FAQ utk yg menjadi Vegetarian, baik utk jangka waktu lama mau pun sementara, 
karena alasan keagamaan atau alasan kesehatan.

Utk ane pribadi...ini pengalaman pribadi...mengikuti menu Vegetarian dlm jangka 
waktu pendek cukup bermanfaat...tetapi utk jangka panjang kurang baik. 

Menurut saudara ane yg dokter dan mumpuni dlm ilmu kesehatan....tidak mudah 
menjustifikasi apakah Vegetarian itu aman atau tidak. Karena tergantung pula 
dari sistem metabolisme dan terlebih utama lagi masalah pencernaan, terutama 
kondisi enzim pd sistem pencernaannya. Utk orang-orang yg bermasalah pd enzim 
tertentu. ....bisa sangat baik menjadi Vegetarian...tapi juga bisa kurang baik 
utk menjadi Vegetarian.

Utk orang-orang yg mempunyai issue Alergi karena makanan hewani, sangat 
dianjurkan
 mengikuti menu Vegetarian.
 Tetapi utk yg punya issue
 Alergi pd makanan nabati tertentu...harus banyak mengkombinasikan dgn menu 
makan hewani.

Secara fitrah, dari struktur geligi manusia terlihat memang ditakdirkan sebagai 
Omnivora, tetapi dgn porsi makanan nabati jauh lebih tinggi ketimbang porsi 
makanan hewani.


Best Regards and Wassalam,




Nugon

Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!



http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/

http://nugon19.multiply.com/journal


http://www.ivs-online.org/v2/faq.php


FAQ



        
        
          Questions
        
        
 KesehatanApakah Vegetarian menyebabkan kekurangan Vitamin B12 ? Apakah menjadi 
vegetarian akan terkena anemia ? Sayuran atau makanan apa yang mengandung 
protein tinggi?supplemen
calcium merek apa ya yang bisa dikonsumsi oleh orang vegetarian? Karena
di usia saya yang sudah mulai memasuki 40 thn, saya takut terkena
osteoporosis , pingin konsumsi calcium yang dijual di toko-toko
suplemen, tapi saya ragu apakah itu vegetarian atau tidakapakah
orang yang terkena asam urat bisa menjalankan vegetarian? karena
beberapa pantangan makanan penderita asam urat adalah kacang-kacangan.
Darimanakah mereka mendapatkan protein? dan bagaimana cara mereka
menjalankan vegetarian yang seimbang            
        Answers
        
                 
Vitamin
B12 atau Cyano-cobalamine merupakan salah satu vitamin B yang berguna
untuk membentuk sel darah merah, melindungi lapisan myelin yang
membungkus urat saraf, mempengaruhi pertumbuhan dan kesuburan, dan
membantu pencernaan lemak, protein, dan karbohidrat. Walaupun
kelihatannya vitamin ini mempunyai fungsi seabrek, tetapi hanya sedikit
saja jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh yaitu 2,5 - 3,0 mikrogram
perhari. Namun demikian vitamin B12 harus tetap ada dalam tubuh kita.
Memang harus diakui bahwa vitamin B12 banyak terdapat dalam makanan
yang berasal dari hewan seperti hati, ikan, otak, jantung, susu dan
kuning telur. Tapi bukan berarti kebutuhan akan vitamin B12 itu tidak
dapat dipenuhi bagi yang bervegetarian. Bagi lacto ovo atau lacto
vegetarian (yang masih mengkonsumsi susu dan telur), tentu tidak
kesulitan untuk mendapatkan vitamin B12 karena dengan mengkonsumsi susu
dan telur cukup memenuhi kebutuhan vitamin B12 setiap hari. Bagaimana
dengan vegan murni yang tidak mengkonsumsi susu dan telur? Pada tahun
1977, para ahli telah menemukan bahwa vitamin B12 dapat diproduksi oleh
bakteri pada waktu pembuatan tempe dari kacang kedelai. Dalam setiap
100 gr tempe ( 4 potong tempe ukuran 4x 6x1 cm) terdapat ± 4 - 5 mcg
B12 yang telah melebihi kebutuhan sehari. Dalam setiap butir telur
terdapat ± 1 mcg vitamin B12, sedangkan dalam satu gelas susu terdapat
± 1 mcg. Selain itu , sumber vitamin B12 yang lain adalah dari
pertumbuhan bakteri yang terdapat di mulut tenggorokan dan sekitarnya.
Lebih dari 0,5 mcg setiap hari dapat diperoleh dari sumber ini. Karena
itu dianjurkan untuk minum air putih terlebih dahulu setelah bangun
tidur sebelum sikat gigi. Vitamin B12 juga terdapat dalam jumlah yang
kecil pada gandum, kacang kedelai, sayuran hijau dan buah-buahan. Juga
ditemukan sebagai hasil sintesa mikroorganisme di tanah yang melekat di
akar dan batang dari tomat, kangkung, kobis, seledri. Jadi sebenarnya
kita tidak perlu khawatir akan kekurangan vitamin B12. Dengan pola
konsumsi dan pola hidup yang baik maka kekhawatiran akan kekurangan
vitamin B12 tak perlu ada. Perlu diingat , jangan mengkonsumsi vitamin
C dosis tinggi ( paling banyak 0,5 g perhari). Karena Vitamin C dosis
tinggi dapat merusak vitamin B12. 


