Memasuki usia lanjut, daya tahan dan kemampuan tubuh berangsur menurun. Setelah 
melewati  masa “keemasan” pada usia 20-an dan semakin matang secara emosional 
pada usia 30-an, pada usia 40-an seseorang akan merasakan bahwa pelan-pelan ia 
mulai menua.
Ia akan melihat bahwa perutnya tidak lagi sanggup mencerna jenis-jenis makanan 
tertentu sebagaimana biasanya. Memang, seiring dengan bertambah usia, perut 
akan semakin sedikit memproduksi enzim pencernaan dan sekresi-sekresi lainnya, 
sehingga tubuh tidak lagi mencerna dan menyerap zat-zat makanan semudah pada 
usia yang lebih muda.
Sebelum dimanfaatkan sebagai energi dan untuk pertumbuhan, zat-zat makanan 
dicerna tubuh dalam dua tahap. Pertama, makanan yang dikunyah dalam mulut akan 
memasuki lambung secara perlahan-lahan. Di dalam lambung terdapat enzim-enzim 
yang siap membantu proses pencernaan, yaitu amilase, lipase dan protease. 
Ketiga enzim tersebut mempunyai fungsi dan tugas yang berlainan.
Amilase berfungsi mengubah zat pati atau hidrat arang (nasi, roti, mi) menjadi 
energi. Zat pati atau hidrat arang menghasilkan  energi yang diperlukan  oleh 
tubuh. Lipase berfungsi untuk mencerna zat lemak, baik nabati maupun hewani. 
Sedangkan protease berfungsi mencerna protein yang sangat dibutuhkan untuk 
membangun sel-sel tubuh.
Setelah dicerna dalam lambung, makanan selanjutnya memasuki usus kecil untuk 
menghadapi proses pencernaan tahap kedua. Zat lemak yang belum tercerna dengan 
sempurna oleh lambung, akan dicerna sekali lagi dengan bantuan asam empedu 
(asam desoksikolat). Seluruh zat-zat makanan yang selesai dicerna selanjutnya 
akan didistribusikan  ke seluruh bagian tubuh yang memerlukannya melalui 
pembuluh-pembuluh darah kecil. 
Beberapa hal yang dapat dilakukan para lanjut usia untuk mencegah dan 
menghindar dari gangguan pencernaan, yaitu makanlah lebih sedikit. Sesuaikan 
dengan kebutuhan dan aturlah sehingga jarak makan yang satu dengan yang 
berikutnya sedikit lebih lama.
Hindari makanan-makanan yang berat. Jika anda makan daging, makanlah 
daging-daging yang lebih lembut. Semakin bertambah usia seseorang, pasokan 
darah ke usus kecil sedikit menurun, sehingga tubuh akan “terkejut” jika 
makanan dikirim dalam jumlah besar dan secara tiba-tiba.Konsumsilah makanan 
yang kadar seratnya tinggi, seperti gandum, tepung beras, buah-buahan dan 
sayur-sayuran. Jangan lupa untuk minum air 8 gelas air sehari. (ACA/ Kompas, 
15/10/2008).

Pormadi S
DKI Jakarta
Http://bisnis-porbje.blogspot.com
http://pormadi.wordpress.com


      New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke