http://groups.yahoo.com/group/warnaislam/message/7647
Kisah Cinta Sejati

By: agussyafii

Siang tadi saya mendapatkan email dari seorang teman yang menuturkan sebuah 
kisah cinta sejati. Sebuah cerita dari Rumaisha Khairatun Hisan Dalam 
penuturannya dikisahkan sebagai berikut.

'Pagi itu klinik sangat sibuk. Sekitar jam 9.30 seorang pria berusia 70-an 
datang utk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya. Aku menyiapkan berkasnya 
dan memintanya menunggu, sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru dapat 
ditangani setidaknya 1 jam lagi. Sewaktu menunggu, pria tua itu nampak gelisah, 
sebentar-sebentar melirik ke jam tangannya. Aku merasa kasihan. Jadi ketika 
sedang luang aku sempatkan untuk memeriksa lukanya, dan nampaknya cukup baik 
dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru.

Pekerjaan yg tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter aku 
memutuskan untuk melakukannya sendiri. Sambil menangani lukanya, aku bertanya 
apakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru.

Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak ke rumah jompo untuk makan siang 
bersama istrinya, seperti yang dilakukannya sehari-hari.

Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat di sana sejak beberapa waktu dan 
istrinya mengidap penyakit Alzheimer. Lalu kutanya apakah istrinya akan marah 
kalau dia datang terlambat. Dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak lagi dapat 
mengenalinya sejak 5 tahun terakhir. Aku sangat terkejut dan berkata,' Dan 
bapak masih kesana setiap hari walaupun istri bapak sudah tidak kenal lagi?'

Dia tersenyum ketika tangannya menepuk tangan ku sambil berkata, 'Dia memang 
tidak mengenali saya, tapi saya masih mengenali dia kan?'

Aku terus menahan air mata sampai kakek itu pergi, tangan ku masih tetap 
merinding, 'Cinta kasih seperti itulah yang aku mau dalam hidupku.' Cinta 
sesungguhnya tidak bersifat fisik atau romantis.

Cinta sejati adalah menerima apa adanya yang terjadi saat ini, yang sudah 
terjadi, yang akan terjadi, dan yang tidak akan pernah terjadi. Orang yang 
paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik, mereka 
hanya berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki.'

---
'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kami pasangan hidup dan keturunan yang 
menyenangkan hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang yang 
bertaqwa.'( Q.S: Al-Furqaan : 74)

Wassalam,
agussyafii
----
Tulisan ini dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Salam Amalia' (SALMA) Hari 
Ahad, Tanggal 9 Mei 2010 Di Rumah Amalia. Silahkan kirimkan dukungan dan 
partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii2, 
atau http://agussyafii.blogspot.com/,http://www.twitter.com/agussyafii atau sms 
di 087 8777 12 431




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke