inti dari bahasan ini soal 'perdamaian' kali ya? (melenceng dari topik nya lagi 
deh  )
kalo perdamaian tercipta di dunia ini, apa masih ada perang? ato bom-bom an?
apa masih ada org yg berpihak terhadap sesuatu? g yakin semua akan netral. 
(pura2 paham politik and trus geleng2 kepala seperti kata Eko)

Tapi katanya dunia ini nga mungkin bisa damai.
Alasannya:
1. Dulu ada blok timur dan barat, Rusia dan Amrik sebagai adidaya, perlombaan 
senjata, perang dingin, etc ... sehingga dunia tidak tenang, makanya dunia 
menjatuhkan salah satu.
2. Amrik sebagai adidaya tunggal akan merasa nga tenang, perannya semakin 
sedikit, senjatanya nga laku.
3. Kalo udah damai, senjata nga ada gunanya, perkembangan senjata nga maju2. 
Gimana kalo ada bangsa alien yg punya teknologi lebih cangih menyerang bumi?

Jadi kesimpulannya: manusia baru akan bisa bersatu kalo udah ketemu lawan 
(alien).

Hahahaha...

Jaka Sembung bawa golok, .............

Cheers.


--- On Fri, 3/13/09, Rudy Susanto <[email protected]> wrote:
From: Rudy Susanto <[email protected]>
Subject: RE: [BinusNet]  Re: Fwd:  berita detik com tgl 11 maret 2009
To: [email protected]
Date: Friday, March 13, 2009, 4:29 PM











    
            Hi,



Stlh struggling dengan virus dari pagi, akhirnya bisa teratasi juga, ok back

to topic.



Posisi gw NETRAL, gw tidak memihak kepada manapun, yang jadi sorotan gw di

sini adalah berita di Indo tidak proposional dimana tidak memberitakan

semuanya, alias pilih-pilih. Bila anda hanya mengacu dengan hal seperti ini,

sudah tentu acuan anda tidak tepat.



Dengan mengaitkan JIL tidak lah cukup, apa sih yang bisa diperbuat oleh

minoritas di Indo seperti JIL ini? 



Saya juga tidak membaca NYT, saya kemarin cari artikelnya krn detik

mengatakan dari situ sumbernya, ternyata ada ulasan tambahan dr reporter

tsb, dan memberikan kesimpulan sendiri bahwa yahudilah pelakunya dimana bisa

kita lihat dari judul artikelnya "Media AS Sebut Israel Terkait Serangan 11

September", padahal di media sana mengatakan



"It is not the family's first brush with notoriety. One of Mr. Jarrah's

cousins, Ziad al-Jarrah, was among the 19 hijackers who carried out the

terrorist attacks of Sept. 11, 2001, though the men were 20 years apart in

age and do not appear to have known each other well." Dimana di situ

dikatakan sepupu al-Jarrah adalah salah satu dari terrorist 9/11, dan mereka

beda umur 20 tahunan dan tidak saling begitu kenal, dan tidak dikatakan

secara gamblang bahwa dia terlibat. Utk AFP baru saya baca sekilas dan ini

linknya http://www.american freepress. net/html/ mossad_link_ found_169. html di

situ AFP juga merefer ke berita NYT, nanti saya baca lebih teliti dan akan

bahas nanti kl tidak keberatan.



Dari apa yang telah dipublish oleh detik, semua orang akan berkesimpulan

bahwa itu benar bila tidak merefer kembali ke sumbernya.



Bila anda merefer ke media di Indo saja, sorry kl gw anggap itu sampah!



Gw bukan reporter, dan bukan seorang yg kompeten dlm hal politik, gw cuman

orang awam yang punya hati nurani, dan hanya ingin dunia ini damai, gw sudah

banyak membaca sejak gw mulai bisa akses internet, semua berita yang ada dan

telah ada di Indo cenderung tidak fair, dan cenderung provokatif.



Bagi gw, yang berbuat salah ya tetap salah, yg salah tidak perlu dibela,

baik siapapun orang atau golongannya, namun beda halnya dgn mayoritas orang

Indo, yang bersalah dianggap sebagai pahlawan, contohnya saat WTC dibom,

banyak yg bersorak sorai, dan alqaedah dianggap sbg pahlawan. Manusia macam

apa ini, pembunuhan massal thd orang lain dianggap sbg pahlawan? Itu semua

bisa terjadi karena kebencian yang sudah mendarahdaging dan hati nurani yg

sudah mati.



Jadi kita mesti menghentikan yang namanya provokasi, biarlah semuanya

berjalan dengan wajar dan belalah yg benar, bukan membela golongan sendiri

walaupun itu salah, dan jangan menutup mata utk hal beginian. 



Just my two cents.



