"Bodoh" adalah kata yang sering kali kita dengar atau ucapkan. Apakah
yang dimaksud dengan bodoh? Apakah memang ada orang yang bodoh? Apakah
anda pernah dikatakan "Bodoh" oleh orang lain atau malah justru ada yang
melekatkan label "Bodoh" kepada orang lain. Kapan kata-kata "Bodoh" itu
terucapkan? Apakah benar bahwa kata-kata "Bodoh" terucapkan ketika ada
seseorang tidak bisa melakukan sesuatu sesuai dengan yang diharapkan? 

 

Pertanyaan saya, ketika seseorang tidak bisa melakukan sesuatu seperti
harapan, apakah kita pernah mencari tahu kenapa ia tidak bisa melakukan
hal tersebut? Jangan-jangan ia tidak bisa melakukan hal tersebut
dikarenakan ia belum tahu bagaimana caranya. Jangan-jangan ia tidak bisa
melakukan hal tersebut dikarenakan ia tidak memiliki keyakinan untuk
mengerjakan hal tersebut. Jika ia diberikan pengetahuan, ketrampilan dan
motivasi untuk mengerjakan hal tersebut, kemungkinan besar ia akan dapat
melakukan sesuai dengan yang diharapkan.

 

Jika setelah diberikan pengetahuan, ketrampilan dan motivasi, ternyata
ia masih juga tidak bisa melakukan sesuatu sesuai dengan harapan, apakah
sekarang kita boleh memberikan label "Bodoh" kepada orang tersebut?
Untuk menjawab ini, saya ingin bertanya lagi, apakah kita sudah mencoba
berbagai cara untuk memasukkan pengetahuan, ketrampilan dan motivasi
kepada diri orang tersebut? Apakah anda pernah membaca kisah Helen
Keller? Seorang gadis tunanetra tetapi mempunyai kemampuan yang sangat
luar biasa. Padahal ketika Helen masih kecil, hampir semua orang pesimis
terhadap masa depan Helen. Tetapi karena usaha gurunya yaitu Mrs.
Sullivan yang tidak mengenal lelah mencoba berbagai macam cara untuk
mengajarkan Helen agar dapat membaca, maka jadilah Helen seperti yang
dikenang saat ini. Seandainya Mrs. Sullivan berhenti mencoba berbagai
cara untuk mengajarkan Helen untuk membaca, maka Helen hanya akan
menjadi gadis buta yang "Bodoh".

 

Dari pemikiran tersebut, dapat dikatakan bahwa "Bodoh" adalah hadiah
buruk yang kita berikan kepada seseorang karena kita sudah tidak mau
lagi mencoba untuk membantunya. Apakah kita pernah menyadari bahwa
pemberian label "Bodoh" akan melukai citra diri seseorang yang akan
membuat hidupnya menjadi lebih sulit lagi. Apakah kita pernah menyadari
bahwa pemberian label "Bodoh" akan membunuh mental seseorang secara
perlahan. 

 

Sekarang kita beralih ke bisnis. Bagaimana anda melihat karyawan atau
bawahan anda? Apakah anda pernah marah dan melontarkan kata-kata "Bodoh"
kepada diri seseorang? Apakah dengan pemberian kata "Bodoh" anda
membantu dia untuk lebih baik untuk bekerja? Yang sebenarnya anda
inginkan adalah agar ia bekerja dengan baik, lalu kenapa kita harus
melukai citra dirinya yang notabene malah akan membuat dia menjadi lebih
buruk lagi dalam bekerja.

 

Pembahasan ini baru seputar kata "Bodoh", padahal dalam hidup ini berapa
banyak kata-kata yang kita gunakan untuk menembak citra diri seseorang,
membuat dia menjadi lumpuh secara mental. Kata-kata negatif seperti
"Kamu orang yang lemah, kamu tidak becus bekerja, kamu orang malas, kamu
orang yang selalu melawan, dsb.", yang masuk sedemikian banyak dalam
diri seseorang bisa membuat seseorang tidak bekerja sesuai harapan. Jika
kita ingin mereka berubah, kita harus membenahi kembali citra diri
mereka. Melepaskan semua belenggu mental mereka, sehingga mereka
merasakan kebebasan dan dapat bekerja dengan optimal.

 

Tanggal 28 Agustus, Omzetter bekerja sama dengan AMA DKI akan
menyelenggarakan acara "Merdeka untuk Menjual !!". Pada acara ini, kami
akan membantu para peserta untuk melepaskan belenggu mental yang
menyebabkan seseorang tidak bisa menjalankan tugas sebagai penjual
dengan baik. Untuk informasi, silakan kunjungi www.omzetter.com
<http://www.omzetter.com/>  atau telp 0815-100-77-232.

 

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda dan bisnis anda.

 

Salam Omzetter,

 

Norman Firman MBA
Sales & Marketing Coach

[EMAIL PROTECTED] 

 

 

 

 

 

Kirim email ke