Busyet deh gw kirain yang kirim ini email bekas artis porno.
Mana emailnya masuk ke junk-mail lagi, krn gw filter pake kata 'porn'

> To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; [EMAIL 
> PROTECTED]
> CC: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> From: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Thu, 25 Sep 2008 23:55:37 -0700
> Subject: [BinusNet]  Fwd:  Surat dari Bekas “Artis Porno”
> 
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "yuli" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Shelley Luben mantan aktris porno mengaku bisa keluar dari dunia gelap  
> bernama 'industri pornografi' dan memilih menjadi aktivis melawan ekploitasi 
> seksual terhadap gadis-gadis muda Amerika
> Hidayatullah.com--Gadis cantik, bertubuh seksi dan mata yang membangkitkan 
> gairah seakan-akan berkata "i want You". Itu kesan yang terlihat di setiap 
> sampul film porno. Tapi, bisa jadi itulah tipuan terbesar sepanjang masa. 
> Inilah kisah dan pengakuan Shelley Luben tentang
> masa buruk dan seluk beluk industri maksiat itu. Tulisan ini diturunkan
> sebagai pelajaran bagi kita semua. Terutama para aktivis yang "menurut
> mata" terhadap dampak industri pornografi.  Percayalah, Aku tahu  "Aku dulu 
> pernah melakukannya sepanjang waktu dan aku melakukannnya karena.  Nafsuku
> akan kekuasaan dan kecintaanku kepada uang. Aku tidak pernah menyukai
> seks. Bahkan Aku tidak menginginkannya dan faktanya aku lebih banyak
> minum Jack Daniels (jenis minuman alkohol import original. Sejenis  Jhonny 
> Walke yang juga masuk Indonesia, red) daripada bersama para pria yang dibayar 
> seperti aku untuk "berpura-pura" di film. Ya Benar tidak ada diantara kami 
> –gadis-gadis blonde yang menyukai being in porn movie.
> Kami benci disentuh oleh orang asing yang sama sekali tidak peduli
> dengan kami. Kami benci dianggap rendah oleh mereka, laki-laki dengan
> keringat dan bau busuknya. Beberapa diantara kami sering sampai muntah
> di kamar mandi saat break syuting. Sedangkan yang lainnya berusaha
> menenangkan diri dengan merokok Marlboro tanpa henti. Tapi porn industry 
> (industri pornografi)
> ingin agar kamu selalu berpikir kalau kami artis porno sangat menyukai
> seks. Mereka ingin kamu percaya bahwa kami senang dilecehkan seperti
> binatang dalam berbagai jenis adegan di film. Kenyataannya,
> artis porno sering tidak tahu apa saja adegan yang akan mereka lakukan
> saat pertama kali datang ke lokasi syuting dan kami hanya diberi dua
> pilihan oleh produser: "Lakukan atau Pulang Tanpa Bayaran. Kerja atau
> tidak akan bisa kerja lagi."  Iya memang benar kami punya pilihan.  Beberapa 
> diantara kami memang sangat memerlukan uang. Tapi kami dimanipulasi, dipaksa 
> bahkan diancam. Beberapa diantara kami terjangkit AIDS karena profesi ini. 
> Atau tertular herpes dan
> berbagai macam penyakit kelamin lain yang sukar disembuhkan. Salah
> seorang artis film porno setelah syuting dengan menahan sakit sepanjang
> hari setelah sampai dirumah menembak kepalanya dengan pistol.  Kebanyakan
> dari artis porno mungkin berasal dari keluarga yang berantakan dan
> pernah mengalami pelecehan seksual dan perkosaan dari keluarga atau
> tetangganya sendiri. Saat kami kecil kami hanya ingin bermain dengan
> boneka, bukan mendapatkan trauma saat seorang laki-laki dewasa berada
> diatas tubuh kami.  Jadi
> sejak kecil kami belajar bahwa seks bisa membuat kami berharga. Dan
> dengan semua pengalaman mengerikan itu kami menipu kalian di depan
> kamera padahal sebenarnya kami membenci di setiap menitnya. Karena
> trauma itu kebanyakan artis porno hidupnya tergantung kepada alkohol
> dan narkotika. Dan hidup kami juga selalu diliputi ketakutan akan
> terjangkit HIV atau penyakit kelamin lainnya seperti; Herpes, gonorrhea, 
> syphilis, chlamydia, dll. setiap hari menghantui kami.  Menurut catatan 
> Shelley dalam situs web nya. Sebelas
> bintang pornografi pornografi mati akibat HIV, bunuh diri, pembunuhan
> dan obat pada tahun 2007. Antara 2003 dan 2005, 976 orang pemain
> dilaporkan dengan 1.153 hasil positif STD. 66% dari pemain pornografi
> terkena Herpes, penyakit yang tak dapat disembuhkan. Memang
> setiap bulan kami diperiksa tapi kamu tahu, kalau hal tersebut tidak
> akan bisa mencegah kami tertular penyakit-penyakit mematikan itu.
> Selain penyakit, adegan syuting tidak kalah mengerikannya, banyak dari
> kami mengalami luka sobek atau luka pada organ tubuh bagian dalam kami. Diluar
> syuting kami sering berharap bisa menjalani hidup yang normal. Tapi
> sangat sulit menjalin hubungan yang normal dengan laki-laki `biasa',
> maka dari itu kebanyakan dari kami menikah dengan sutradara film porno
> atau menjalani hidup sebagai lesbian.  Buat
> aku, momen yang tidak akan terlupakan adalah ketika tanpa sengaja anak
> perempuanku melihat ibunya yang telanjang sedang berciuman dengan gadis
> lain. Anakku pasti akan terus mengingatnya juga. Pada hari yang lain kami 
> bisa berubah seperti zombie dengan botol bir di tangan kanan dan gelas wisky 
> di
> tangan kiri. Kami tidak suka bersih-bersih jadi sering kali kami harus
> menyewa pembantu untuk membersihkan kotoran kami. Selain itu artis
> porno benci memasak sendiri. Biasanya kami memesan makanan yang
> kemudian kami muntahkan lagi karena kebanyakan dari kami menderita bulimia, 
> semacam gejala lapar yang tidak pernah terpuaskan.  Bagi
> artis porno yang memiliki anak, kami adalah ibu yang paling buruk. Kami
> menjerit dan bahkan memukul anak kami tanpa alasan. Seringkali saat
> kami begitu mabuknya sampai-sampai anak kami yang berumur 4 tahun yang
> menyeret kami dari lantai. Dan ketika ada tamu (kebanyakan karena
> alasan seks) kami harus mengunci anak kami terlebih dulu dikamar dan
> menyuruh mereka untuk diam. Kalau aku biasa membekali anak gadisku dengan 
> pager dan kusuruh dia menungguku di taman sampai aku selesai dengan tamuku." 
> Semua Tipuan...  "Kalau
> kamu bisa melihat lebih dalam kehidupan artis film porno mungkin kamu
> akan kehilangan minat menonton film porno. Kenyataan sebenarnya kami
> artis film porno ingin mengakhiri semua rasa malu ini dan semua trauma
> dalam hidup kami. Tapi sayangnya kami tidak bisa melakukannya sendiri. Kami
> berharap kalian kaum pria membantu kami, memperjuangkan kebebasan dan
> kehormatan kami. Kami ingin kalian memeluk kami saat kami menghapus air
> mata dan menyembuhkan luka di hati kami. Kami berharap kalian mau
> berdoa untuk kami dan semoga Tuhan akan mendengar dan mengampuni semua
> kesalahan kami di masa lalu. Industri film porno tidak lebih dari "seks 
> palsu" dan "tipuan kamera". Percayalah…….! [Kiriman Abidin MA diambil dari 
> situs http://www.shelleylubben.com. Tulisan
> ini didedikasikan oleh Shelley untuk semua aktris pornografi yang
> terjangkit HIV, meninggal akibat overdosis atau bunuh 
> diri/www.hidayatullah.com]http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&view=article&id=7633:surat-dari-bekas-artis-porno-&catid=74:cermin&Itemid=72
>  
> --- End forwarded message ---
> 
> 
> 
> http://www.shelleylubben.com/index.php?truth=porn
> 
> The Truth about Pornography
> 
> 
>                   Porn kills. 
>                   Eleven porn stars died from HIV, suicide, homicide and drug
>                     related deaths in 2007. Four more died from other causes.
>                    
>                      HIV - Tom Howard - 2/27/07 and Joe Romero - 10/30/07
>                    
>                      DRUGS - Haley Paige - 8/22/07, Chico Wang - 9/29/07,
>                     Danny Dukes - 12/30/07, Anna Nicole Smith - 2/8/07, Danny
>                     Roddick - 9/13/07, Brett Mycles - 2/25/07
>                    
>                      SUICIDE - Kent North - 7/4/07
>                   
>                      HOMICIDE - Vanessa Freeman murdered- 1/9/07, Zoey
>                     Zane murdered 11/24/07.
>                   
>                      OTHER - Cody Foster - 1/07, Lori Michaels - 5/07,
>                     Haus Weston - 11/07, Lynden Thomas - 2/07
>                   Porn Stars who died in
>                     2007 below. Run your mouse over their pictures to read 
> causes
>                     of death.
>                   
> 
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> ------------------------------------
> 
> "We cannot all do great things.But we can do small things 
> with great love." - Mother Teresa
> ---------------------------------------------------------
> 
> BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
> Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar
> 
> Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
> Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 

_________________________________________________________________
Easily edit your photos like a pro with Photo Gallery.
http://get.live.com/photogallery/overview

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

"We cannot all do great things.But we can do small things 
with great love." - Mother Teresa
---------------------------------------------------------

BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar

Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke