Turut berduka untuk kejadian ini,

Saya kemarin sendiri baru mengalami masalah yang mirip, tapi berakhir dengan
happy ending, saya juga sudah sempat was-was.

Ceritanya saya menarik uang di atm bca, terus pada saat uang sudah mau
keluar (sudah ada suara lembaran uang di hitung-hitung, tiba2 mesin atm
restart - kayanya masalah listrik atau ups nya), jadi uang saya tidak
keluar, tapi kartu nya di keluarkan,
Saya check saldo dengan mengggunakan atm di sebelah yang baik-baik saja,
saldo sudah berkurang, jadi saya telp ke halo bca kenomor yang benar
(sebelum nya saya cross check semua stiker di atm bca itu.. Nomor nya memang
benar, saya hubungi yang dari ponsel - 69888.)

Di tanya macam2 verifikasi data tapi tidak di tanya PIN, di tanya nomor
handphone saya untuk dihubungi bila sudah selesai.
Dalam 20 menit setelah saya meninggalkan ATM, sudah di telp kembali bahwa
sudah selesai di proses, saya cek saldo dan ternyata benar sudah kembali.

Sharing aja untuk lebih berhati-hati kepada yang lain agar cross check dulu
nomor telp call center + pada saat verifikasi, tidak bakal ada yang
menanyakan PIN. Banter-banter nama orang tua segala...

Regards,
Eddy Tsu 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Frans Salim
Sent: Friday, July 11, 2008 8:46 AM
To: undisclosed-recipients:
Subject: [BinusNet] OOT: FW: Hati-hati: Call Center / Hallo BCA Palsu
kembali menelan Korban!!!

maaf cuma forwardan....

cuma kalo dipikir2 ada benernya jg harus hati2......




----- Original Message -----

*From:* Debby Malini <[EMAIL PROTECTED]>

*To:* Dian <[EMAIL PROTECTED]> ; astri <[EMAIL PROTECTED]> ; Tuti
Anggraini <[EMAIL PROTECTED]> ; elly <[EMAIL PROTECTED]> ; mba
melly <[EMAIL PROTECTED]> ; evelyn <[EMAIL PROTECTED]> ; Tri
Hartati <[EMAIL PROTECTED]> ; Henny
Wahyuningsih<[EMAIL PROTECTED]>;
yuliharti <[EMAIL PROTECTED]> ; anne <[EMAIL PROTECTED]>

*Sent:* Thursday, June 26, 2008 3:31 PM

*Subject:* Hati-hati: Call Center / Hallo BCA Palsu kembali menelan
Korban!!!




*Berikut kutipannya:*

Postingan ini bukan dari forwardan email. Ini murni pengalaman saya pribadi
sebagai korban sindikat kejahatan/penipuan. Saya merasa berkewajiban
menyebarluaskan kasus ini untuk menghindari adanya korban-korban lain dengan
kasus yang sama.

Postingan ini saya copy dari email yang saya sebarkan ke teman-teman. Si gw
ini adalah saya sendiri, Milla.



Dalam kasus ini gw sendiri yang jadi korban. Uang di ATM abis disikat sama
tukang tipu Halo BCA jadi-jadian.



Kejadiannya 2 hari yang lalu, gw mau narik duit di ATM BCA deket rumah. Pas
masukin kartu, yang terjadi adalah si kartu nyangkut, keluar
nggak....ketelen juga nggak, karena penarik kartunya seret.



Sebelumnya, di antrian sebelum gw ada mas-mas dan dia bilang,"kayanya nggak
bisa deh mbak. Tapi coba aja deh".

Dan gw coba karena di monitornya nggak ada tulisan "Maaf, ATM tidak dapat
digunakan". Tulisan itu baru keluar setelah kartunya nyangkut. Si mas-mas
itu masih ada di situ pas gw berusaha ngeluarin kartu dan dia ikut bantuin.
Karena susah...dicongkel nggak bisa, didorong pake kartu lain juga nggak
bisa, dia bilang,"telpon ke pengaduan aja mbak, nih telpon ke sini aja"
sambil nunjuk sticker Halo BCA yang tertempel di mesin ATM itu.



Saat itu gw dalam kondisi kesel dan terburu-buru karena sangat butuh ngambil
uang saat itu juga untuk disetor ke bank lain, dan waktunya udah mepet, jam
2an. Akhirnya karena nggak tau mesti diapain kartunya dan pingin cepet2
diurus, gw telpon deh Halo BCA itu.



Seperti layaknya CS, verifikasi data nama, alamat, nama ibu kandung, dsb,
dia bilang kartu gw mau diblokir. Dia minta nomer rekening, gw nggak hafal.
Minta nomor seri kartu ATM, ya nggak bisa lah karena kartunya nyangkut. Trus
minta nomer seri buku tabungan, gw nggak bawa. Trus minta nomer PIN ATM
(awalnya nggak secara langsung bilang minta nomor PIN, tapi bilangnya "nomor
6 digit terakhir yang biasa dipake", tapi mungkin dia tau saya agak bingung,
baru deh bilang maksudnya nomor PIN) sambil bilang,"tapi ngomongnya
pelan-pelan aja ya mbak, jangan sampai kedengeran orang di sekitar mbak".
Sempet sih kepikiran dan ragu-ragu,"kok minta PIN ya?kasih nggak ya?" tapi
karena gw dalam kondisi agak panik, buru-buru pengen beres dan gw meyakinkan
diri sendiri kalo gw nelpon Halo BCA,  ya gw kasih.

