Profil Benny Likumahua Siapa yang tak kenal Benny Likumahua? Pemusik serba bisa ia main trombone, flute, saxophone dan bass. Putra berdarah Maluku itu lahir di Kediri 18 Juni 1946 dan mengenal musik dari Ibunya. Sejak remaja ia belajar not balok secara otodidak. Awalnya dia memainkan bongo kemudian ia mengganti instrumennya dengan bass sebagai alat musik utamanya. Ketika Benny mulai tertarik dengan musik jazz, dia mengganti instrumennya dengan klarinet, kemudian saxofone dan sesekali meniup trombon.
Kiprah Benny tak hanya di kenal di Indonesia, namanya berkibar di beberapa mancanegara. Ia berpartisipasi dalam berbagai festival jazz bergengsi. Sebut saja The Singapore Jazz Festival, The North Sea Jazz Festival, The Asean Jazz Fectival, Malaysia Jazz Festival, The International Dixi Land Festival, dan masih banyak lagi. Perjalanan karir musiknya yang panjang itu, kini membuahkan hasil. Ia sudah mewariskan banyak "anak didik", diantaranya adalah Barry Likumahua (anak kandungnya sendiri) dan Danis Junio yang berguru saxofon padanya. Nanti dalam Jazz Concert Continuously 7 Februari 2009 Pk. 19:30, di Balai Kartini, Jakarta, Benny akan tampil bersama dengan 2 anak didiknya itu. Inilah sebuah ajang pembuktian bahwa: "Musik akan terus berlanjut. Ada lintas generasi, ada sebuah kesinambungan. Sejarah sudah menanti"

