Iya ternyata passed, ... sedikit di atas 52.5% vs 47.5% ? Kalo ditinjau dari semua segi, masalahnya sih tiap orang bisa vote yes atau no, lho. Ditinjau dari segi civil rights, tentu kita ngga bisa kasih diskriminasi ke kaum gay, karena urusan yg berhubungan dengan tax, hukum, de el el, akan lebih bener kalo mereka dibolehkan nikah.
Tapi, ada masalah lain, gue denger ada beberapa sekolah yg sekarang melarang menyebut papi maminya "dad" or "mom" (extreme sekali kedengerannya) karena those words ada "gender" atau "kelamin" nya. Ada juga (this is true) yg mulai ngilangin lambang kamar kecil yg gambarnya melambangkan gender juga. Wah, gak tau dah. At some point, mungkin semua ngelebur jadi satu kali, kalo ada co-gay yg merasa wanita lalu bingung mau masuk kamar kecil yg mana, kan repot. Believe me, some dudes can take it to the extreme and possibly sue the institution based on whatever law yg sekarang berlaku. Untung gue ngga boleh vote, bikin bingung. Mungkin kalo ada prop yg sama ginian 4 tahun lagi, hasilnya akan lain, who knows. To me, 52.5% vs 47.5% itu sama kuat. Makanya, sekali lagi, kalo ada peluang untuk vote apalagi untuk prop yg kita feel strongly towards, do it. Best, -Lego Fear of the LORD is the beginning of knowledge (Proverbs 1:7) ________________________________ From: Eko Prasetya <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, November 5, 2008 12:10:35 PM Subject: Re: [BinusNet] OBAMA = President of the U.S.A Salah satu sebab mengapa Amerika menjadi negara besar adalah diversity. Argumen yang sama juga terjadi di California. Dilihat contrast-nya, California vs. Texas. Di California, kita bisa melihat betapa banyak perbedaan yang ada di sekitar kita, mulai dari ras, warna kulit, sexual preference, etc. Setiap individu dinilai dari kemampuan yang mereka miliki, bukan dari faktor genetik. Ini menyebabkan para immigrant merasa lebih nyaman tinggal di California. Karena nyaman, maka mereka bisa bekerja lebih baik. Unfortunately, looks like prop 8 passed. I guess we're still not that liberal, even though the difference is not that big. KOkon. 2008/11/5 Lego Haryanto <[EMAIL PROTECTED] com>: > Hehehe, tiap orang punya pendapat berbeda. > > Gue tinggal di Amrik, dan SF Bay Area mungkin paling liberal tentang hal > ini. Tons of culture around. > > Untungnya gue belum bisa vote, jadi gue ngga peduli dan belum review what's > going on with Prop 8. So far sih menurut gue, sama kuat sih YES/NO nya ... > one thing we can learn, jangan jadi golput. Every vote counts. [Non-text portions of this message have been removed]
