jawapos,Sabtu, 02 Apr 2005,
Ambisi Membalik Jarum Sejarah
Bologna v Inter
KONSENTRASI skuad Inter Milan menjelang lawatan ke
Stadion Renato Dall�Arra dini hari nanti WIB mulai
terbelah. Di satu sisi, mereka harus tampil maksimal
saat menghadapi tuan rumah Bologna dalam lanjutan
kompetisi Seri A demi mengamankan jalur bertahan di
zona Champions. Tapi, di sisi lain allenatore Roberto
Mancini dan pasukannya harus mempersiapkan diri
menghadapi laga klasik menghadapi rival sekotanya, AC
Milan, pada first leg babak 16 besar Liga Champions
Rabu pekan depan.
Kedua misi itu tidak bakal memusingkan Mancini andai
Inter memiliki amunisi yang komplet. Kenyataannya,
mantan pelatih Lazio itu harus menghadapi kenyataan
bahwa banyak pilarnya yang terhadang masalah. Terutama
di lini depan menyusul cedera yang menimpa Adriano dan
Christian Vieri.
Begitu juga di lapangan tengah, Alvaro Recoba dan
Dejan Stankovic menghadapi problem yang sama. Padahal,
selama ini kinerja Nerrazurri sangat bergantung kepada
para pemain itu. Persoalan bertambah pelik karena stok
pemain yang ada juga tak sepenuhnya bugar.
Ivan Ramiro Cordoba (Kolombia) Javier Zanetti
(Argentina), yang turun di kancah kualifikasi Piala
Dunia 2006, baru tiba di Italia pagi kemarin. Dalam
kondisi yang masih lelah, keduanya tak bisa mengikuti
sesi latihan. Keduanya juga diragukan bisa tampil
maksimal.
"Kondisinya serba sulit. Tapi, saya tetap meminta para
pemain untuk berkonsentrasi menghadapi Bologna dan
menyuguhkan permainan terbaik. Anggap saja
pertandingan ini sebagai sarana pemanasan menjelang
laga lawan Milan," kata Mancini. Meremehkan? Bisa
jadi.
Sejarah berbicara, dalam kondisi apapun, Bologna
selalu kesulitan menaklukkan Nerrazurri. Lihat saja
data statistik dalam 6 pertemuan terakhir kedua tim:
Bologna tak pernah menang! Fakta itu diperkuat bahwa
Inter belum pernah kalah dalam laga away sepanjang
musim ini.
Namun, perlu dicatat pula, ambisi Bologna kali ini
juga tengah meletup. Ini tak lepas dari target
menembus zona UEFA yang dicanangkan skuad asuhan Carlo
Mazzone itu. Target tersebut bukan mustahil
diwujudkan. Hingga pekan ke-29 Bologna masih mampu
bertahan di peringkat ke-7.
Satu problem yang harus dituntaskan Mazzone jika ingin
mengakhiri rekor tak pernah menang atas Nerrazurri
sejak 2002 lalu adalah segera mencari pemain pengganti
posisi Leonardo Colluci dan Federico Giunti. Keduanya
tak bisa tampil karena akumulasi kartu. "Putaran
pertama lalu, kami bisa menahan Inter di kandangnya.
Padahal, ketika itu mereka masih diperkuat Adriano.
Sekarang Adriano absen, tentu, ancaman di lini
pertahanan juga sedikit berkurang,"papar Mazzone.
(bas)
Perkiraan Pemain
Bologna (3-4-2-1): 1-Pagliuca (g); 17-Juarez,
20-Torrisi, 3-Gamberini; 32-Capuano, 13-Loviso,
4-Amoroso, 11-Bellucci; 10-Locatelli, 18-Meghni;
15-Cipriani. Pelatih : Carlo Mazzone
Inter (4-4-2): 1-Toldo (g); 4-J. Zanetti, 2-Cordoba,
11-Mihajlovic, 16-Favalli;7-Van der Meyde,
19-Cambiasso, 14-Veron, 18-Kily Gonzalez; 9-Cruz,
30-Martins. Pelatih: Roberto Mancini
Head-to-Head :
12-01-2005 Bologna-Inter 1-3 (Coppa Italia)
10-11-2004 Inter-Bologna 2-2 (Seri A)
18-04-2004 Inter-Bologna 4-2 (Seri A)
14-12-2003 Bologna-Inter 0-2 (Seri A)
08-03-2003 Bologna-Inter 1-2 (Seri A)
27-10-2002 Inter-Bologna 2-0 (Seri A)
=====
Dendam Barisan Sakit Hati
Fiorentina v Juventus
FIRENZE - Jalan terjal menghadang upaya Juventus untuk
menggusur posisi AC Milan dari puncak klasemen Seri A.
