Sebaiknya menggunakan fasilitas yang digunakan oleh provider. Seharusnya provider memiliki counter tadi, cuma pertanyaannya, apakah mereka mau mem-publish counter tadi?
Menggunakan bandwidth counter untuk local-machine memiliki error rate yang cukup besar, terutama apabila melihat banyak under layer protocol yang menggunakan bandwidth, tapi sering kali tidak bisa di-deteksi oleh b/w counter tadi. Misal: TCP syn/ack, 2468 encap, PPPoE, Ethernet FCS, etc. KOkon. 2009/2/2 Nico Valentino <[email protected]>: > Dulu pernah pake s/w gratisan yang bisa dipake buat ngitung b/w keluar > masuk... > > Tapi lupa namanya -_- >
