Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!
http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/ http://nugon19.multiply.com/journal --- On Fri, 12/11/09, peggy laison <peggy_lai...@.......> wrote: lumayan, buat ketawa di siang hari :D Peggy Laison Every good gift and every perfect gift is from above, and comes down from the Father of lights, with whom there is no variation or shadow of turning.(James 1:17) Banyak iklan... Pembeli: "Mas, Antangin-nya dong satu"Mas penjaga kios: "Gak Tolak Angin aja, mbak?"Pembeli: "Sama aja kan?"Mas penjaga kios: "Sama aja sih. Cuma kan katanya yang minum itu pinter..."Pembeli: "Oh... hehehe"Mas penjaga kios: "Kalo yang bodoh ya minumnya Baygon..." Stasiun Gambir, didengar pembeli yang menyesal tertawa sebelumnya. Posted by Nguping Jakarta at 6:31 PM 17 comments Maksudnya ibu yang nulisin? Guru masuk ke kelas lalu mengambil spidol, Ibu Guru: "SIAPKAN BUKUNYA DI PAPAN TULIS!" SMA di Jakarta, didengar para murid yang serentak ingin melempar buku mereka ke papan tulis. Posted by Nguping Jakarta at 6:29 PM 6 comments Teori kimia versi metromini Ibu penumpang Metromini: "Bang, lagi ngisi bensin kok rokoknya gak dimatiin dulu sih?" Supir Metromini: "Gak apa-apa, udah biasa." Ibu penumpang Metromini: "Matiin dulu aja deh bang! Nanti meledak!" Supir Metromini: "Gak bakal meledak bu, ini solar kok..." Cileduk, didengar oleh penumpang lain yang baru tahu kalau solar ternyata bukan bahan bakar. Posted by Nguping Jakarta at 6:20 PM 12 comments Ternyata bermain itu adalah peristiwa kosmos. Pewawancara: "Jadi menurut bapak apa sih yang dimaksud dengan kegiatan bermain?" Responden: "Suatu proses, kejadian alam ya, sifat alam, yang wajib diberikan kepada anak." Depok, didengar pewawancara yang meragukan kapasitas responden ini untuk kebutuhan artikelnya. Posted by Nguping Jakarta at 6:07 PM 3 comments Ohhh, mungkin tentang yoga... Siswa #1: "Loe entar lanjut kuliah mau kemana?" Siswa #2: "Ke Universitas X nih." Siswa #1: "Ooh, emang ke sana ambil jurusan apa?" Siswa #2: "Harmoni." Sebuah halte busway, didengar oleh penumpang lain yang ikut berpikir apakah jawaban atau pertanyaannya yang salah. Posted by Nguping Jakarta at 6:05 PM 19 comments Tahu sama tahu kalau sama sama tak tahu. Pembeli: "Mbak, emang sedotan bakal mencair kalo ga dimasukin kulkas ya?"(setelah menemukan sedotan untuk minum teh botol yang ditaruh di kulkas) Penjaga toko kue: "Wah, gak tau juga saya." Kebon Jeruk, didengar oleh teman yang ingin memasukkan mereka ke dalam kulkas supaya otaknya tidak cair. Posted by Nguping Jakarta at 5:59 PM 10 comments Sungguh iklan yang sangat rumit. Klien: "Mba, jadi gimana dong layoutnya niiih? Besok pagi udah harus cetak di koran, jam segini belom ada kabar..." AE: "Ya Mas, sabar sedikit ya... ini saya lagi nungguin kreatif saya renovasi kok. Satu jam lagi saya email renovasinya..." Didengar oleh tim kreatif yang langsung keluar mencari toko bangunan. Posted by Nguping Jakarta at 5:53 PM 3 comments Pertama, bapak harus kerja di sini dulu... Pelanggan: "Saya mau pesan chicken wings yah, dua porsi..." Waitress: "Baik pak, tapi meja masih penuh pak, harus waiting list dulu." Pelanggan: "Oh gak apa-apa, saya cuma mau take home pay kok..." Restoran Steak di Jakarta, didengar pengunjung lain yang juga ingin menambah isi dompet dengan memesan chicken wing. Posted by Nguping Jakarta at 5:50 PM 3 comments