Renungan akhir minggu....untuk menyadarkan kembali apa tujuan dan makna 
kehidupan kita. Sehingga kita sadar akan hal yg penting dan harus segera 
dilakukan. Dan teladan apa yg harus diambil.

Mohon maaf bila sudah pernah mendapatkan email seperti ini.
Dan mohon maaf bila ada gambar tdk terlihat, karena protokol beberapa milis 
memblock gambar, supaya hemat size dan bandwidth.

Best Regards and Wassalam,




Nugon


Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!



http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/

http://nugon19.multiply.com/journal

--- On Thu, 3/18/10, santy lee <[email protected]> wrote:

From: santy lee <[email protected]>
Subject: Fw: Life Sharing: Berjuang Sampai Akhir (Good True Story)
Date: Thursday, March 18, 2010, 10:11 PM



--- On Thu, 3/18/10, deasy hendrawati <[email protected]> wrote:

From: deasy hendrawati <[email protected]>
Subject: Fw: Life Sharing: Berjuang Sampai Akhir (Good True Story)
Date: Thursday, March 18, 2010, 3:23 PM



----- Forwarded Message ----
From: Susan <[email protected]>
Sent: Thu, March 18, 2010 8:13:00 AM
Subject: FW: Life Sharing: Berjuang Sampai Akhir (Good True Story)





 
 









   

   





From: Yessi
[mailto:[email protected]] 

Sent: 17 Maret 2010 13:31

Subject: Life Sharing: Berjuang Sampai Akhir (Good True Story) 





   



  


 
  
  
  
  
  
  
  
  
  

  Life Sharing dari negeri China 

  

  

  

  

  

  15 Mei 2009. Che Jian, seorang pengemudi truk ditemukan tertimbun
  selama 73 jam tanpa makanan dan minuman. Che Jian berusia 28 tahun. Tubuhnya
  tertimbun di tengah reruntuhan tanpa menyisakan sedikitpun ruang untuk
  bergerak

  

  Seorang tim SAR menemukannya dan berusaha menjaganya tetap sadar dengan
  mengajaknya berbincang..

  

  Tim SAR : hei Bung bertahanlah. .. Kamu bisa, kamu pria yang kuat

  Che Jian : Tenang saja. Aku kuat koq.

  

  Che Jian masih dalam mood yang baik ketika itu

  Che Jian : Wow, setelah ini pasti aku akan memecahkan rekor
  bertahan di papan plastik paling lama

  Tim SAR : Ha3. benar sekali, kau bisa saja..

  

  (sang penyelamat tak sampai hati untuk memberitahu diatasnya ada segunung
  reruntuhan)

  

  Beberapa kali Che Jian berpikir untuk menyerah

  Che Jian : Aku harus kuat, Istriku hamil.. Aku tidak mau anakku
  jadi yatim

  

  Pada pukul 6.12 Am, operasi penyelamatan dimulai, gerakan2 yang timbul akibat
  proses itu makin menyiksa Che Jian

  Tim SAR : Ayolah sedikit lagi, jangan tidur, menyanyilah

  

  Che Jian yang merasa tidak memiliki bakat menyanyi memilih menghitung angka

  

  Che Jian : 1,2,3,4,5,6, 

  

  Tiap kali dia menyebut angka dia merasakan sakit akibat paru2nya yang
  tergencet

  

  2 Jam kemudian, para penyelamat berhasil mengeluarkannya diiringi sorak sorai

  

  Che Jian yang ditandu kemudian mengingat 3 hal :

  "Aku terkubur selama 78 jam"

  "Aku sudah menikah selama setahun"

  "Istriku sedang hamil 3 bulan"

  

  Dan kemudian hanya ada kesunyian dan isak tangis para penyelamat

  

  "Brengsek, jangan menyerah sekarang, kau sudah sampai sejauh ini"

  

  80 jam dengan rasa sakit yang amat sangat, Che Jian merasa terlalu lelah.
  Namun perlu diingat, dia berjuang sampai akhir

  

  Foto asli Chen Jian, yang ga kuat jangan liat 

  

  

  

  A Good Police

  

  

  

  

  12 Mei 2009. beberapa jam sebelum gempa bumi, seorang polisi
  bernama Li Guolin sedang mengadakan pertemuan dengan rekan-rekannya ketika
  seekor anjing polisi masuk dan menarik-narik kaki Li Guolin, mendesaknya
  segera keluar dari ruangan tersebut. Anjing itu menyelamatkan Li Guolin dan 7
  polisi lainnya.. Menyadari apa yang terjadi Li Guolin segera mengayuh
  sepedanya ke sekolah lokal di mana anaknya Li Wangziguo berada saat itu.