Tim polesan Fabio Capello itu harus melakoni laga away
yang cukup berat dari sisi teknis maupun psikologis.
"Ya, ini memang laga yang sangat spesial bagi kedua
tim dan kedua suporter. Ini akan menjadi laga penuh
emosi. Kami tetap harus memenangkan laga ini," kata
Gianluca Zambrotta, bek Juventus.
Kala bertandang ke Artemio Franchi dini hari nanti
WIB, secara teknis Juventus harus meladeni perlawanan
spartan tanpa kenal kata menyerah dari pasukan La
Viola Fiorentina. Sedangkan dari sisi psikologis,
Juventus harus menghadapi perlawanan dari mantan
pemainnya yang kini menjadi barisan sakit hati di
skuad La Viola. Inilah yang menjadi tantangan berat
dalam menjaga persaingan dengan AC Milan yang dalam
laga lainnya diprediksi menang atas Brescia di San
Siro.
Khusus untuk Zambrotta, dia punya beban moral dalam
laga ini. Pemain berposisi bek sayap ini kembali
bertemu dengan Dino Zoff, arsitek La Viola yang juga
salah satu legenda Juventus. Mantan kiper Timnas
Italia itu punya andil besar dalam melambungkan karir
Zambrotta di kancah internasional saat Zoff masih
memegang kendali timnas di Euro 2000 lalu.
"Zoff yang mengorbitkanku pertama kali bersama
Azzurri. Dia sangat berperan dalam perjalanan karirku.
Tentu saya sangat berat menghadapinya kembali," tutut
Zambrotta. "Tapi, saya harus mengesampingkan perasaan
itu meski saya sangat hormat dan berhutang budi
kepadanya. Saya percaya, Fiorentina bisa selamat di
tangan Zoff."
Menjelang laga kali ini, markas Juventus sempat gempar
dengan pernyataan gelandang asal Brazil, Emerson, yang
tiba-tiba melontarkan keinginannya untuk bergabung
Real Madrid. Meski hanya sebatas pernyataan, kondisi
itu diyakini bisa mengganggu harmonisasi tim.
Selain itu, Capello juga dihadapkan pada absennya
gelandang Ruben Olivera yang terkena kartu merah saat
menghadapi Chievo dua pekan lalu. Sementara Oliver
Kapo kondisinya diragukan akibat cedera otot. Kapo
adalah pemain yang mencetak satu gol kemenangan ke
gawang Fiorentina, November lalu.
Yang melegakan, meski sederet persoalan sempat melanda
Juventus, soliditas lini pertahanan Bianconeri bisa
disebut yang terbaik di kancah Seri A. Dalam lima laga
terakhir, Juventus baru kebobolan satu gol. Lini
belakang Juventus dini hari nanti WIB dipastikan
bertambah solid menyusul perpanjangan kontrak yang
diberikan manajemen kepada kiper Gianluigi Buffon
hingga 2008 mendatang.
Dendam Maresca
Ada tiga nama mantan pemain Juventus yang kini
berkostum Fiorentina. Mereka adalah Enzo Maresca,
Giorgio Chiellini, dan Fabrizio Miccoli. Tapi, untuk
laga nanti, hanya Maresca dan Chiellini yang bisa
tampil. Miccoli dipastikan absen karena cedera.
"Saya dulu begitu bahagia bersama Juventus. Dan saya
pikir, saya bisa memberikan kontribusi buat tim itu,"
kenang Maresca. "Tapi, kekecewaan kemudian muncul
setelah mereka mendepakku. Saya ingin berbuat sesuatu
untuk bisa mempermalukan mereka besok (dini hari nanti
WIB),"ujar mantan gelandang timnas itu.
Hanya saja, dendam Maresca rasanya sulit dilampiaskan
karena La Viola tengah menghadapi krisis di barisan
depan menyusul absennya striker Valeri Bojinov akibat
cedera paha. Sementara gelandang Christian Obodo dan
bek William Viali juga absen karena akumulasi. (bas)
Prakiraan Pemain :
Fiorentina (4-4-2): 1-Cejas (g); 25-Maggio,
21-Ujfalusi, 3-Dainelli, 4-Chiellini; 8-Ariatti,
16-Donadel, 14-Maresca, 15-Jorgensen;
20-Rigan��0-Pazzini. Pelatih : Dino Zoff
Juventus (4-4-2): 1-Buffon (g); 27-Zebina, 21-Thuram,
28-Cannavaro, 19-Zambrotta; 16-Camoranesi, 8-Emerson,
3-Tacchinardi, 11-Nedved; 9-Ibrahimovic, 10-Del Piero.
Pelatih : Fabio Capello
Head-to-Head :
10-11-2004 Juventus-Fiorentina 1-0 (Seri A)
=======
Berjuang tanpa Stam-Kaka
Kondisi Nesta Juga Meragukan
KALAU poin AC Milan dan Juventus terus beriringan
hingga akhir musim nanti, penyandang gelar scudetto
harus ditentukan melalui laga play-off di tempat
netral. Sebagai juara bertahan, Milan tentu tak ingin
mahkota mereka direnggut Juventus dengan cara yang
tragis.
Karena itu, mau tidak mau, Milan harus berusaha keras
untuk memenangi laga sisa musim ini. Termasuk, saat
menjamu Brescia di San Siro dini hari nanti WIB.
Kemenangan saja tak cukup. Milan juga harus memforsir
kemenangan dengan skor meyakinkan karena skuad asuhan
Carlo Ancelotti itu hanya terpaut beda gol yang tipis
dengan Juventus.
"Ini situasi yang tak mudah. Kami harus konsisten dan
fokus di setiap pertandingan. Hasil di setiap laga
bakal menentukan langkah kita menuju tangga juara,"
kata Cafu, bek sayap Milan. "Menurut opiniku,
persaingan kini memang hanya tinggal dengan Juventus.
Kami bisa terus bertahan di puncak hingga akhir musim
jika terus konsisten dan tidak memandang remeh lawan,"
imbuhnya.
Soal Brescia, Cafu mengingatkan rekan-rekannya. Tim
polesan Alberto Cavasin itu pernah menahan imbang
Milan pada putaran I lalu. Terlebih lagi, kondisi
fisik mayoritas pemain Rossoneri juga telah terkuras
setelah membela timnas masing-masing dalam ajang
kualifikasi piala dunia. Tugas Carlo Ancelotti juga
semakin berat karena sederet pilar dipastikan absen
lantaran skors dan cedera.
Di lini pertahanan, Jaap Stam harus absen akibat
akumulasi. Sedangkan partnernya, Alessandro Nesta,
mengalami cedera engkel. Milan juga menghadapi masalah
di lapangan tengah menyusul absennya Kaka yang juga
terkena akumulasi kartu. Untuk lini depan, Ancelotti
tinggal berharap pada duet Hernan Crespo dan Jon Dahl
Tomasson. Filippo Inzaghi yang diharapkan bisa tampil
ternyata masih belum mendapatkan rekomendasi tim
medis. "Sebetulnya, semua berjalan baik-baik saja. Tak
ada sesuatu yang serius untuk dilaporkan. Pada
pertandingan melawan Inter Milan pekan depan (babak 16
besar Liga Champions), saya yakin bisa tampil," ungkap
Inzaghi.
Di Biagio Siap Tampil
Sebaliknya, kubu Brescia siap tampil dengan kondisi
lebih bugar karena memang tak banyak pemainnya yang
dipanggil timnas. Brescia juga mendapat tambahan
amunisi menyusul kembalinya gelandang Daniele Berretta
dan striker Giuseppe Sculli. Pemain senior Luigi Di
Biagio pun sudah bisa tampil setelah pulih dari
cedera.
Kehadiran mereka diharapkan bisa mengangkat permainan
Brescia yang baru memetik satu kemenangan dalam lima
laga terakhir, sekaligus mengangkat posisi Rondinelli
--julukan Brescia-- yang kini masih terseok-seok di
posisi 19 klasemen sementara. "Motivasi para pemain
sangat tinggi untuk bisa bertahan musim depan. Saya
berharap motivasi itu bisa membantu kami saat
menghadapi Milan besok (dini hari nanti)," harap
Cavasin. (bas)
Perkiraan Pemain :
Milan (4-3-1-2): 1-Dida (g); 2-Cafu, 3-Maldini,
5-Costacurta, 4-Kaladze; 8-Gattuso, 21-Pirlo,
20-Seedorf; 10-Rui Costa; 11-Crespo, 15-Tomasson.
Pelatih : Carlo Ancelotti
Brescia (3-5-2): 1-Castellazzi (g); 2-Martinez, 32-Di
Biagio, 6-Zoboli; 33-Wome, 3-Stankevicius,
7-Milanetto, 24-Berretta, 9-Sculli; 29-Caracciolo,
40-Mannini. Pelatih : Alberto Cavasin
Head-to-Head :
10-11-2004 Brescia-Milan 0-0 (Seri A)
16-05-2004 Milan-Brescia 4-2 (Seri A)
18-01-2004 Brescia-Milan 0-1 (Seri A)
10-05-2003 Brescia-Milan 1-0 (Seri A)
22-12-2002 Milan-Brescia 0-0 (Seri A)
=======
Kaki Sheva Sudah Gatal tapi?
KETIKA AC Milan melawat ke markas AS Roma dua pekan
lalu, tifosi Rossoneri berharap bomber kesayangan
mereka, Andriy "Sheva" Shevchenko bisa diturunkan.
Sebab, cedera tulang pipi yang dialami saat menghadapi
Cagliari, 20 Februari lalu, kabarnya sudah mulai
membaik. Aksi-aksi Sheva bisa menjadi garansi untuk
mengamankan jalur scudetto.
Sayangnya, harapan tifosi Milan belum bisa terwujud.
Tim medis Milan tak mau mengambil risiko. Mereka
meminta allenatore Carlo Ancelotti menunda dulu
keinginannya untuk menurunkan Sheva meskipun hanya
sebagai pengganti.
Nah, bagaimana dengan laga dini hari nanti WIB?
Akankah Sheva masih terus disimpan? Untuk kali ini,
tifosi bisa tersenyum lega. Seperti halnya pendukung
Milan yang tak sabar melihat kembali aksi Sheva,
peraih gelar Pemain Terbaik Eropa 2004 itu juga sudah
gatal menunggu kesempatan bermain.
"Waktunya sudah tiba untukku untuk kembali dimainkan.
Saya tak ingin tifosi melupakan saya karena terlalu
lama absen,"cetus Sheva.
"Timku telah melakukan pekerjaan yang luar biasa .
Mereka telah menunjukkan spirit tim. Saya tak bisa
meminta lebih banyak dalam kondisi seperti itu."
Milan memang sangat membutuhkan kehadiran Sheva. Sebab
bomber lainnya, Filippo Inzaghi, juga masih dibekap
cedera. Belum lagi Hernan Crespo yang masih kelelahan
setelah berlaga di kualifikasi Piala Dunia 2006. Meski
Milan mengalami krisis lini depan, Sheva optimistis
Ancelotti dan pasukannya bisa mengatasi Brescia.
"Saya tak pernah khawatir. Milan telah mengatasi semua
kesulitannya di laga-laga sebelumnya. Kami biasa
menghadapi jadwal laga yang padat dan kami tak akan
membiarkan banyak poin lepas karena kami harus
bersaing dengan Juventus," tukasnya.
Kian membaiknya kondisi Sheva juga diungkapkan ketua
tim medis Milan, Jean Pierre Meersseman. Menurut dia,
Sheva sudah bisa diturunkan saat menjamu Brescia dini
hari nanti WIB. "Kondisinya sangat baik saat ini.
Bahkan lebih baik dari yang kami perkirakan
sebelumnya. Dalam konteks kebugaran secara umum,
kondisinya sudah bagus," jelas Meersseman.
"Hanya, mungkin dia perlu membenahi feeling dan
ketajaman dalam bermain. Jika dia tampil menghadapi
Brescia, Sheva harus segera mengatasi dua persoalan
tadi," timpalnya. (bas)
__________________________________
Yahoo! Messenger
Show us what our next emoticon should look like. Join the fun.
http://www.advision.webevents.yahoo.com/emoticontest
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/