Harusnya urutannya 2, 1 baru 3. Ibu: "Kamu tolong beliin ini yah, Irex..." Anak: "IREX?" Ibu: "Eh, salah, maksud Mama inex..." Anak: "INEX?" Ibu: "Eeeeeeh... obat sakit kepala itu looooooh!" Anak: "Bodrex itu!" Didengar oleh teman si anak yang ingin tinggal lebih lama di rumah itu. Posted by Nguping Jakarta at 5:41 PM 15 comments Sepertinya dana tidak akan turun. Ketua UKM: "Kita gak bisa mengharapkan duit sebanyak itu dari universitas."Ketua Acara: "Jangan posesif lah."Anggota: "Pesimis?"Ketua Acara: "Eh bukan, maksud gue optimis." Anggota: "Jangan optimis?" Didengar wakil ketua yang langsung merasa tidak akan ada harapan lagi. Posted by Nguping Jakarta at 5:36 PM 11 comments Memang fungsi paling penting. Keponakan Perempuan: "Paman, kalo mata itu untuk melihat ya?" Paman: "Iya, benar, kamu pintar sekali. Sekarang kalo hidung untuk apa?" Keponakan Perempuan: "Hmmmmmm, untuk ngupil!" Didengar oleh paman yang langsung mempertanyakan kebiasaan keponakannya. Posted by Nguping Jakarta at 5:27 PM 6 comments Ketika nyata dan maya bersinggungan. Art Director penat sedang curhat: "Kalau gini terus, apa mending gua sign out aja ya? menurut loe gimana?" Teman: "He? Sign out? Art Director: "Hmmm, apa tuh namanya kalau mau keluar?" Radio Dalam, didengar oleh teman yang merasa si Art Director ini terlalu banyak menghabiskan waktu di YM. Posted by Nguping Jakarta at 5:20 PM 9 comments 29 October 2009 Dan kita kembali ke jaman prasejarah... Cewek #1: "Eh ini apaan ya?" Cewek #2: "Belut kali" Cewek #1: "Ooo... bukan kaki gurame ya?" Cowok: "Kaki gurita maksud lo?" Gerai Sushi Mall Kelapa Gading, didengar oleh cewek #2 yang pengen buru-buru ke pasar ikan untuk membuktikan gurame punya kaki. Posted by Nguping Jakarta at 9:21 PM 18 comments Rayuan yang sangat (tidak) maut. Cowok: "Sayang..." Cewek: "Iya?" Cowok: "Kalo aku jadi asbak, kamu jadi apanyaa?" Cewek: "Heh? Cita-cita kok jadi asbak? Gak ada cita-cita lain apa?" Bekasi, didengar oleh seorang teman yang batal mencatat tips dan trik merayu. Posted by Nguping Jakarta at 9:17 PM 15 comments Filosofi yang menenangkan. Bapak-bapak kantoran: "Zaman sekarang sih kantor rata-rata lebih memilih karyawan cewek daripada cowok... untungnya, karyawan cewek lebih memilih cowok daripada kantor." Warung perkantoran di Jakarta, didengar pengunjung sebelah yang ingin langsung tos. Posted by Nguping Jakarta at 9:15 PM 17 comments Lah, bener kan kebalikannya... Bos: "Setiap kali saya pulang ke rumah, baju saya selalu bau rokok!" Karyawan: "Mungkin exhaust-nya perlu ditambah pak." Bos: "Ini bukan masalah exhaust, tapi masalahnya tidak ada inhaust yang masuk ke ruangan ini!" Ampera, didengar karyawan yang langsung mencari pintu init. Posted by Nguping Jakarta at 9:12 PM 8 comments Ini pelajaran rahasia! Ibu guru: "Eh kamu, tolong ambilin spidol papan tulis dong di ruang tata usaha. Warna item aja tapi kalo ada yang warna putih ambilin sekalian ya" SMA di Jakarta, didengar oleh satu kelas yang langsung patungan untuk membeli lampu UV. Posted by Nguping Jakarta at 9:10 PM 12 comments Decision, destination, ah podo wae, yang penting tenar. Artis yang sedang diwawancara oleh infotainment mengenai rencana menikah tahun ini: "Iya... orang tua kami menyerahkan destination-nya kepada kami...” Didengar oleh penonton yang hanya bisa memaklumi dengan miris. Posted by Nguping Jakarta at 9:08 PM 17 comments Itu pernyataan retoris