  

  Bangunan sekolah dan beberapa bangunan lainnya hancur total, terdengar suara
  tangis murid2 yang terjebak dalam reruntuhan. Sekolah Li Wangziguo terdiri
  dari 5 lantai, namun hanya 3 yang masih dikenali. Li Guolin berteriak panik
  memanggil anaknya... Dalam kepanikannya dia mendengar suara tangisan yang
  tidak asing lagi, suara tangisan Li Wangziquo. Anak itu terkubur cukup dalam
  namun dalam keadaan sadar. Li Guolin tidak dapat menjangkaunya. Tiba-tiba
  seorang ibu memanggilnya dengan putus asa 

  

  "Pak Polisi, tolong, anak saya terkubur di reruntuhan."

  

  Ternyata yang minta tolong tidak hanya satu orang, banyak orang tua yang
  kebingungan bagaimana menolong anak mereka. Sebagai polisi pertama yang tiba
  di tempat kejadian. Li Guolin merasa wajib menolong mereka. Dia berkata pada
  anaknya. 

  

  "Wangziguo, bertahanlah, beranilah, Ayah akan menolong mereka dulu"

  

  Li Guolin segera memberikan instruksi pada semua yang ada di sana

  

  "Tolong yang bisa ditolong, tolong yang terkubur paling dangkal terlebih
  dahulu"

  

  12 Mei 2009 : Li Guolin menghabiskan seluruh waktunya menolong anak2 yang
  bisa diselamatkan

  13 Mei 2009 : Bantuan datang dan mulai menyelamatkan anaknya Li wangziguo

  14 Mei 2009 : Li Wangziguo meninggal setelah sekian lama berjuang 

  Foto penyelamatan Wangziguo, ga tahan jangan liat
  

  

  

  

  

  Kasih Tanpa Batas Seorang Ibu

  

  

  12 Mei 2009 Wen Chuan, salah satu daerah yang paling parah terkena gempa.
  Sukarelawan yang bertugas saat itu menemukan pemandangan yang memilukan

  "Lihat itu, ada seorang wanita di sana "

  Dari balik reruntuhan tampak jenazah seorang wanita, dan ada sesuatu di
  bawahnya, seorang bayi

  

  Ibu itu tampak berlutut dengan sikap sempurnya kepada Tuhan memohon dengan
  sisa2 tenaganya yang terakhir untuk diberi kekuatan melindungi bayinya..
  Tubuhnya tampak seperti berdoa dengan sangat khusuk. Sang anak tidak terluka
  sama sekali

  

  Di bawah selimut bayi itu, para sukarelawan menemukan ponsel dengan sebuah
  tulisan di layarnya

  

  " Anakku tersayang, bila kau hidup, ingatlah ini, mama akan selalu
  mencintaimu"

  

  

  Sang bayi kehilangan ibunya. Tapi dengan seluruh hidupnya, dia akan ingat
  bagaimana cinta seorang ibu adalah cinta terhebat di dunia

  

  

  Foto aslinya 

   
  
  
  
  This email and any
  attachments to it may be confidential and are intended solely for the use of
  the individual to whom it is addressed. Any views or opinions expressed are
  solely those of the author and do not necessarily represent those of PT. JGC
  Indonesia. If you are not the intended recipient of this email, you must
  neither take any action based upon its contents, nor copy or show it to
  anyone. Please contact the sender if you believe you have received this email
  in error. 
  
  
  
    
  
  
  
  Lebih
  bergaul dan terhubung dengan lebih baik. 

  Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! 
  
  
  
    
  
  
 


  









This email is intended only for the use of the individual or
entity to which it is addressed and may contain information that is
confidential and may also be privileged. Any form of unauthorized use or
dissemination is strictly prohibited. If you are not the intended recipient or
if this email is otherwise sent to you in error, you should not disseminate,
distribute or copy this email and you should delete it immediately and notify
us. Thank you.  






 
  UOB EMAIL DISCLAIMERAny person receiving this email and any attachment(s) 
contained,shall treat the information as confidential and not misuse, 
copy,disclose, distribute or retain the information in any way thatamounts to a 
breach of confidentiality. If you are not the intendedrecipient, please delete 
all copies of this email from your computersystem. As the integrity of this 
message cannot be guaranteed,neither UOB nor any

 entity in the UOB Group shall be responsible forthe contents. Any opinion in 
this email may not necessarily representthe opinion of UOB or any entity in the 
UOB Group. 
 


   







      


      


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke