Wah kl dimana2 ditulis kaya gitu sama aja secara tidak langsung mencuci otak tuh :). Penduduk Korea jg sangat mencintai produk mereka sndr, begitu jg dg india, dan saya rasa cina jg. Tapi gak tau jg bagaimana mereka melakukannya. Saya rasa itu tergantung bagaimana pemerintahnya bs membuat semua warga untuk mencintai negara sndr n otomatis mencintai segala macam hasil dari negaranya sndr.
Sedangkan di indonesia sudah dari dl tercipta di otak warganya bahwa produk import jauh lebih bagus, apalagi yg dr amerika, dll. Dan saya rasa ini masih terjadi sampai sekarang. IMPORT MINDED. IMPORT always BETTER. Padahal produk indonesia jg banyak yang bagus atau sangat disukai orang luar negeri. Tentu mslh di suatu negara jg punya sndr2 dan tidak bs dibanding2kan. Sama aja orang jg punya masalahnya sndr2 dan tidak bisa dibanding2kan. Tetapi solusi yg diambil seseorang atau negara untuk mengatasi masalah yg mirip, bs di coba utk dipakai. Tetapi bukan berarti solusi tsb bs berefek yang sama utk orang lain atau negara lain. Dan tentang isu Sara, di indonesia sudah terlanjur mengakar ke pemikiran hampir setiap orang. Bahkan banyak yang dalam mendidik anaknya masih diajarkan untuk membeda2kan ras ini. Dan itu terjadi di kedua belah pihak, baik warga keturunan maupun warga indonesia asli. Jadi saya rasa hal ini hanya waktu yang dapat merubahnya, dan tentunya dengan peran pemerintahnya. Makanya di indonesia mana ada yang menyebutkan SELAMAT TAHUN BARU CINA, yang ada jg Selamat Tahun Baru IMLEK atau Gong Xi Fa Chai atau Gong Xi Fat Coi atau bbrp varian lainnya. Jd saya rasa pihak Three sudah mengambil langkah yang tepat, lebih baik berjaga2 dan berhati2 dalam melangkah daripada terjadi citra buruk di perusahaan cuma hanya karena menyebut CINA. Mereka telah melakukan langkah aman :). Hal ini terjadi jg di salah satu clientku yang bergerak dibidang biscuit. Karena produknya disebarkan di seluruh dunia, baik eropa, arab, cina, dll. Maka dalam membuat website, mereka meminta supaya jangan ada kata2 ataupun gambar yang dapat menyinggung suatu negara ataupun suatu ras atau siapapun. Untuk itu dia jg menekankan jangan ada suatu bentuk binatang ataupun orang didalam design tersebut. Karena hal itu ditakutkan dapat menyinggung seseorang. So kapan ya kita bs seperti Amerika yang telah mengesampingkan masalah Ras... I wish... someday.... :) Always think positive and do positive. And we will be able to enjoy our live. Regards, Patrick ------------ --------- - Marketing Devision xp-pratama Re: OOT : Sorry kalo ini menyangkut SARA Posted by: "Johan" [email protected] johanmilis Thu Feb 12, 2009 1:13 am (PST) "sayangi kuala lumpur" terlihat dimana2 di dalam kota KL ----- Original Message ----- From: "Sayuti Chow" <s...@xp-pratama. com> To: <binus...@yahoogroup s.com> Sent: Thursday, February 12, 2009 5:06 PM Subject: Re: [BinusNet] Re: OOT : Sorry kalo ini menyangkut SARA > Emang, kalo di Malaysia kayaknya propaganda pemerintahnya lumayan > diterima oleh masyarakat utk cinta produk sendiri dan tidak > mengkultuskan segala sesuatu dari asing. > btw, ttg isu sara itu, di Malaysia kata Cina di tulis dengan gagah > berani tanpa ada rasa penghinaan, bahkan dalam poster yang besar di > segala sudut jalanan : SELAMAT TAHUN BARU CINA. > mungkin di sana sejarah nya lain ... > > Sayuti Chow > ------------ --------- --------- --- > Product Development > http://www.xp- pratama.com [Non-text portions of this message have been removed]
