Secara garis besar, setuju. Tapi kalau dilihat lebih jauh, sebetulnya agama itu freedom of thought. Kita bebas untuk mendengar, memahami dan menginterpretasikan stimuli dari luar/external. Entah itu agama, science, technology, etc.
Pemahaman ini yang bentuknya berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Masalahnya, manusia cenderung membela apa yang dia percayai, apalagi kalau tidak ada bukti yang konkrit/jelas yang mengatakan bahwa itu salah. KOkon. 2008/3/6 Frans Salim <[EMAIL PROTECTED]>: > walah, > > masih ada yg nyaut.... sorry last post.. > > agama tuh adalah salah satu hak asasi manusia. jadi kalo mo berdebat dan > nanya soal ginian, mending tidak di milist, kenapa? karena sudah > menyangkut > si SARA. jadi kalo tanya gitu, mending japri aja yah.. > > ga perlu diperpanjang lagi postingnya....... > > bah si om iskandar sama om suryadi, kemanakah dikau? om > moderator.......... > yohooooooo........................ > [Non-text portions of this message have been removed]
