lagi. Misal nya: 1. Waktu bagi elpiji yang kata pejabat gratis ajah, tukang ojeg di kampung aja waktu ditanya musti bayar 10 k buat nebus elpiji gratis nya. :D Jangan jangan Binusian buat dapetin smart card gratis nya yang musti ditempel di motor / mobil nanti kena pungutan juga.. 2. Bakalan tambah banyak penjual bensin oplosan/eceran pinggir jalan.. Karena yang pake jerigen beli bensin ngak dilarang karena kasih duit extra ke petugas nya.. 3. Jaringan BCA yang reliable macet sehari aja udah masuk berita di koran karena nasabah ngak bisa ambil ATM/transaksi.. Kalau jaringan smart card SPBU yang sistem nya ngak reliable macet sehari aja.. bayangkan sendiri.. :D 4.. tambahin donk.. :D http://www.kompas.co.id/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.14.02075960&channel=2&mn=2&idx=2 Pemerintah Pilih Batasi BBM Kamis, 14 Februari 2008 | 02:07 WIB Jakarta, kompas - Pemerintah tetap akan menjalankan pembatasan pemakaian bahan bakar minyak dengan kartu kendali atau smart card untuk menekan subsidi. Pemerintah berjanji program itu dilakukan dengan bijak terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan. Demikian dikemukakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, Rabu (13/2) di Jakarta, ketika ditanya tentang efektivitas program pembatasan bahan bakar minyak (BBM). Ini pilihan yang harus dilakukan. Saya mau tanya, ada pilihan apa lagi? Alternatif kenaikan harga sudah dikatakan tidak ada. Ini keputusan politis, ujar Purnomo. Namun, ia mengelak memastikan kapan program pembatasan itu akan mulai diberlakukan. Yang terpenting bukan kapan dimulainya, tetapi bagaimana kebijakan ini disosialisasikan sebaik mungkin, ujar Purnomo. Ia menambahkan, kenaikan harga BBM tidak dilakukan karena pertimbangannya bukan hanya aspek ekonomi, tetapi juga sosial politik. Pemerintah berjanji akan bersikap bijak. Misalnya, untuk sepeda motor tidak kemudian dibatasi hanya 1 liter per hari. Rakyat yang butuh subsidi tetap akan diberi, ujarnya. Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Boediono mengatakan, konsumsi BBM bersubsidi tahun ini diupayakan tetap 35 juta kiloliter sebagaimana yang dipatok dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2008. Pemerintah memperkirakan konsumsi BBM transportasi bakal mencapai 39 juta kiloliter jika tidak ada pembatasan BBM. Diterapkan di 2.500 SPBU Sementara itu, Badan Pengatur Hilir Migas mengkaji penerapan pembatasan BBM dengan kartu kendali untuk diterapkan di 2.500 stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di wilayah Jawa dan Bali. Persiapan program yang mencakup pembentukan sistem jaringan serta pemasangan kartu kendali di SPBU dan di kendaraan diperkirakan membutuhkan waktu tiga bulan. Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia M Chatib Basri mengatakan, pemerintah seharusnya belajar dari kerepotan pelaksanaan program konversi minyak tanah ke elpiji. Pemerintah sudah jelas tidak punya kemampuan untuk melakukan program yang secara administrasi sangat masif, butuh pengawasan, ujar Chatib. Program tersebut juga memerlukan sosialisasi yang panjang. Sementara, lanjut Chatib, jika targetnya hanya penghematan Rp 10 triliun, pemerintah bisa menaikkan premium secara bertahap. Tergantung berapa butuhnya, berapa kenaikan yang menurut pemerintah cukup, Rp 25 per liter per bulan atau Rp 50 per liter per bulan. Saya yakin dampaknya terhadap inflasi tidak seberapa, kata Chatib. Pengamat ekonomi Faisal Basri mengatakan bahwa pembatasan BBM akan mengakibatkan kelangkaan sebab ada kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi secara paksa. Selain itu, secara teknis akan muncul kesulitan bagi mesin yang hanya bisa memakai premium bila harus beralih ke pertamax. Sementara kalau mau pakai premium yang nonsubsidi tidak tersedia, kata Faisal. Pengguna kendaraan juga bisa mengakali program tersebut. Pengguna premium misalnya, bisa beralih ke kendaraan yang menggunakan solar. Perusahaan mobil kemudian beralih memperbanyak produksi mobil solar. Subsidi solar akhirnya menggelembung. Apa terus solar juga dibatasi? Sementara tidak ada produk alternatifnya, ujar Faisal. Ia menegaskan, kebijakan tersebut diambil karena didesain hanya karena pemerintah malu, sudah kadung janji tidak akan menaikkan harga BBM sampai tahun 2009. Lebih baik pilih penyesuaian harga. Kenaikan 11 persen premium itu adalah kenaikan yang masih bisa dicapai oleh pengguna kendaraan pribadi. Tidak berpengaruh ke rakyat kecil karena yang mampu beli mobil pasti masyarakat mampu, jelasnya. Menaikkan harga, lanjut Faisal, juga merupakan awal dari proses penyesuaian untuk harga BBM yang lebih rasional. Masih menunggu penjelasan Kepala Divisi BBM PT Pertamina Djaelani Sutomo mengatakan, pihaknya hanya diminta mengamankan pasokan BBM terkait program itu. Dengan rencana mematok volume BBM subsidi di angka 35 juta kiloliter, berarti ada kebutuhan sebesar 4 juta kiloliter yang harus dipenuhi sebagai BBM nonsubsidi. Kami sudah ditanya oleh pemerintah apakah bisa menambah produksi pertamax. Kondisinya, kemampuan produksi kilang Pertamina terbatas. Saat ini rata-rata produksi pertamax hanya 500.000 kiloliter per tahun, papar Djaelani. Secara terpisah, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Departemen Perhubungan Suroyo Alimoeso mengatakan, pihaknya masih menunggu penjelasan pemberlakuan kartu kendali BBM. Sebagai penyelenggara transportasi, kami sedang mengumpulkan data mengenai kebutuhan kartu kendali BBM bila memang akan diterapkan. Tetapi, bila sudah tahu mekanismenya, kami pun dapat mengkaji penerapannya supaya tidak ada masalah, kata Suroyo. Berdasarkan data Departemen Perhubungan, tahun 2006 di Indonesia terdapat 7,49 juta mobil, 2,73 juta bus, 4,78 truk, dan 35,10 juta sepeda motor. (DOT/RYO) ____________________________________________________________________________________ Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
