Haha..masih me-reply dengan sikap arogan Anda, kalau begitu saya ngga
sungkan2 lagi. Comments inline juga deh....

2008/4/16 Eko Prasetya <[EMAIL PROTECTED]>:

    Rudy, Rudy, Rudy, comments inline...

    >
    > Jangan lupa, di bagian awal saya menulis "This is how I interpret it:"
     >

      Jangan lupa juga, saya menulis "Terus berdasarkan *fakta* apa Anda
menginterpretasikan". Read carefully.

    >
    > Tidak, tentu tidak. Mustinya kita harus bertanya, kenapa harus
    > berjenis kelamin wanita,
    > umur harus di bawah 24, dan harus single, dan harus attractive?
     >

        Nah Anda kan tidak cross-check ke perusahaan yang bersangkutan
perihal requirement yg menurut Anda diskriminatif?
        Trus Anda bertanya kepada siapa? Rumput yang bergoyang?
        Dan tolong cek kamus bahasa Inggris Anda, Attractive personality !=
Physically attractive.
        Jauh2 kerja diluar negeri masih tidak bisa membedakan antara
keduanya. Memalukan!

    > Relevansinya diskriminasi bukan?

        Menurut Anda kan? Anda tidak punya *bukti nyata* kan?

    > Be selective? Lho... bukankah kalimatnya sudah mengatakan tentang
messenger,
    > apakah pekerjaan si messenger? Mengirim berita bukan? Berarti
be-selective terhadap
    > berita yang mau dikirim bukan?

       Again, berdasarkan *fakta* apa Anda meminta si messenger
"be-selective" terhadap berita yg mau dikirim?

    >
    > Ya, saya antipati terhadap aksi diskriminatif. Dan saya rasa ucapan
saya masih
    > konsisten dengan sikap saya yang tidak mendukung diskriminasi.

        Haha..disinilah kelihatan kalau sifat arogan Anda membuat Anda tidak
membaca dengan cermat email yg Anda reply.
        Dan dengan arogannya membalas setiap email yg berbeda pendapat
dengan Anda dengan link/artikel/penjelasan
        yg mungkin menurut Anda membuat Anda kelihatan cool & smart. Baca
baik2 ya tulisan saya:

        "Kalo Anda tidak memakai *fakta konkrit* dan menulis hanya karena
Anda antipati terhadap hal2 yg menurut Anda diskriminatif.
        Apakah konsisten antara ucapan dan perbuatan Anda?"

        dan di bagian awal saya menulis:

        "Nah sdr Eko kan sudah tahu kalo *berargumentasi musti menggunakan
fakta*. Malahan dikasih link tentang berargumentasi."

        Saya dan semua anggota milis sdh tahu kalau Anda anti diskriminasi.
Tidak perlu dibahas lagi.

        Yang saya tanyakan kepada Anda apakah Anda konsisten antara ucapan
dan perbuatan?
        Disatu sisi, Anda menasehati sdr Frans utk menggunakan *fakta* yg
jelas dalam berargumentasi.
        (http://groups.yahoo.com/group/binusnet/message/29654)

        Disisi lain, Anda menyerang postingan sdri Maria tanpa menggunakan *
fakta* yg jelas.

        Dari postingan Anda di email ini, saya sdh mengkonfirmasi penilaian
saya terhadap Anda dan memang layak utk dimasukan ke junk mail.
        Anda kan cuman tong kosong nyaring bunyinya. Banyak teori bagus tp
gak dipraktikan. Sama dengan kaum elite
        dinegara kita. Di media massa selalu berkoar2: "Ayo rakyatku kerja
yg jujur untuk membangun negara kita. Jangan korupsi".
        Beberapa bulan/tahun kemudian pejabat yg sama diseret ke pengadilan
karena terlibat korupsi.
        Kaum hypocrite!

    > Sudah saya jawab di atas. Dan kalau mau filter ya silakan, siapa tahu
    > kapan-kapan
    > saya ada aksi protes lagi di binusnet, kan Anda ngga perlu melihat :)

        Anda tidak menjawab pertanyaan saya. Tp saya setuju kalo saya tidak
perlu melihat postingan Anda lagi :)

        I rest my case.

        * yet another local hero


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke