hik...hik...hik... masih juga dibahas.... terharu... memang mesti 
kasihanilah polisi... biarlah mereka terima suapan dan kita terima 
beres... cara begini khan jaaauuuuuuuhhh lebih profesional... iya 
bukan sih? salah yah? eh.. bener kali ya? ah... bodo ahh...

wahai orang-orang yg miskin... marilah kita ramai-ramai terima suapan 
dari orang-orang kaya...

betapa damainya bumi dan akhirat bila begini...

merdeka!

--- In [email protected], "calimoya" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > kalo menurut gua kasihan banget si pak polisi itu, yang udah 
> > kena jemur and so on, dengan gaji yang minim, di expose oleh 
> > si wartawan dengan mewawancarinya, kalo si wartawan tersebut 
> > berada di posisi yang sama, gua rasa doski juga bakalan 
> > terima uang 100ribu itu yang mungkin cukup untuk membiayai 
> > hidup sehari2 pak polisi dan keluarganya..
> > 
> > kita aja yang kerja kantoran masih suka nyari2 side job untuk 
> > tambahan di masa2 sulit seperti ini..:)
> 
> Ya memang kasihan.
> Tapi semua bidang pekerjaan ada konsekuensi.
> Jadi saat masuk ke profesi sebagai polisi, harus sudah bisa terima
> konsekuensi-nya.
> Tidak bisa ber-alasan karena pendapatan kecil, maka di-maklumi 
untuk bisa
> disogok/boleh korupsi.
> Cara berpikir seperti ini bisa merusak aturan-aturan main. Seperti 
yang
> terjadi di indonesia sekarang ini.
> 
> Kalau nyari2 side job, tidak masalah sepanjang tidak merugikan 
pihak lain
> dan kerjalah sebagai layaknya profesional.
> 
> Salam
> hin
>


Kirim email ke