kan, Bu? Ibu guru: "Selamat pagi anak-anak!" Murid-murid: "Selamat pagi, Bu!" Ibu guru: "Ayo tunjuk tangan siapa yang nggak masuk hari ini." SMA di Jakarta, didengar oleh sekelas yang ingin mencari tangan siapa yang tidak bertuan. Posted by Nguping Jakarta at 9:04 PM 10 comments Anak ini sangat tinggi cita-citanya. Ayah: “Dia sekarang menjelang tidur pasti main mobil-mobilan sambil ngayal. Baskom kecil jadi setirnya, sendok jadi koplingnya terus sambil ngisap permen lolipop, katanya pengganti rokok...” Tamu: “Wah... kecil- kecil bakatnya sudah keliatan. Emang kalo gede kamu mau jadi apa?” Anak: “Mau jadi sopir angkot, om!” RS. Mitra Bekasi, didengar oleh penjenguk pasien sebelah yang langsung lari ke toilet menumpahkan tawa. Posted by Nguping Jakarta at 9:03 PM 12 comments Jempolnya jangan lupa saling bergesek yaaa... Teman #1: "Mas, tolong fotoin kita ya. Tapi kameranya dipegang yang bener, pencet yang ini nih, terus jangan goyang ya!" Pelayan: "Nggak kok mbak... saya cuma goyang kalo ada musiknya." Restoran di Plaza Senayan, didengar oleh para pengunjung yang menyesal tidak membawa speaker. Posted by Nguping Jakarta at 8:58 PM 9 comments Sungguh sangat intelektual. Pembukaan debat dalam bahasa Inggris : Mahasiswa: "Okay, country-country in the world..." Universitas di Depok, didengar oleh seluruh panelis dan penonton yang serentak terbahak. Posted by Nguping Jakarta at 8:51 PM 23 comments Aku kan pengen kaya Arnold! Obrolan suami istri sambil melihat hasil lab sang suami, Suami: "Ini negatif-negatif semua, maksudnya apa ya?" Istri: "Tandanya, kamu gak hamil..." (sambil cengar cengir becanda) Suami: "Kok bisa? Kamu bisa tau dari mana kalau aku gak hamil?" Istri: "..." RS. MH Thamrin, didengar oleh seorang istri yang jadi ragu gender suaminya. Posted by Nguping Jakarta at 8:49 PM 6 comments Stylist pribadinya dia lho, saya itu istilahnya... Penjual sandal/sepatu: "Ayo silahkan pilih, murah, dijamin awet... Obama aja kemarin pesen sama saya..." Mesjid di Setiabudi, didengar oleh orang-orang yang langsung mengerumuni penjual itu. Posted by Nguping Jakarta at 8:47 PM 2 comments Orang iklan emang harus selalu up-to-date. Creative director yang sedang presentasi: “Jadi saya barusan dapet kabar langsung dari India, bahwa ambient ad ini baru saja mendapat award disana.” Seorang klien yang datang belakangan masuk kedalam rapat: “Wah iya, ini memang iklan bagus, tapi udah lama kayaknya, soalnya sempet juga jadi pembahasan internal di kantor lama saya sekitar 2 tahun yang lalu. Pondok Indah, didengar oleh Art Director dan Graphic Designer yang ingin menteleportasi Creative Director itu ke India 2 tahun kebelakang. Posted by Nguping Jakarta at 8:45 PM 5 comments Jagazlah kebersihan juga. Anak SMA: "Bang, berenti di Gonz yah.." Supir Angkot: "Hah, Gons dimana neng?" Anak SMA: "Yang sekolahan itu bang..." Supir Angkot: "Ohhh, Gonjaga" Anak SMA: "Pake 'Z' kali bang..." Supir Angkot: "Iya, Gonjagaz..." Pejaten, didengar oleh penumpang angkot yang berharap abangnya langsung tancap gaz. Posted by Nguping Jakarta at 8:40 PM 32 comments Tergantung pemesanan dan bentuk ulirnya. Cowok #1: "Men, gue kepikiran pengen sunat deh..." Cowok #2: "Heh? Emang lo belom sunat?" Cowok #1: "Belon. Gue denger ada sunat yang bisa bikin variasi yah?" (dengan serius) Cowok #2: "Heh? Dimana?" (sama seriusnya) Kantin karyawan sebuah Mal di Jakarta, didengar oleh pengunjung lain yang