jawapos,Jumat, 08 Apr 2005,
Chelsea-Milan Masih Gamang
LONDON - Chelsea dan AC Milan benar-benar memanfaatkan
kesempatan bermain di kandang sendiri pada laga
pertama babak perempat final Liga Champions musim ini.
Namun, mereka merasa hasil tersebut belum sepenuhnya
aman untuk lolos ke babak semifinal.
Di Stamford Bridge, Chelsea yang tak didampingi
pelatih kepala Jose Mourinho membuka kans lolos
setelah menekuk Bayern Munich 4-2 (1-0). Data-fakta
pertandingan lihat halaman dalam.
Namun, dengan dua gol yang tercipta ke gawang Petr
Cech, Chelsea harus hati-hati ketika melawat ke
kandang Bayern, Stadion Olimpiade Munich, pekan depan.
Sebab, tuan rumah butuh kemenangan "hanya" 2-0 untuk
bisa ke semifinal.
Peluang memetik kemenangan itu dinilai kubu Bayern
masih terbuka lebar. Saat itu pelatih Felix Magath
kemungkinan sudah bisa menurunkan duet bomber Claudio
Pizarro dan Roy Makaay. Selain itu, Martin Demichelis
(baca juga: Faktor Demichelis-Bola Atas) juga sudah
terbebas dari skorsing.
Atas sukses Chelsea itu, Magath memuji penampilan
khusus Didier Drogba. Manuver pemain asal Pantai
Gading ini kerap merepotkan barisan pertahanannya.
Bahkan, Drogba sendiri akhirnya andil menyumbang satu
gol pada menit ke-81.
"Kami mendapatkan banyak masalah. Drogba tak pernah
berada di bawah kontrol kami. Padahal, biasanya
pertahanan kami begitu kukuh," jelas Magath.
Senada dengan Magath, kiper Bayern, Oliver Kahn,
menilai Drogba adalah kunci sukses gol-gol Chelsea.
Kahn menilai Drogba berbahaya untuk urusan bola atas
dan memanfaatkan tiap celah mencetak gol. Selain itu,
Kahn menilai timnya kalah karena kalah agresif.
"Chelsea benar-benar luar biasa dalam segi fisik,
sementara kami sebaliknya sehingga menurunkan
agresivitas kami, padahal faktor semacam itulah yang
paling dibutuhkan dalam pertandingan sepenting ini,"
tambahnya.
Di sisi lain, gelandang Chelsea, Frank Lampard,
mengakui, dengan menang 4-2, jelas posisi The Blues
belum cukup aman. Karena itu, tidak ada alasan
berpesta. Meski demikian, Lampard yakin klubnya masih
bisa merebut tiket semifinal dengan tidak kelewat
terbebani oleh dua gol away ke gawang Petr Cech
kemarin.
"Saat ini kami dalam posisi yang baik. Kami yakin bisa
mencetak gol di manapun di Eropa ini. Pertahanan kami
kuat. Hanya pertandingan memang masih belum berakhir.
Arsenal bisa mereka taklukkan di kandangnya (1-3 pada
perdelapan final). Artinya, Bayern memang sangat kuat
di kandangnya," jelas Lampard.
Jika The Blues masih terbebani lahirnya dua gol away
Bayern, beban tidak begitu berat dirasakan AC Milan.
Skuad Carlo Ancelotti itu bisa tersenyum lega karena
beban mereka di leg kedua pekan depan agak ringan
menyusul kemenangan 2-0 (1-0) atas rival sekotanya
Inter Milan pada laga pertama dini hari kemarin.
Kekalahan itu membuat tugas Inter, yang kemarin
bertindak selaku tim tamu, menjadi cukup berat pada
laga kedua nanti. Roberto Mancini dan pasukannya harus
bisa memetik kemenangan 3-0 untuk melangkah ke babak
empat besar.
"Pertandingan berjalan seusai harapan saya. Kedua tim
bermain baik dan berusaha menang. Namun, kami lebih
unggul di sektor pertahanan. Tim kami sangat solid,"
kata Ancelotti kepada situs resmi UEFA.
"Saya sangat gembira dengan performa pemain, terutama
Andriy (Shevchenko) dan Dida yang bisa menjalankan
tugasnya dengan sangat baik. Inter sendiri sebetulnya
juga bermain bagus, terutama pada babak pertama. Tapi,
peluang counter attack kami lebih banyak," tambahnya.
Meski posisinya di atas angin, toh Ancelotti masih
merasa perlu mengingatkan anak buahnya agar tetap
waspada. Milan tak ingin pengalaman prempat final Liga
Champions musim lalu, saat menghadapi Deportivo La
Coruna, terulang. Ketika itu, Milan sudah unggul 4-1
pada leg pertama. Tapi, mereka lantas tersingkir
setelah digelontor 0-4 pada laga kedua.
Senada dengan Ancelotti, Andriy "Sheva" Shevchenko
juga mengingatkan rekan-rekannya agar "tragedi"
perempat final musim lalu tidak terulang. Peringatan
itu perlu disampaikan karena pada laga kedua pekan
depan Milan sudah pasti tidak akan diperkuat gelandang
enerjiknya, Gennaro Gattuso, akibat akumulasi kartu.
Padahal, kemungkinan Inter sudah bisa menurunkan
bomber Adriano.
"Terlalu dini untuk merayakan sukses. Kami masih harus
melakoni leg kedua dan sebelumnya kami juga harus
menghadapi Brescia (di laga tunda Seri A pekan ke-30).
Pesta sejati belum dimulai," tegas Sheva.
Di kubu Inter, Roberto Mancini jelas sangat kecewa
dengan kekalahan dalam derby kemarin. Itulah kekalahan
kedua Inter sepanjang musim ini. Tapi, Mancini percaya
Inter masih berpeluang lolos karena pada laga kedua
nanti mereka sudah bisa menurunkan Adriano. (bas)
__________________________________
Yahoo! Messenger
Show us what our next emoticon should look like. Join the fun.
http://www.advision.webevents.yahoo.com/emoticontest
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/6iY7fA/5WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/