Sisters and Brothers,

 

In the early 80, I had my on the job training in Sidney for 3 months and I
had a chance to watched how Gordon Wing ( Regional Director for Pacific Rims
Countries, as well as CEO for Australia ) practiced MbWA consistently :

 

1.      He started his day in the office by walking around just to say hello
to everybody, before making a call and receiving a call, as well as doing
his paper work and attending a meeting.
2.      After that from time to time he popped in a different department
randomly to have a more intimate discussion.
3.      Most of the time his office's door are widely open and he always
welcome people to pop in.
4.      At the end of the day, he opened his mini bar in his office and
everybody is welcome to joint the social gathering.

 

Practicing MbWA consistently, he was chosen by The Australian Business
Community as one of Australia Great Leaders.

 

MbWA is not the only one JADUL Management that is still practiced by present
Great Leaders; there is still a lot of other JADUL Management Approach
practiced by present Great Leaders.

 

Most of what they call the newest Management Approach as a matter of fact is
still contain the same Jadul Management Content, but with a different
context as well as different name.

 

Love,

 

 

Harry   

 





 

Our Clients are Our Partners, Our Partners are Our Alliences

 



Josef Harry, PGDip.
Managing Partner 

Harry P. Doyle Consulting
C 4/ 12.A, Comp. Perumahan Taman Aries, Meruya Utara Jakarta Barat 11620 


 <mailto:[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED] 


tel: 
fax: 
mobile: 

 
<http://www.plaxo.com/click_to_call?lang=en&src=jj_signature&To=021%2E585%2E
2955&[EMAIL PROTECTED]> 021.585.2955 
021.584.2069
 
<http://www.plaxo.com/click_to_call?lang=en&src=jj_signature&To=0816%2E87044
5&[EMAIL PROTECTED]> 0816.870445 

 



 
<https://www.plaxo.com/add_me?u=8590880396&src=client_sig_212_1_card_join&in
vite=1<=en> Always have my latest info

 <http://www.plaxo.com/signature?src=client_sig_212_1_card_sig<=en> Want a
signature like this?

 

 

 

 

   

 

  _____  

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of LINA
Sent: 08 Juli 2008 14:24
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: <trainersclub> ARTIKEL : Kembali ke Management by Walking Around
(PortalHR.com)

 

Kembali ke Management by Walking Around

PortalHr.com

Senin, 23 Juni 2008 - 14:18 WIB

Sebuah teknik manajamen "jadul" yang telah lama digantikan oleh teknologi
komunikasi baru (email, chatting) kini mulai dilirik kembali. Sebuah
perusahaan executive coaching di Amerika, ClearRock mencoba mengusung
kembali management by walking around (MBWA) sebagai jawaban bagi perusahaan
yang sedang menghadapi situasi ekonomi yang sulit. 

Greg Gostanian, seorang pengelola-mitra pada ClearRock mengatakan, "MBWA
adalah manajemen yang sejati." Namun, ia buru-buru menegaskan, untuk
mendapatkan manfaat darinya, para manajer harus dilatih bagaimana
mempraktikannya dengan benar. Kuncinya terletak pada kesiapan para pimpinan
perusahaan untuk mendengarkan umpan balik dan pendapat dari karyawan. 

Diingatkan, bisa jadi Anda sebagai pemimpin perusahaan atau jajaran manajer,
tidak setuju dengan masukan dari anak buah. Jika tujuan Anda menerapkan MBWA
hanya untuk menguatkan pendapat yang telah Anda yakini, lebih baik lupakan
saja. Tujuannya harus lebih membuka kejujuran dan kontribusi dari karyawan.
Jangan sampai karyawan merasa hanya boleh bicara yang baik-baik saja. 

Lebih jauh, berikut jurus-jurus lain yang perlu dipraktikkan agar MBWA
berjalan efektif:

1. Lakukanlah oleh diri Anda sendiri, jangan mewakilkan kepada asisten.
Bicaralah dengan setiap karyawan secara individual, satu per satu.

2. Secara khusus, tanyakan pada setiap karyawan bagaimana kabar dan keadaan
mereka, serta apa yang sedang mereka kerjakan.

3. Tumbuhkan pemahaman pada masing-masing orang mengenai peran mereka dalam
proses bisnis, sehingga kontribusi yang mereka berikan akan lebih bermakna.

4. Cari tahu pendapat mereka mengenai kebijakan-kebijakan perusahaan dan dan
hal-hal lain yang bersifat lebih umum berkaitan dengan kantor. 

5. Jangan segan untuk memperlihatkan sisi kemanusiaan Anda --jangan melulu
bicara tentang pekerjaan, tanyakan pada karyawan misalnya tentang anak-anak
mereka. 

6. Jika Anda menemukan seorang karyawan yang kinerjanya tidak bagus atau
melakukan kesalahan, jangan memberikan kritik seketika itu juga. Siapkan
situasi khusus untuk berbicara dengannya. 

7. Penting artinya untuk memberikan penghargaan khusus bagi
kontribusi-kontribusi tertentu yang juga bersifat khusus. Cara dan bentuknya
bisa Anda pikirkan. 

8. Kontribusi karyawan yang memberikan manfaat pada penghematan biaya, waktu
dan hal-hal yang terukur lainnya perlu mendapatkan pengakuan khusus.

 

 

Lina Patuwo

Jakarta

Email:  <mailto:[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED]

Blog: http://linapatuwo. <http://linapatuwo.blogspot.com> blogspot.com 

  

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 8.0.101 / Virus Database: 270.4.5/1537 - Release Date: 7/6/2008
5:26 AM




<<image001.gif>>

Kirim email ke