langsung membayangkan berbagai jenis ukiran kayu. Posted by Nguping Jakarta at 8:36 PM 5 comments Yang penting, tolak dulu! Pengunjung: "Mbak beli pitanya 5 meter" Pegawai: (mengambil pita yang dimaksud) Pengunjung: "Bisa tolong sekalian potongin setengah meter setengah meter ngga, Mbak?" Pengawai: "Nggak bisa, adanya ukuran semeter" (dengan ketus) Pengunjung: "Oh, kalo satu meter satu meter terus dipotong dua bisa?" Pegawai: "Bisa." Sebuah toko buku besar di Jakarta, didengar oleh pengunjung yang memertanyakan kualifikasi penerimaan karyawan di situ. Posted by Nguping Jakarta at 8:33 PM 20 comments Masih belum sadar jadi pejabat. Pejabat #1: Oke pak, yang ingin saya tanyakan, kenapa proyeksi gas rumah kaca dari sektor Industri begitu tinggi? Tidakkah sebaiknya mempertimbangkan GDP dan pertumbuhan ekonomi nasional dalam membuat skenario teknologi mitigasi? Pejabat #2: Benar, tapi metode perhitungan saya sudah mengiikuti acuan IPCC dan data skunder dari BPS dan data2 langsung dari beberapa jenis Industri.. Pejabat #3: Oh, iya benar... benar... sebaiknya kita validasi dan sinkronisasi data saja... kalau masalah skenario untuk bahan negoisasi transfer teknologi dalam UNFCCC nanti, memang sebaiknya juga memertimbangkan pertumbuhan ekonomi dan sebagainya... dan masalah itu kita serahkan ke pemerintah saja... Departemen di Jakarta, didengar oleh peserta rapat yang merasa tidak bekerja di kepemerintahan lagi. Posted by Nguping Jakarta at 8:31 PM 9 comments Kalau saja ekonomi mikro semudah ini. Pelanggan #1: “Bang, sotonya berapa ?” Tukang Soto: “Nasinya dicampur apa dipisah ?” Pelanggan #1: “Campur” Tukang Soto: “Delapan ribu” Pelanggan #2: “Saya juga, Bang, berapa ?’ Tukang Soto: “Nasinya dicampur apa dipisah ?” Pelanggan#2: “Pisah” Tukang Soto: “Delapan ribu” Didengar oleh pelanggan lain yang ingin mencoba kalau dibungkus. Posted by Nguping Jakarta at 8:25 PM 30 comments Spesial hari ini, kertas minyak balado. Pramuniaga (sedang kerepotan):"Makan bungkus, mas?" Pria:"Enak aja! (menggerutu) makan nasi... masa disuruh makan bungkus!" Warung Padang di Jakarta, didengar pengunjung yang langsung menyemburkan tehnya. Posted by Nguping Jakarta at 8:23 PM 8 comments Lulusan LSM mana, Pak? Polisi: "Bapak melanggar lampu merah!" Pengemudi: "Iya, Pak..." Polisi: "SIM dan STNK-nya!" Sesaat kemudian, Polisi: saya ini humanis, hukum tapi manis. Bapak salah dan Bapak menyadari jadi saya hukum... tapi manis." Pengemudi: "..." (sambil mengeluarkan dompet) Karawaci, didengar oleh pengemudi yang setengah mati menahan ketawa walau miris. Posted by Nguping Jakarta at 8:18 PM 18 comments 04 September 2009 Kamu pasti jarang diisi pelajaran... Di sebuah kolam renang, Anak kecil: "Hai om!" Cowok: (agak bingung) "Hai juga..." Anak kecil: "Dalem nggak, om?" Cowok: "Dalem..." Anak kecil: "Ooh... diisi air melulu sih ya? Jadinya dalem deh." (ngga jadi nyemplung trus berlalu) Jakarta Barat, didengar oleh pengunjung lain yang langsung ingin masuk ke air untuk mendinginkan kepala. Posted by Nguping Jakarta at 5:44 PM 59 comments Ketahuan deh ngapain aja di Manado... Teman #1: “X, lihat deh nih kipasku. Khas Manado lho” (menyodorkan kipas cendana) Teman #2: “Lha ? Apa bedanya ? Bukannya kalau wangi itu Cendana, itu kan asli dari Kupang NTT bukan Manado.” Teman #1: “Bukan cendananya, bordilannya itu yang khas Manado...” Teman #2: “Ha ? bordir kali!” Perkantoran Kuningan, didengar oleh Teman lain yang membayangkan sedang berada di rumah bordil dan dikipasi oleh penghuninya yang asli Manado. Posted by Nguping Jakarta at 5:39 PM 38 comments Belanjaan lebih penting! Bapak: "Neng, bantuin angkat belanjaannya dong di motor..." Anak perempuan: "Siap pak! Tapi ibu kemana? Bukannya bapak tadi pergi sama ibu ke pasar?" Bapak: "Ada tuh di belakang lagi bayarin parkir," Anak perempuan: "Lha, kan bapak sudah sampai rumah?" Rumah di jakarta, didengar oleh anak perempuan yang langsung buru-buru pergi lagi jemput ibunya yang ketinggalan di pasar. Posted by Nguping Jakarta at 5:36 PM 39 comments Yang penting gaya! ABG gaya selangit ngomong di telepon: “Aahhh serius lo? Masa siiiih? O-EM-JI! O-EM-JI! OOO-EEEM-JIII! OH-MY-JOD!” Carrefour Lebak Bulus, didengar oleh pengunjung lain yang ingin mengadakan tahlilan untuk ABG itu Posted by Nguping Jakarta at 5:35 PM 49 comments Mungkin justru kebanyakan racun di sayuran itu? AE genit: "Ih kalo gue nggak bisa deh boooo... makan sayuran biasa gitu! Gue harus makan sayuran yang or-ga-nik. Soalnya kan bo, sayuran biasa itu banyak kandungan pepsitida nya! Eh... salah ngomong ya gue? Maksudnya, kandungan peptisida! Peptisida kan bahaya banget deh buat tubuh!" Kantin kantor di daerah jakarta selatan, didengar oleh karyawan lain yang ingin merebus sayur pakai Pepsi Posted by Nguping Jakarta at 5:32 PM 9 comments Selama ini dia lah satu-satunya yang mengerti saya *hiks* Sopir Kopaja berhenti, menengok ke belakang lantas bertanya: "Kenek saya mana ya ?" Di depan BI, didengar oleh penumpang yang ingin menepuk-nepuk pundak si supir untuk menghiburnya. Posted by Nguping Jakarta at 5:28 PM 31 comments Pemain bola kok dianggap mencla-mencle... Komentator #1: "Greg Nwakolo dari sayap kiri masih terus kuasai bola, giring bola ke tengah dan tendangan langsung... namun hanya menghasilkan tendangan gawang bagi Pelita." Komentator #2: "Kita lihat memang sedikit kebingungan tampaknya Nwakolo untuk menentukan ke mana harus menendang bola... tentunya ke arah gawang." Komentator #1: "..." Didengar oleh penonton yang ingin melempar sendal ke TV. Posted by Nguping Jakarta at 5:19 PM 37 comments Gak apa-apa sih selama gak keras-keras ngomongnya... Anak: "Ada restoran di Bandung, yang menyajikan makanan di dalem kegelapan total lho, Ma!" Ibu: Buat apa makan gelap-gelap?" Anak: "Soalnya indera pengecapnya jadi lebih maksimal..." Ibu: (memotong) "Oh kayak di film yang di poks kraim, yah!" (suara keras) Anak: "Err... itu fox cri..." Ibu: (memotong) "Kadang di Ha Be O juga ada tuh!" Restoran di Jakarta Barat, di dengar oleh anak yang langsung ingin mengganti remote TV dengan tape belajar grammar. Posted by Nguping Jakarta at 5:13 PM 15 comments Awas kesetrum... Pengawas Psikotes: "Jadi adek-adek, sekarang lembar psikotesnya boleh diisi pake pensil elektrik..." Peserta Psikotes: "Pensil mekanik kali mbak!" Pelatihan psikotes di Jakarta, didengar seluruh peserta yang curiga mbak pengawas bekas tukang tato. Posted by Nguping Jakarta at 5:01 PM 17 comments Ya udah deh, yang adem ayem aja... Tukang Koran: "Koran, koran, koran, koran. Korannya, pak??" Calon Pembeli: "Ada koran yang anget, gak?" Tukang Koran: "Wah, pak, kalo koran anget mah koran yang bekas bungkus martabak" Di Patas 921 Blok M - Kp. Melayu, didengar penumpang yang ingin meloncat keluar jendela bus. [Non-text portions of this message have been removed]