Tabel sumber Vitamin B12 

1 butir telur 1,0 mcg (microgram) 

1 gelas keju lunak (vegetarian) 1,2 mcg 

1 gelas yoghurt + susu bebas lemak 1,0 mcg 

100 gr tempe 5,0 mcg 

1 gelas susu kacang kedelai yang diperkaya vit.B12 (mis. Bonus) 4,0 mcg 



dr.Lusia Anggraini

Staff ahli IVS
[Back to top]

Penyakit
anemia sebenarnya bukan merupakan suatu penyakit tapi merupakan gejala
suatu penyakit. Anemia berarti menurunnya konsentrasi hemoglobin (Hb)
di dalam darah. Pada pemeriksaan laboratorium dijumpai : 


-Pria : Hb < 14 g/dl, Ht < 41%, jumlah eritrosit < 4,5 juta/ml 

-Wanita : Hb < 12 g/dl, Ht < 37%, jumlah eritrosit < 4 juta/ml . 



Hemoglobin adalah protein yang mengandung zat besi dan melaksanakan
fungsi pengangkutan oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh.
Untuk membentuk butir darah merah, sumsum tulang membutuhkan bahan baku
yang cukup yakni zat besi, asam amino,vitamin B12, asam folat, B2,
B6,vitamin C, E ; mineral ( kobalt dan tembaga ) serta hormon
erythropoeitin. 


Secara umum anemia disebabkan oleh : 

1. Penurunan produksi :

- anemia defisiensi : zat besi, vitamin B12 ( anemia pernisiosa ), asam folat. 

- anemia aplastik : ketidaksanggupan sumsum tulang membentuk darah. 

2. Peningkatan penghancuran : 

- anemia karena perdarahan : maag, haid yang banyak, epistaxis,
infestasi cacing, perdarahan saluran cerna akibat obat analgesik. 
- anemia hemolitik : karena umur eritrosit yang pendek sehingga mudah hancur. 



Jadi bila seseorang menderita anemia maka perlu ditelusuri
penyebabnya dan bukan melulu karena faktor makanan yang kurang. Tubuh
manusia sebenarnya hanya dapat menyerap sedikit zat besi yang dimakan
yakni sekitar 20 % tetapi dapat mendaur ulang zat besi yang didapat
dari hasil penghancuran butir darah merah yang telah mati (umur >
120 hari). Jadi kebutuhan zat besi dari makanan sesungguhnya hanya
sedikit dan dari penelitian diketahui bahwa pada anemia akibat
kekurangan zat besi sebenarnya yang paling menentukan adalah asupan
vitamin C yang dapat membantu usus halus untuk menyerap zat besi dari
makanan untuk masuk ke dalam tubuh. Oleh sebab itu dianjurkan untuk
mengkonsumsi cukup vitamin C pada saat makan atau dapat juga meminum 1
gelas jus jeruk sesudah makan. Secara umum pada vegetarian sebenarnya
tidak ada masalah karena secara umum banyak vitamin C yang dimakan
seperti sayur, buah, kentang, tomat, air jeruk, kubis dll yang akan
mengubah zat besi Ferri menjadi Ferro yang sia! p untuk diserap.
Beberapa hal penting yang perlu diingat adalah menghindari teh, kopi
pada waktu makan dan hanya diperbolehkan minimal > 1 jam sebelum
makan dan juga makanan yang mengandung phytate seperti dedak/sekam dan
cereal utuh. Juga zat fosfat yang ditambahkan dalam minuman ringan, es
krim, manisan dapat mengurangi penyerapan zat besi. Demikian juga
halnya dengan makanan tinggi Kalsium seperti susu tidak boleh diminum
bersamaan dengan makanan. 


Adapun sumber zat besi adalah : sayur hijau ( bayam, daun singkong,
kangkung,daun pepaya dll ), palawija, kuning telur ( lebih tinggi dari
daging ) , buah kering seperti kismis, kacang-kacangan, wijen, cabe
rawit, jamur dll. Kebutuhan sehari : 13 mg pada pria dan 18 mg pada
wanita ( menurut RDA di Amerika ). Di Indonesia disarankan 20 mg
sehari. 


