--- On Tue, 7/1/08, Amelia Kowinto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Amelia Kowinto <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [KPGKYSUNTER] IBU.............
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "Julianne Chang" 
<[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "Jocelyn" <[EMAIL 
PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "Alipin Alipin" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Anne" <[EMAIL PROTECTED]>, "Andiyanto" <[EMAIL PROTECTED]>, "Heru 
Bintoro" <[EMAIL PROTECTED]>, "Yohanna Kowinto" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "Clara Rita" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "Fransisca Dorothea" <[EMAIL PROTECTED]>, "Fani 
Kartikasari" <[EMAIL PROTECTED]>, "Fifi KP2" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "Gunawan-GKY" <[EMAIL PROTECTED]>, "Haryati Woo" 
<[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
"Marina" <[EMAIL PROTECTED]>,
 "Melda Liaw" <[EMAIL PROTECTED]>, "Meta Widjaja" <[EMAIL PROTECTED]>, "Murni" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Tresia" <[EMAIL PROTECTED]>, "subekti" <[EMAIL 
PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "Novi Apritalia" <[EMAIL PROTECTED]>, "nurmini" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Octavianus Setiawan" <[EMAIL PROTECTED]>, "Pricilia" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Pindi Kisata" <[EMAIL PROTECTED]>, "Sally Susantoh" 
<[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
"Teristiwaty" <[EMAIL PROTECTED]>, "theresia" <[EMAIL PROTECTED]>, "Yenny Wong" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Yusriani wijaya" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], 
"YULIANA" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tuesday, July 1, 2008, 10:48 PM




Ibu… 




  
    








Ini adalah tulisan yang sangat indah. 
Bacalah dengan lambat, cernalah setiap kata dan nikmati lah 
Jangan tergesa. Ini adalah harta karun 


Bagi yang beruntung masih mempunyai ibu, ini indah 
Bagi yang sudah tidak punya, ini lebih indah lagi 
Bagi para ibu, kamu akan mencintainya 




Sang ibu muda,
 melangkahkan kakinya di jalan kehidupan. 
’Apakah jalannya jauh?’ tanyanya. 
Pemandunya menjawab: ’Ya, dan jalannya berat. 
Kamu akan jadi tua sebelum mencapai akhir perjalanan ini... 
Tapi akhirnya lebih bagus dari pada awalnya.’ 








Tetapi ibu muda itu sedang bahagia. Ia tidak percaya bahwa akan ada yang lebih 
baik 
Dari
 pada tahun-tahun ini. 
Karena itu dia main dengan anak-anaknya, mengumpulkan bunga-bunga untuk mereka 
Sepanjang jalan dan memandikan mereka di aliran sungai yang jernih. 
Mata hari bersinar atas mereka. Dan ibu muda itu berseru: 
‘Tak ada yang bisa lebih indah daripada ini.’ 









Lalu malam tiba bersama
 badai. 
Jalannya gelap, anak-anak gemetar ketakutan dan ketakutan. 
Ibu itu memeluk mereka dan menyelimuti mereka dengan mantolnya. 
Anak-anak itu berkata: ’Ibu, kami tidak takut, karena ibu ada dekat. 
Tak ada yang dapat menyakiti kami.’ 



Dan fajar menjelang. Ada bukit menjulang di depan mereka. Anak-anak memanjat 
dan 
menjadi lelah. Ibunya juga lelah. Tetapi ia terus berkata kepada anak-anaknya: 
’Sabar sedikit lagi, kita hampir sampai.’ Demikianlah anak-anak
 itu memanjat terus. 
Saat sampai di puncak, mereka berkata: ’Ibu, kami tak mungkin melakukannya 
tanpa ibu.’ 






Dan sang ibu, saat ia berbaring malam hari dan menatap bintang-bintang, 
berkata: 
’Hari ini lebih baik dari pada yang lalu. Karena anak-anakku sudah belajar daya 
tahan 
Menghadapi beban hidup. Kemarin malam aku memberi mereka keberanian. Hari ini 
saya 
Memberi mereka
 kekuatan.’ 



Keesokan harinya, ada awan aneh yang menggelapkan bumi. 
Awan perang, kebencian dan kejahatan. 
Anak-anak itu meraba-raba dan tersandung-sandung dalam gelap. 
Ibunya berkata: ‘Lihat keatas. Arahkan matamu kepada sinar.’ 
Anak-anak menengadah dan melihat diatas awan-awan ada kemuliaan abadi 
Yang menuntun mereka melalui kegelapan. 
Dan malam harinya ibu itu berkata: ’Ini hari yang terbaik.
 
Karena saya sudah memperlihatkan Allah kepada anak-anakku. 










Hari berganti minggu, bulan, dan tahun. 
Ibu itu menjadi tua, dia kecil dan bungkuk. 
Tetapi anak-anaknya tinggi dan kuat dan berjalan dengan gagah berani. 
Saat jalannya sulit, mereka membopongnya; karena ia seringan bulu. 
Akhirnya mereka sampai ke sebuah bukit. Dan di kejauhan mereka melihat 
Sebuah jalan yang bersinar dan pintu gerbang emas
 terbuka lebar. 
Ibu berkata: ’Saya sudah sampai pada akhir perjalananku. 
Dan sekarang saya tahu, akhir ini lebih baik dari pada awalnya. 
Karena anak-anakku dapat berjalan sendiri dan 
anak-anak mereka ada di belakang mereka.’ 

  




' 







Dan anak-anaknya menjawab: ”Ibu selalu akan berjalan bersama kami... 
Meski ibu sudah pergi melewati pintu gerbang itu.’ 
Mereka berdiri, melihat ibu mereka berjalan sendiri... 
dan pintu gerbang itu menutup sesudah ia lewat. 
Dan mereka berkata: ”Kita tak dapat melihat ibu lagi. 
Tetapi dia masih bersama kita. 
Ibu seperti ibu kita, lebih dari sekedar kenangan. 
Ia senantiasa hadir dan hidup.
 



Ibumu selalu bersamamu…. 
Ia adalah bisikan daun saat kau berjalan di jalan 
Ia adalah bau pengharum di kaus kakimu yang baru dicuci 
Dialah tangan sejuk di keningmu saat engkau sakit. 
Ibumu hidup dalam tawa candamu. 
Ia terkristal dalam tiap tetes air mata. 
Dia lah tempat engkau datang, dia rumah pertamamu. 
Dia adalah peta yang kau ikuti pada tiap langkahmu/ 
Ia adalah cinta pertama dan patah hati pertamamu. 
Tak ada di dunia yang dapat memisahkan kalian. 

Tidak waktu, ruang, bahkan tidak juga kematian! 
  






  






Teruskan pada semua ibu dan anak-anak yang kau kenal. 
Semoga kita tidak pernah mengandaikan begitu saja ibu kita… 

Teruskan juga pada para laki-laki…. Karena mereka juga punya ibu.






 

        Dapatkan alamat Email baru Anda!  

Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

"We cannot all do great things.But we can do small things 
with great love." - Mother Teresa
---------------------------------------------------------

BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar

Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke