Beberapa minggu ini, saya merenungi segala hasil bacaan dari berbagai buku, majalah, artikel di dunia maya...juga diskusi dengan berbagai pihak, baik secara langsung bertatap-muka, mau pun via dunia maya, terutama via milis.
Hasil renungan tersebut adalah...ternyata setiap orang punya keberanian. Semuanya? Ya, semuanya! Dari macam syuhada atau martir....para pejuang dan pahlawan. Juga para guru, pedagang, dan pelaku profesi pencari nafkah lainnya. Sampai para bromocorah....atau para 'pahlawan kesiangan'...bahkan sampai orang yg bunuh diri karena putus asa atau malu. Semuanya, siapa pun, apa pun atributnya...harus ada keberanian. Hanya saja....di manakah keberanian tersebut ditempatkan??? Itulah masalahnya. Para bromocorah, kriminalis...nekat dan berani mengambil resiko mengambil jalan pintas demi mewujudkan 'impian' nya....atau apa pun itu. Para pengecut dan pecundang berani malu demi 'keselamatan' dirinya. Bahkan orang yg bunuh diri pun butuh keberanian untuk 'mempercepat' janjinya dengan sang malaikat maut. Semuanya punya keberanian, hanya saja di manakah keberanian tersebut ditempatkan?? Dibutuhkan bingkai (frame) yang tepat, agar penempatan keberanian tersebut tidak menjadi hal yang sia-sia, mengecewakan, bahkan merugikan diri-sendiri. Itulah pertanyaan yang harus kita jawab sendiri. Lalu suarakan jawaban tersebut dengan lirih ke diri kita sendiri. Dan renungi kembali, apakah betul itu yang kita kehendaki dan memberikan kebahagian, dan, keselamatan serta kemuliaan hakiki. Selamat menjawab, merenung, dan mewujudkannya. Karena sekarang, saya pun sedang sibuk dan masygul dgn hal ini. (from anonymous - Hamba Allah) Best Regards and Wassalam, Nugon Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!! http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/ http://nugon19.multiply.com/journal [Non-text portions of this message have been removed]
