wah boleh juga ide dari bro Barry.
tapi kalo itu kita naek mobil.. kita masih sempat untuk misahin duit 
kita di dompet.

kalo kita naek motor, rada susah juga.. :p

Barry Sabas wrote:
>
> Dear all,
>
> benar atau tidak info dibawah saya tidak tertarik untuk cek, tidak 
> menyuap itu yang paling benar.
>
> Waktu baca ada emosi di pikiran saya "koq tidak dipublikasikan? yang 
> pungli tuh polisi koq warga yang dibuat jera? bukan sebaliknya tuh 
> kalau kita bisa buktikan polisi minta suap, kita dapat 10 juta?" Mimpi 
> kali yee ...
>
> Jadi tips saya, kalau salah, cukup senyum dan jangan bantah, tanya 
> saja dengan ramah, "Ada apa pak?", lalu setelah dengar dia ngomong, 
> cukup bilang "Oh maaf pak, lain kali tidak begitu deh". Siapa tau dia 
> suruh jalan, setelah lihat keramahan dan senyum manis kita :).
>
> Kalau dia tetap nyuruh menepi, SIMPAN & SISAKAN UANG SEADANYA di 
> dompet, juga minta teman-teman semobil demikian. Kalau bawa PDA / MP3/ 
> MP4, kantungi & rekam pembicaraan kita dan hati-hati jangan sampai 
> kita yang bicara / setuju tentang "damai".
>
> Kalau dia mulai ngomong tilang, coba ingat-2 posting saya mengenai 
> slip/ formulir biru. Jadi cukup jawab, "OK pak, saya memang salah, 
> saya akan bayar tilang lewat bank BRI saja dan menurut teman LEGAL (or 
> POLISI or ..) saya, PERATURANNYA saya akan terima form biru dari 
> bapak. Nanti dimana saya ambil SIM saya?" Ngototlah, secara halus 
> tentu, dihal prinsip tsb, karena form merah berarti kita TIDAK MENGAKU 
> SALAH SEHINGGA HARUS DISIDANG.
>
> Kalau dibilang "Boleh titip saya koq", bilang saja, "Maaf pak, saya 
> lagi tidak bawa uang", kalau dia ngotot dan kita berani frontal 
> katakan "Maaf pak saya tidak berani, menurut teman legal saya, saya 
> bisa dituntut menyuap bapak", tapi kalau tidak berani atau lagi diluar 
> kota, cukup kasih lihat dompet, "Bapak tidak percaya ya ..." kalau dia 
> bilang "segitu juga boleh", senyumlah dan bilang "ini bapak yang mau 
> lho", lalu kasih deeeh ...
>
> Sekian sedikit pemikiran saya, yang penting tenang, jangan gugup, 
> jangan pancing amarah, cukup senyum & ramahlah.
>
> Regards,
>
> Barry Sabas
>
> ----- Original Message -----
> From: Herry Soekamto
> To: [email protected] <mailto:binusnet%40yahoogroups.com>
> Sent: Monday, March 31, 2008 5:22 PM
> Subject: [BinusNet] Info Polisi
>
> Dear friends,
>
> Segala pelanggaran dijalan baik naik motor/mobil jangan suap uang pada 
> polisi biarpun ditawari damai krn itu pancingan. Lebih baik minta 
> ditilang nanti diurus dipengadilan. Instruksi Kapolri kepada jajaran 
> polisi, bagi yang bisa membuktikan warga yg menyuap polisi, dpt bonus 
> 10 jt/warga, dan yang menyuap kena hukuman 10 th. Harap jangan main2. 
> Info tsb byk yg tdk tahu, jadi polisi cari2 kelengahan kita biar 
> menyuap, jangan terpancing menyuap Polisi
>
>
>
>
> Regards,
>
> Herry
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  

Kirim email ke