--- In [EMAIL PROTECTED], "halimchow" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
----- Original Message -----
From: halimchow
To: Inti-net
Cc: Propinsi Babel
Sent: Tuesday, May 08, 2007 11:01 AM
Subject: Analis Singapura: Rupiah Tunggu Reaksi Pasar
Analis Singapura: Rupiah Tunggu Reaksi Pasar
Batam (ANTARA) - Analisis keuangan dari Singapura memprediksi rupiah
di pekan ini berada di kisaran 8.800 per dolar AS dan bisa melemah ke
level 8.900 atau 9.000 bila pasar bereaksi negatif terhadap perombakan
kabinet yang diumumkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin sore.
Investor dan analis keuangan akan menahan rupiah untuk menguat
sementara, tetapi reaksi pasar terhadap pergantian kabinet harus
diperhitungkan, ujar analis senior Thompson Financial Singapura
Mohktar Hasan kepada Radio Singapura Internasional
Jika Bank Indonesia tidak mengintervensi, mungkin rupiah akan bisa
menembus level 8.720 dan bila pasar bereaksi negatif terhadap
perombakan kabinet, dalam pekan ini akan kembali ke level 8.900 atau
9.000, ujar Mohktar.
Di awal tahun, katanya, rupiah menguat dengan baik sekali yakni 8.840
atau 8.860 seiring dengan melemahnya nilai dolar AS yang diperkirakan
akan berlangsung lama, namun penguatan pada rupiah berpotensi tertahan
bila pasar bereaksi negatif terhadap pergantian kabinet.
Sejak beberapa bulan rupiah seperti juga seluruh mata uang di Asia
Tenggara menguat karena perekonomian AS sedang melambat sehingga para
investor mengalirkan dananya (carry trade) ke pasar atau negara yang
menawarkan suku bunga yang tinggi.
Modal yang mengalir ke pasar bursa dan obligasi di Asia mengakibatkan
ringgit Malaysia melonjak sampai 3,4140 sedangkan rupiah melonjak
sampai 8.865 per satu dollar Amerika.
Kuatnya aliran modal dari luar negeri, kata Mohktar, membuat
keprihatinan sementara pihak mengenai pergantian kabinet di Indonesia
yang tidak mempengaruhi perkembangan rupiah di hari Senin.
Dengan posisi rupiah hingga hari pertama pekan ini dan dari data
ekonomi bahwa angka inflasi di Indonesia tidak menekan pertumbuhan
ekonomi, maka ada kemungkinan Bank Indonesia akan menurunkan suku
bunga sampai 50 basis poin dari 9,25 menjadi 8,75 persen karena April
tidak memangkas suku bunga.
Menurut Mohktar, dengan indikasi itu, maka pemilik modal akan lebih
untung membeli rupiah.
Dengan pemotongan suku bunga, investor makin percaya diri untuk
menanamkan modalnya di Indonesia terutama di pasar saham dan pasar
utang (obligasi).(*)
[Non-text portions of this message have been removed]
--- End forwarded message ---
Mari bertukar informasi soal bisnis !
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bizznet/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bizznet/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/