Hmm,

Sebenernya maksud om Johan di sini bukan masalah teknisnya tapi masalah 
penggunaan bahasanya.
Coba dilihat, ini postingan yang oleh om Johan dianggap membingungkan :

/>kalo ada proxy ISA Server dan firewall *blok aja port 1024 ke atas. hanya
 >buka tuk 80 dan 443*.
 >
 >jgn biarkan pc klien bs akses port 1024 ke atas secara langsung. semuanya
 >harus diarahkan ke ISA Server./


Blok port 1024 ke atas. hanya buka tuk 80 dan 443. Dari sisi bahasa itu 
kan berlawanan ya.
Harusnya kalau dari segi bahasa yang benar *blok port 1024 ke bawah, 
hanya buka tuk 80 dan 443*.

Sementara dilihat jawaban berikutnya dari Om Frans yang mengutip FAQ 
dari website Skype :

/>The minimum
 >requirement is that Skype needs unrestricted outgoing TCP access to all
 >destination ports above 1024 **or* *to ports 80 and 443 (the former is 
better,
 >however)
/
Kemudian ini terjemahan om Frans dalam e-mail yang sama :

/>nah dari kalimat diatas sebenarnya si Skype bisa authenticate lewat port
 >1024 ke atas *atau* 80 dan 443.

/Di posting pertama om Frans tidak menggunakan kata *atau* seperti pada 
postingan yang ke dua, sehingga tentu
saja pengertian dari posting pertama adalah kita harus menutup port 
 >1024 hanya membuka port 80 serta 443,
tentu saja jadi ga nyambung kesannya. Kalau begitu kan lebih cocok 
dibilang  : menutup port >1024 ATAU tutup semua
port kecuali port 80 serta 443. Just my two cents yah om Frans, maaf 
kalau ada kata2 yang kurang berkenan.


Regards,
Gio


Kirim email ke