Setelah itu dia bilang kartunya udah diblokir, jadi gpp kalo ditinggal.
Setiap pagi ada pegawai yang suka ngecek ATM, biasanya kalau ada kartu yang
nyangkut akan dikembaliin ke cabang BCA tempat kita buka kartu, gitu
katanya. Karena yakin udah diblokir, pergilah gw dari situ.



Gw pergi tanpa ada curiga sedikit pun. Kecurigaan baru muncul besoknya
(kemaren) pas nyoba nelpon lagi ke "Halo BCA" untuk konfirmasi kartu. Gw
telpon beberapa kali tapi nggak aktif. Gw makin curiga setelah merhatiin
nomernya..kok ada yang aneh.kok kaya nomer esia ya ?(karena sebelumnya belum
pernah nelpon Halo BCA jadi nggak hafal dan nggak ngeh dengan berbagai
keganjilan).

Saat itu baru mulai agak panik dan langsung turun ke BCA di gedung itu juga
buat ngeprint buku tabungan. Dan ternyata..

Ya Allah.gw langsung lemess.saldonya tinggal 20ribu rupiah! Dan tercetak ada
pengambilan berkali-kali (yang tentunya bukan gw yang ngambil) sampe
disisain segitu.

Padahal itu bukan duit gw pribadi, tapi pendapatan restoran dan mau dipake
buat bayar macem-macem.

Uugghhh.gemesss rasanya.kok gw kena tipu juga yah..

Nyeseeel rasanya..kenapa gw percaya aja ya sama CS Halo BCA jadi-jadian itu?


Kok gw nggak ngeh ya dgn berbagai keganjilan di lokasi ATM atau suara si
CSnya sendiri?

Kok gw mau aja ya ngasih PIN yang harusnya menjadi rahasia milik gw seorang?


Kok gw nggak nurut aja ya ma supir gw yang udah ngambil kawat buat nyongkel
kartu?

Kok gw nggak ngecek lagi ya apa kartu gw emang bener udah diblokir?

Dan berbagai kok gw-kok gw dan kenapa-kenapa lainnya....

Uuuuuuuuuuuuggggghh hhhhhh! Antara kesel dan nyesel!



Gw udah lapor ke BCA, tapi nggak muluk-muluk berharap duitnya bisa kembali.
Seenggaknya mereka tau kalo ada kasus penipuan atas nama Halo BCA. Dan udah
menjadi niat gw untuk menyebarkan kasus ini ke temen-temen supaya nggak
terjebak dengan kejadian yang sama.

Di balik musibah ini, gw masih bisa bersyukur..kasus ini terjadi bukan pada
saat saldonya puluhan juta rupiah, bukan pada saat gw mau bayar uang sewa
ruangan, bukan pada saat akhir bulan dimana harus menggaji karyawan, bayar
listrik dan tepon, atau tagihan-tagihan besar mendesak lainnya.

Masih bisa mengucap Alhamdulillah. ..

Makasih ya maling.masih disisain 20 ribu rupiah..

Semoga 20 ribu itu akan segera dilipatgandakan kembali oleh Allah SWT
belipat-lipat.

Dan gw yakin, selama dia masih makan dari uang-uang curian, hidupnya nggak
akan tenang!



FYI, nomer yang tertera di stiker "Halo BCA" itu adalah 999-66-889 dan 96888
(dari ponsel).

Kalo Halo BCA yang asli adalah 52-999-888 dan 69888 (dari ponsel).

Nomer pertama yang gw tepon adalah yang kedua (dari ponsel), tapi nggak
nyambung. Akhirnya gw nelpon ke yang 999... si maling itu.

Gw udah nggak percaya lagi deh sama contact number darurat yang
ditempel-tempel di tempat umum. Mending gw nanya dulu ke 108.



Buat temen-temen, waspadalah! sindikat pencurian kaya gini bisa terjadi di
ATM bank apapun, bukan hanya BCA. Kemaren gw lapor ke Halo BCA yang asli (gw
yakin asli karena disambungin sama CS yang di Bank BCA), dia bilang belom
pernah nerima pengaduan Halo BCA jadi-jadian gini.  Tapi pas gw cerita di
rumah, kakak gw pernah denger kasus kaya gini tapi ATM Mandiri.

Tolong ya temen-temen, ingatkan ke temen-temen yang lain, juga ke saudara,
keluarga di rumah, tetangga, siapapun deh orang-orang di lingkungan sekitar
anda...supaya nggak jadi korban berikutnya.



p.s : semalem gw dateng lagi ke ATM itu dengan niat...kalo stickernya masih
terpasang mau gw coret-coret "PENIPU!MALING!" (udah bawa-bawa spidol saking
niatnya) dan mau gw foto. tapi ternyata sudah dicopot...entah ATM mana lagi
yang jadi sasarannya.

-








-- 

-Frans-
http://fa.fnj-ent.com/
~ Buying a Canon doesn't make you a photographer. It makes you a Canon owner
~ ~The secret to be special is you have to believe you're special~


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

"We cannot all do great things.But we can do small things with great love."
- Mother Teresa
---------------------------------------------------------

BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan Moderator BinusNet :
Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar

Stop or Unsubscribe: send blank email to
[EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links




Kirim email ke