_____  



From: binus...@yahoogroup s.com [mailto:binus...@yahoogroup s.com] On Behalf

Of nugon19

Sent: Thursday, March 12, 2009 6:58 PM

To: binus...@yahoogroup s.com

Subject: [BinusNet] Re: Fwd: berita detik com tgl 11 maret 2009



Ane jawab pertanyaan Rudy Susanto...diringkas dari email Rudy

sebelumnya:



--- In binus...@yahoogroup <mailto:binusnet% 40yahoogroups. com> s.com, "Rudy

Susanto" <rsanto...@. ..> wrote:

> Makanya saya bilang, walaupun anda tidak bermaksud demikian tetapi

anda suka

> melakukannya. Dari email yg anda kirim saya bisa berkesimpulan bahwa

anda

> ingin orang lain tahu bahwa orang yahudi lah pelaku dari 9/11



Mohon maaf bila kurang berkenan



>

>

>

> Detik/Tempo/ Hidayatullah atau yang lain2 di Indo, semua tidak NETRAL.

Kalo

> acuannya ke sana, sangat2 diragukan.

>

> Dan saya lihat ada kecenderungan utk membuat semua orang semakin anti

dgn

> yahudi, benci mendarahdaging walaupun tidak pernah kenal dgn orang

yahudi

> secara pribadi.

>

>



Bisa beritahu media massa yg netral? Ane butuh buat

referensi... setidaknya netral menurut anda. Thanks a lot.



Btw, anda sendiri bagaimana dgn issue Yahudi? Apakah Pro atau sangat

Pro? Apakah Kontra atau sangat Kontra? Atau Netral? Mohon bila berkenan

dijawab ringkas, tdk usah diterangkan detailnya.



Bagi ane sendiri, Tempo cukup berimbang, apalagi Tempo berafiliasi kpd

JIL dan punya hub cukup baik dgn beberapa tokoh terkemuka di Amerika

Serikat...jadi relatif netral thd issue Yahudi, dan sejenisnya. Dan

rekor Tempo cukup panjang terkait kiprahnya di Media Massa.



Anda pernah rutin baca koran/majalah Tempo????



>

> Liat NYT tanggal 19-Feb-2009, dan ini linknya

> http://www.nytimes.

<http://www.nytimes. com/2009/ 02/19/world/ middleeast/ 19lebanon. html?_r=1>

com/2009/02/ 19/world/ middleeast/ 19lebanon. html?_r=1

>

<http://www.nytimes.

<http://www.nytimes. com/2009/ 02/19/world/ middleeast/ 19lebanon. html?_r=1& 
scp=

> com/2009/02/ 19/world/ middleeast/ 19lebanon. html?_r=1& \

scp=

> 2&sq=%22Ziad% 20al%20Jarrah% 22&st=cse>

> &scp=2&sq=%22Ziad% 20al%20Jarrah% 22&st=cse



Thanks atas infonya. Kalau berkenan, mohon sekalian cek juga ke AFP.



>

> Jangan dikait2kan dengan kasus David.



Hmm...maaf, menurut ane pribadi, pola pembiasan beritanya ada kemiripan.

Dan kebetulan ane mengikuti terus issue David , apalagi adik ane pernah

menjadi guru di SMAK I BPK Penabur, sebagai guru Matematika, dan pernah

mengajarnya beberapa kali.



>

>

> Mana beritanya? Bisa tunjukkan selain link yang saya berikan di atas?

>



Ane biasa merefer ke media cetak, macam majalah Tempo, Gatra...atau

koran seperti Tempo, Media Indonesia, dan Kompas. Kalau ane masih arsip,

bisa ane scan dan forward...setidakny a via japri.



> Dari mana anda berkesimpulan bisa seperti itu? Sementara di NYT tidak

> mengatakan demikian, coba baca deh.



Pertanyaan kesimpulan ttg Al-Qoidah, misteri 9/11 adalah murni hasil

analisa dan kesimpulan ane mengikuti beritanya dari 2001 s/d sekarang.

Ane tdk baca NYT. Ane baca Detik, Tempo, Kompas, Media Indonesia, BBC.



Sekali lagi pemicu ane forward berita ini adalah karena Detik dan Koran

Tempo mempublikasikannya. Detik mengacu ke AFP. Tempo mengacu ke AFP dan

NYT.



Ada pun jurnalis Tempo berani mempublikasikan berita senada

Detik...karena mereka melakukan analisa dari berbagai berita, lalu

membuat opini, menyimpulkannya sendiri bahwa ada dugaan

keterkaitan. ..setidaknya harus ada investigasi dan pengungkapan serius

dari pemerintah Amerika yg terkesan kurang aktif dan kurang terbuka.

>

>

> Fakta sangat penting untuk diungkapkan, bukan berarti fakta belum

terungkap

> kita bisa bicara seenaknya.



Ok, mohon maaf bila menurut anda...ane berbicara seenaknya. Tidak ada

maksud demikian.

Mohon bantuannya utk diberikan tips mencari, mengungkap, dan

menyampaikan fakta...data. ..opini. Ane rasa Rudy Susanto sangat

kompeten...apalagi karena di email yg sebelumnya mengkritik ane yg

forward berita ini ke banyak milis.



Sekali lagi Thanks a lot, dan Sorry berat.

>

>

Best Regards...and. ..Wassalam,



Nugon



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke