jawapos,Senin, 18 Apr 2005,
Samp Menang Kontroversial
Roma Keok Lagi
MILAN - Sampdoria mendekatkan langkahnya menuju pentas
Eropa musim depan. Memasuki pekan ke-32 kemarin, Il
Samp bahkan sudah menjejakkan kakinya di peringkat
empat atau batas akhir kontestan Seri A peraih tiket
ke Liga Champions. Sukses itu tak lepas dari
kemenangan 1-0 yang dipetik Sampdoria atas Palermo di
Luigi Ferraris kemarin.
Sayangnya, kemenangan Il Samp berbau kontroversi.
Betapa tidak, gol kemenangan yang dicetak Francesco
Flachi itu lahir dari titik penalti ketika laga
memasuki injury time. Tepatnya pada menit ke-93.
Protes keras pun menyeruak dari kubu Palermo. Mereka
merasa dikerjai wasit Pasquale Rodomonti yang dituding
terlalu memaksakan kemenangan untuk tuan rumah. Hadiah
penalti itu diberikan wasit setelah terjadi
pelanggaran yang dilakukan Fabio Grosso terhadap
Flachi di kotak penalti. Wasit berasumsi bahwa tangan
Grosso mendarat di wajah Flachi yang saat itu
melepaskan tendangan salto.
Tapi, kubu Palermo tetap tidak puas. "Saya jelas tak
bisa menerima keputusan penalti di menit ke-93 itu.
Semua orang menyaksikan pertandingan ini dan wasit
bisa memutuskan siapa yang berhak masuk ke Liga
Champions," kecam Rino Foschi, direktur Palermo,
seperti dikutip channel 4.
"Ofisial pertandingan seperti itu seharusnya dipecat
dan dilarang memimpin pertandingan sepanjang hidupnya.
Ini jelas telah menodai olahraga. Kami bekerja keras
selama satu pekan dan tentu tak bisa menerima hukuman
seperti ini. Itu bukan sebuah kesalahan dan jujur saja
itu juga bukan sebuah penalti. Anak kecil juga bisa
melihatnya," tutur Foschi.
"Saya tak pernah mendiskusikan kesalahan wasit. Saya
percaya semua orang hanya berusaha untuk melakukan
tugasnya dalam kondisi yang sulit seperti ini. Lagi
pula, terlalu dini untuk mengatakan siapa yang lebih
favorit untuk menempati posisi keempat," jawab Walter
Novellino, allenatore Sampdoria, secara terpisah.
Pada laga di Stadion Olimpico, tuan rumah AS Roma
dipaksa menyerah 1-2 kepada Reggina. Ini berarti
Giallorossi tak pernah menang dalam lima laga
terakhirnya. Gol Christian Chivu pada menit ke-24
menjadi tak berarti ketika kemudian gawang Roma
dibobol gol-gol dari Ivan Franceschini (72�) dan
Emiliano Bonazzoli (82�).
"Kami tak bisa membiarkan diri kami depresi setelah
kekalahan ini. Kami harus bangkit di laga
selanjutnya," kata Bruno Conti, arsitek Roma. "Mulai
sekarang semuanya harus datang bersama dan berpikir
soal pentingnya membantu Roma. Ini lebih penting
daripada pemain berpikir sendiri-sendiri soal karir
dan masa depan mereka." (bas/rtr/ap)
========
Senin, 18 Apr 2005,
Regulasi Baru Direspon Sinis Tifosi
Regulasi antikekerasan yang dicetuskan Pemerintah
Italia ditanggapi sinis para tifosi. Ini tergambar
dari sikap Romanisti - tifosi AS Roma - yang justru
mencibir peraturan itu ketika diumumkan lewat pengeras
suara jelang laga Roma versus Reggina di Stadion
Olimpico kemarin.
Tak hanya mencibir, beberapa oknum tifosi Roma justru
berbuat seakan
menentang regulasi tersebut. Seperti dilaporkan kantor
berita ANSA, aparat keamanan di Stadion Olimpico
berhasil menyita dua bilah pisau, pentungan, dan
sebuah spanduk yang berisi dukungan atas ulah tifosi
Inter Milan di San Siro lalu. Tifosi Roma yang
kedapatan membawa barang-barang itu diprediksi
merencanakan kerusuhan di dalam stadion.
Di Sicilia, tifosi garis keras Messina bikin ulah
jelang laga kontra Udinese. Mereka memaksa masuk
stadion 15 menit sebelum kick-off. Para tifosi itu
bersikeras masuk untuk menggelar protes atas tindakan
keras aparat keamanan pada laga melawan Palermo pekan
lalu. Sebanyak 17 tifosi Messina harus ditahan setelah
terlibat bentrok dengan aparat keamanan saat itu.
Tak bisa dipungkiri, dua insiden kemarin adalah reaksi
dari diterbitkannya regulasi anyar antikerusuhan oleh
Pemerintah Italia, Kamis lalu. Peraturan itu memang
sangat tegas meminimalisasi kerusuhan.
Salah satu poin dalam regulasi ituy menyebutkan, bahwa
sebuah pertandingan akan segera dihentikan bila
terjadi aksi pelemparan. Tak hanya itu, tim yang
pendukungnya melakukan pelemparan bakal langsung
divonis kalah 0-3.
Selain itu, aparat keamanan juga bisa memberi
instruksi untuk menunda sebuah pertandingan bila
terjadi kerusuhan sebelum kick-off, baik itu terjadi
di luar maupun di dalam stadion. Pemasangan spanduk
dengan isi atau simbol yang berlebihan juga bisa
menjadi acuan untuk menunda pertandingan. (bas/rtr/ap)
__________________________________
Do you Yahoo!?
Plan great trips with Yahoo! Travel: Now over 17,000 guides!
http://travel.yahoo.com/p-travelguide
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/