Korupsi yang tidak kenal malu Besarnya pungutan liar seputaran para buruh migran
"Jumlah uang suap yang mengalir untuk mengurus dokumen calon buruh migran Indonesia besarnya mencapai Rp 20 40 ribu per dokumen atau berkas " ujar Taufiequrachan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi. Bisa di bayangkan berapa uang yang bereder hasil dari pungutan liar pengurusan dokumen ini yang masuk kocek aparat pemerintah dari daerah sampai pusat. "Kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah" merupakan motto pembenaran bagi sebagian besar aparat pemerintah dalam meluncurkan jurus pungutan liar ini. Calon buruh migran yang umumnya tidak terlalu paham prosedur pengurusan dokumen menjadi santapan empuk para koruptor ini. Tidak peduli apakah yang mengurus dokumen atau berkas tersebut punya uang atau tidak. Mau cepat ya silahkan bayar. selengkapnya di : http://www.iwork-id.org/index.php?action=news.detail&id_news=61

