Menurut saya kalau emang udah punya alokasi khusus untuk investasi, kenapa gak mulai bikin draft pengelolaan resiko dari sebuah investasi, bagaimanapun rumus investasi itu akan tetap sama ; 1. jangan menaruh telur yang anda miliki hanya pada satu keranjang, karena kalau keranjang itu jatuh sudah bisa dipastikan telur2 anda akan ikut pecah semua. 2. Mulailah membuat draft sederhana mengenai dasar pemikiran dan tujuan akhir dari investasi tersebut, alokasikan dana anda dalam persentase lebih besar pada investasi yang berjalan lebih lambat, dan yang lebih kecil nilainya pada investasi yang berjalan cepat / beresiko tinggi. (Head To Second Investment / Business Engagement : Penyiapan back up atas sebuah investasi / bisnis) 3. Dengan begitu anda telah membuat rencana investasi anda akan berjalan dengan baik ketika diterapkan selain itu draft sederhana tersebut dimaksudkan untuk mengelola resiko dari sebuah investasi, " Ingat bahwa Resiko tidak dapat dihindari, tetapi resiko dapat dikelola sehingga berpeluang mendatangkan keuntungan. 4. Karena pergerakan harga yang cenderung menurun, ada baiknya anda mulai melirik investasi / bisnis di bidang derivatif, karena bidang tersebut memiliki sistem transaksi 2 arah, beli - jual saat harga akan naik, atau jual - beli ketika harga akan turun, sehingga anda memiliki kesempatan besar dalam mengembangjkan keuntungan anda dalam keadaan ekonomi seperti apapun.
Selamat mencoba dan semoga sukses Regards, Andrie ----- Pesan Diteruskan ---- Dari: Ronas Pardianto <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected]; [email protected] Terkirim: Jumat, 17 Oktober, 2008 13:24:39 Topik: Balasan: RE: Bisnis_Center@ Re: Investas apa di masa krisis? Info untuk bu Jullie : Bersama-sama Allianz, AXA & ING, AIG berada dalam 5 besar berdasarkan aset global. Pun wilayah cangkupan coveragenya total hampir capai 2/3 seluruh aset global. Bisakah kita bayangkan bila asuransi tersebut alami collapse ? Ketidakpercayaan terhadap lembaga asuransi akan mulai berkembang & akibatnya akan berefek domino terhadap yang lainnya. Khususnya lagi bahwa mereka tidak saja melakukan proteksi di bisnis jiwa namun yang utama & terutama pada bisnis itu sendiri. Berita menariknya adalah bahwa AIG bukan collapse, hanya kesulitan likuiditas karena terkena dampak terhadap Lehman Brother yang bangkrut, Potensi kerugian akibat hal tersebut adalah sebesar US$ 70 Miliar dari total Aset senilai US$ 1,2 Triliun. Namun yang menariknya, berita di pasar A.S. dengan yang di Indonesia mengapa jadi bias yach ??? "U.S. Government to bail-out AIG in liquidities" , di sini jadi kata2 "Bangkrut" ? ... Salah satu yang harus dipegang oleh para agen asuransi jiwa berdasarkan ketentuan AAJI adalah : "Memberi informasi yang benar agar tidak memberi gambaran yang menyesatkan" . Sama halnya saat ada informasi bahwa salah satu perusahaan asuransi jiwa asing akan lakukan akuisisi terhadap AIG Life dan AIA Indonesia ? Dimana diinformasikan oleh agen dari kompetitor tsb, tidak serta merta saya langsung percaya. Hal yang kulalukan adalah menghubungi pihak AIG. Ternyata gambaran tersebut adalah menyesatkan & betapa kecewanya saya saat kembali menghubungi agen tsb, ternyata hanya dijwb 2 hal yaitu : "Rumors" & "Katanya" ??? Bagaimana mungkin seorang Financial Consultant yang notabene adalah Penasehat Asuransi dapat berkata2 seperti itu ? Bukankah ia seharusnya mengerti betul tentang industri keuangan ? bahkan tidak saja industri asuransi sbg sub-sektor keuangan, namun kesemuanya bukan ? Bila alasannya adalah minta mohon atas pengertian saya karena ia bekerja part-timer, saya malah semakin kecewa. Karena ternyata selain salah memilih agen yang tidak mengerti & mengikuti apa yang terjadi di industri keuangan, ternyata saya hanyalah dinomer 2 kan karena yang utama baginya adalah klien di kantornya yang pertama. Kekecewaan ini akhirnya kusampaikan oleh pihak AAJI & hingga kini saya senang karena terus-menerus keep-in-touch dgn pihak Asosiasinya. Dengan demikian saya tidak lagi akan salah memilih agen. Mudah-mudahan bermanfaat untuk ibu. Jullie <gamestime2000@ hotmail.com> wrote: mau nanya ama pak adji... terus terang skrg saya kuatir dengan investasi saya di prudential ato di unitlink + asuransi yang lain. Saya punya bbrp produk dari berbagai asuransi. mau keluar, posisi saya udah di tengah2, udah thn ke 3-6. kalo di itung2 secara nilai tunai, udah pasti mines. apalagi nilai unit link thn ini rontok lebih 30%. belom lagi di amerika berita AIG bangkrut dan musti di tolong ama pemerintah USA. terus salah satu asuransi di jepang, baru2 ini juga bangkrut. Memang selama ini belom terdengar isu2 bank back up prudential kena masalah. Tapi fortis aja seret duit. Dan mnrt bbrp analisa keuangan, bbrp bank di eropa akan mengalami krisis liquiditas. saya cuma berharap prudential masih exist. benar, pada saat krisis, masuklah asuransi, paling nga kalo terjadi apa2 dengan kita, anak cucu masih dpt sesuatu. Cuma kalo melihat kondisi ekonomi dunia skrg, apakah nilai tunai yang di janjikan bbrp perusahaan asuransi, masih bisa kita harapkan?? kita hanya bisa mengandalkan UP aja. Itu resikonya juga besar, krn perus asuransi itu nga boleh bangkrut. Ato kalo bangkrut, seseorang musti menolongnya. Mungkin akan terjadi merger antar bbrp perus asuransi. Saya nga tau apa yang akan terjadi..... bbrp analis memperkirakan, masa bull udah habis, skrg kita akah memasuki masa bear. dan bear skrg akan memakan wkt lebih lama. mungkin sekitar 10-20thn. bayangin kalo investasi unitlink kita terus berguguran sampe 10 thn ke depan.... padahal bbrp orang dari kita, berharap return unitlink di pake buat pensiun. lha kalo hasilnya terus menerus minus, gimana mau pensiun??? buat para pakar, ayoo di kupas habiss.... brain storming :-) daripada saya mikir sendirian, kan lebih enak discuss bareng2 :-) di tunggu yaaa.... rgds ________________________________ To: Bisnis_Center@ yahoogroups. com From: [EMAIL PROTECTED] com Date: Tue, 14 Oct 2008 18:24:56 -0700 Subject: Re: Bisnis_Center@ Re: Investas apa di masa krisis? Memang agent Pru......... .GA Ada Mati Nye...... . --- On Tue, 10/14/08, adji ekawarman <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote: From: adji ekawarman <[EMAIL PROTECTED] co.id> Subject: Bisnis_Center@ Re: Investas apa di masa krisis? To: [EMAIL PROTECTED] ps.com, mitra-bisnis@ yahoogroups. com, pialang-efek@ yahoogroups. com, [EMAIL PROTECTED] com, Bisnis_Center@ yahoogroups. com, [EMAIL PROTECTED] ps.com Date: Tuesday, October 14, 2008, 8:22 AM menurut saya, yang paling tepat adalah berinvestasi di Prudential.. ! mungkin banyak yg bertanya-tanya. . itu kan asuransi..?? ya betul.. Prudential adalah perusahaan asuransi DAN INVESTASI.. selain asuransi itu sendiri adalah investasi, tapi produk Prudential juga ada yg berupa investasi UNIT LINK, yg kalau secara mudahnya bisa disamakan dengan DANAREKSA.. pada saat index saham berguguran, disitulah saat yg tepat berinvestasi di unit link Prudential.. ! tapi mengapa harus Prudential.. ? kan ada yang lainnya..? berbasis pada industri asuransi, maka pada investasi ini para nasabah pun DILINDUNGI dengan asuransi jiwa..! sehingga ahli waris anda tetap dapat mendapatkan manfaat jika terjadi halangan tetap pada diri anda.. ingin keterangan lebih jelas..? silahkan menghubungi kami di : [EMAIL PROTECTED] co.id segera..! salam investasi..! adji kami juga mengajak anda yang tertarik menjadi financial advisor/ merketing di Prudential.. --------- Posted by: "Dadang Suhendar" [EMAIL PROTECTED] com dadang71 Mon Oct 13, 2008 8:26 pm (PDT) Resesi Ekonomi Indonesia Tinggal Menghitung Waktu Apa Yang Harus Anda Lakukan Untuk Bisa Bertahan Hidup? Tanggal 16 September 2008, resesi ekonomi melanda Amerika. Resesi yang terjadi ini merupakan resesi terburuk semenjak 11 September 2001. Index Dow Jones melemah ditutup melemah 504.48 poin, melemah 4.42%. Lehman Brothers bank investasi terbesar ke 4 di dunia bangkrut. Merrill Lynch, bank brokerage yang berusia lebih dari 101 tahun akhirnya diakusisi juga oleh Bank of America setelah berjuang keras untuk menutupi dan membersihkan kredit-kredit macetnya. Lalu diikuti oleh kabar dari American International Group (AIG), salah satu perusahaan asuransi terbesar dunia, yang kemungkinan harus menghadapi masalah serupa. Saham AIG bahkan anjlok hingga 60,8%. Hewleet�]Packard juga menyatakan akan merumahkan sekitar 24.600 karyawannya demi menghemat biaya tahunan perusahaan. Sementara pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin (15/9/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam 84,808 poin (4,7%) menjadi 1.719,254, yang merupakan level terendah sejak 24 November 2006. -------cut-- ------- ________________________________ See how Windows Mobile brings your life together—at home, work, or on the go. See Now ____________ _________ _________ _________ _________ __ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail. yahoo.com ____________ _________ _________ _________ _________ __ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail. yahoo.com __________________________________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com

