Halo Binusian..

Sekarang baru mengerti.. Kenapa banyak Binusian yang
ngaku di milis kalau ngeliat penodong di bus atawa di
jalan pada cepat cepat berlalu dan ngak pernah
membantu korban...  Malah Binusian lainnya juga
menyarankan untuk tidak terlibat...  Ternyata
jawabannya di berita hari ini.. :(

Ternyata prinsip-prinsip nya Binusian lain yang dulu
diposting di milis itu benar yaitu:
1. Jika melihat gelagat buruk penumpang yang kiranya
mau menodong / membajak di bus.. segera lah turun..
2. Jika melihat penumpang lain ditodong.. Segeralah
amankan tas masing masing, dan siap siap untuk turun
secepat nya.. Jangan coba memberitahu yang lagi
dicopet atau ditodong..  atau bisa bernasib jadi
Pahlawan.. masuk koran.. 
3.  Jika merasa diikuti orang di Mal atau di jalan,
segera cari tempat yang ramai, atau  ke arah satpam,
atau masuk ke Toko dan ajak ngobrol penjaga toko sampe
orang yang dicurigai mau culik pergi.. 
4. Naik taksi cari yang terpercaya.. cek dulu tempat
duduk depan dan belakang jangan sampe ada yang
ngumpet.. catat nomor taksi dan nomor polisi nya. :D

Intinya cari selamat diri sendiri dulu.. :D

http://www.kompas.co.id/read.php?cnt=.xml.2008.03.13.04171694&channel=1&mn=10&idx=58

Berniat Cegah Penodongan, Malah Dianiaya
Artikel Terkait: Kamis, 13 Maret 2008 | 04:17 WIB
JAKARTA, KAMIS - Berniat mencegah tindak kejahatan,
Lim Soi Meng (37) malah menjadi bulan-bulanan dua
penodong. Pria warga Jalan Tanahsereal Raya,
Tanahsereal, Tambora, Jakarta Barat, ini tak hanya
babak belur diwajahnya, pundak kirinya juga terluka
karena ditusuk dengan batang pipa yang ujungnya
runcing oleh kawanan penjahat itu.   

Peristiwa yang dialami Lim ini terjadi pada Selasa
sekitar pukul 23.00. Ketika sedang duduk di beranda
rumahnya, ia melihat ada seorang pejalan kaki yang
dicegat oleh dua  pemuda yang kemudian menodongnya.
Mereka memaksa agar pria itu memberikan uang dan
telepon genggam yang dibawanya.

Lim segera menghampiri tempat penodongan itu sambil
berteriak meminta agar dua penodong itu  segera pergi.
Lim berani melakukan itu, karena dia mengenal salah
satu pemuda itu.

"Salah satu dari pelaku itu bernama Buluk. Dia adalah
pemuda yang kerap berbuat ulah di wilayah sini," kata
Lim. Malam itu, Buluk memalak bersama seorang
temannya. 

Namun, teguran Lim itu membuat Buluk naik pitam. Ia
lantas meminta Lim untuk tidak ikut campur urusannya.
Lim tak mau pergi, ia malah mendekati  Buluk dan
meminta agar Buluk  melepaskan pria itu.

Buluk pun marah, ia kemudian  memukul wajah Lim. Teman
Buluk lantas ikut memukuli Lim. Lim berusaha sekuat
tenaga melawan kedua orang itu. Tapi perlawanannya tak
berarti. Pria yang ditodong  tak berani membantu Lim
karena ketakutan.

Buluk yang merasa kesal terhadap Lim tak puas hanya
memukuli Lim. Ia lantas mengambil potongan pipa yang
ujungnya telah diruncingkan dan menusukkan ke arah
Lim. Ujung pipa itu mengenai bahu kiri Lim. Lim pun
roboh.

Buluk dan rekannya lantas melarikan diri. Sedangkan
Lim dibawa  ke sebuah klinik di daerah tersebut oleh
sejumlah warga yang datang menolongnya. Setelah
mendapat pertolongan Lim lantas melaporkan kejadian
ini ke polisi. Sampai berita ini diturunkan petugas
masih mengejar kedua pendodong itu. (Warta Kota/tos)



      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

Kirim email ke