Sumber vitamin B12 yang penting seperti : tempe, telur, susu, rumput laut, 
cereal yang diperkaya, suplemen dari obat. 



Sumber asam folat terutama dalam sayuran yang berwarna hijau. Semua
makanan yang dibutuhkan sebenarnya telah tersedia pada diet vegetarian
sehingga tidak ada alasan kekhawatiran terhadap anemia. Dan hal ini
memang terbukti dari penelitian di dunia di mana tidak terdapat bukti
korelasi yang bermakna antara anemia dengan pola hidup vegetarian. 


Salam, 





dr.Hendry Widjaja. 
[Back to top]

Selama
ini, masih banyak yang beranggapan bahwa sumber protein yang paling
baik adalah sumber hewani. Padahal banyak sekali makanan nabati yang
mengandung protein yang cukup untuk tubuh. Dan keuntungan lain dari
sumber nabati adalah tidak mengandung kolesterol dan sedikit sekali
yang mengandung asam lemak jenuh. 


Makanan yang banyak sumber protein adalah kacang-kacangan terutama
adalah kacang kedelai yang sudah diolah menjadi tempe. Tempe, makanan
yang murah meriah, ternyata mengandung protein tinggi dan asam amino
essential yang lengkap bagi tubuh. Selain itu, banyak makanan nabati
yang bukan golongan kacang-kacangan juga mengandung protein. Contohnya
adalah nasi dan jagung yang kita makan sehari-hari juga mengandung
protein. Walau zat gizi utama nasi adalah karbohidrat, tetapi juga
mengandung protein. 


Jadi jangan takut kekurangan protein bagi vegetarian. Semua ada
dalam makanan nabati dan cukup untuk tubuh. Dengan pengaturan makan
yang baik, anda tak akan kekurangan protein atau zat gizi 
lainnya. 

Salam, Drs.Susianto,MKM
[Back to top]

Kami tidak menganjurkan mengonsumsi suplemen kalsium, tapi makanlah sumber 
kalsium alami sbb:




Salam, Drs.Susianto,MKM
[Back to top]

Hal
ini sering ditanyakan dalam seminar2 vegetarian dari dulu hingga
sekarang. Banyak orang termasuk para medis keliru dan memberikan
pandangan yang salah kepada pasien dan masyarakat luas tentang asam
urat.

 

Diet diberikan kepada pasien dengan kadar asam urat > 7,5 mg/dl.
Makanan yang tinggi purin umumnya meningkatkan ekskresi/pengeluara n
asam urat melalui urin sehingga bisa terbentuk batu asam urat.
Metabolisme purin yang abnormal juga akan meningkatkan kadar asam urat
dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit gout
artritis, sehingga terjadi timbunan kristal garam urat di persendian
dapat menyebabkan peradangan sendi pada lutut dan/atau jari.

 

Kelompok bahan makanan menurut kandungan PURIN dan anjuran makan:

 

Kelompok 1 (DIHINDARI) : Kandungan purin tinggi (100-1000 mg purin/100gr bahan 
makanan ) :

Otak, hati, jantung, ginjal, jeroan, ekstrak daging/kaldu, bebek, ikan sardin, 
kerang

 

Kelompok 2 (DIBATASI) : Kandungan purin sedang (9-100 mg purin/100gr bahan 
makanan) :

Daging, ayam, ikan, udang, daun dan biji melinjo, daun singkong, kangkung, 
bayam, asparagus, kacang tanah, kacang kedelai.

 

Kelompok 3 (DAPAT DIMAKAN) : Kandungan purin rendah (DAPAT DIABAIKAN) :

 Nasi, ubi, singkong, jagung, roti, mie, bihun, tepung beras,
sayuran (kecuali sayuran dalam kelompok 2), buah-buahan, kue kering,
puding/agar2, lemak/minyak, gula. 
 

Jadi tempe dan tahu masih boleh dikonsumsi sebagai sumber protein
vegetarian, asalkan dibatasi yaitu 50 gram (2 potong sedang) sehari.
Disamping itu kacang2an yang lain sebagai sumber protein vegetarian
yang baik masih boleh dikonsumsi seperti : kacang panjang, buncis,
kacang hijau, kacang merah, dll. Jangan takut kurang protein, karena
nasi saja mengandung protein kok........nasi juga mengandung zat besi
lho......

 

Disamping itu, penderita asam urat harus banyak minum air putih (2-3 
liter/hari) dan olah raga.
Salam, Drs.Susianto,MKM
[Back to top]



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke