Kalau menurut saya, kenapa nggak langsung dibagi aja proporsional (misal 50-50 atau 60-40) semua revenue dan expense nya ... tapi tentu saja yang paling penting adalah kepercayaan dan keterbukaan antara pihak-pihak yang bekerjsama. Maaf kalo saran saya klise ... tapi itu sich menurut saya adalah cara yang paling praktis. Salam, Grace
--- On Fri, 12/5/08, anyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: anyo <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: BC @ advice agar gak ribut tuh nantinya ... To: [email protected] Date: Friday, December 5, 2008, 1:50 PM Pergantian hari seperti ini yang sya tahu adalah cocok dipakai di manajemen warung Indomie.. Dimana jangka waktunya 30 hari dan setiap pergantian shift sebelumnya harus mengisi barang modal misalnya dia harus mengisi kembali berapa dus mie n telur dll , seterusnya.. dan ini dimungkinkan share shift dengan banyak orang Rgds Bangun Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT From: "Ch @ Bisnis_Center" Date: Fri, 5 Dec 2008 13:10:49 +0700 To: BC<bisnis_center@ yahoogroups. com> Subject: BC @ advice agar gak ribut tuh nantinya ... Dear fellow... , Mungkin ada rekan yang punya pengalaman, minta advice ya, http://www.kaskus. us/showthread. php?p=56693324# post56693324 Rekan saya punya space untuk usaha warnet, ybs offer kerjasama profit sbb: 7 Hari untuk yang punya tempat, berikutnya 7 hari untuk yang punya PC namun, ada responsnya malah ribet: "Apa gak ribut tuh nantinya ... Trus biaya operasionalnya gimana pembagiannya ? Dibagi 2 ? taruh aja gini, pas 7 hari yang punya tempat kebetulan cuaca bagus, tanggal muda, pelanggan banyak yang datang 7 hari berikutnya dah mulai tanggal tua, kebetulan hujaaan melulu, warnetnya sepi kalau sekali-dua kali mgkn gak papa, ntar kalau kebetulan berkali2 ntar jadi masalah lho bro..... @ts: coba pikir ulang model sharing profitnya bro Salute, Ch |> Bisnis_Center@ yahoogroups. com <YM : BroerCharlie> ^

