Nah gitu pertanyaan yang bagus..
Ada pertanyaan yang mirip..
Gimana kalau tahun 2007 dipaksa punya NPWP oleh kantor
dan karena maret 2008 sudah dilaporken..
TErus mulai April 2008 dst nya tinggal di SG sampe 10
tahun.. dan ngak balik balik lagi.. Gimana lapor
nyee.. Atau kalau SG - JKT murah tiket nya.. Ubahlah
tinggal sampe 10 tahun di Amrik dan ngak balik balik
lagi..
Tadi waktu tanya kalau tinggal di luar kota gimana..
katanya sih katanya boleh pake Pos.. Tapi harus POS
tercatat.. cuma ngak tau kalau tinggal di luar negeri
gimana..
Mungkin Binusian yang dulu dapat NPWP otomatis dan
sekarang tinggal di luar negeri bisa cerita
pengalamannya tentang gimana NPWP nya yang didapatkan
otomatis itu sekarang..
Apa dicuekin saja..?
Atau lapor dengan pulang ke Indo setahun sekali..?
Atau.....?
--- William Widjaja <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Nanya donk Binusian,
> Saya dulu "dipaksa" untuk punya NPWP dari kantor
> lama di Jakarta. Selama tahun 2007 kerja di situ.
> Sekarang (mulai maret 2008) saya sudah tidak di sana
> lagi dan juga tidak tinggal di Jakarta lagi.Gimana
> yah gue lapor? Apa Pajak perorangan kita udah bisa
> e-filing seperti yang Luar Negeri punya?best
> regards,
> William
>
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