indopos.co.id,Jumat, 06 Mei 2005, Teknologi Rudal Mentahkan Gol Liverpool
AW: Saya Yakin Itu Gol LONDON - Gol.tidak.gol. Teka-teki gol pemain Liverpool Luis Garcia ke gawang Chelsea di laga kedua semifinal Liga Champions Selasa lalu akhirnya terjawab kemarin. Melalui teknologi baru yang dikembangkan berdasarkan teknologi rudal milik Israel, Virtual Replay, diketahui kalau bola sontekan Garcia itu belum sepenuhnya melewati garis gawang saat dihalau William Gallas. Teknologi ini diterapkan oleh Sky TV, kanal televisi saingan ITV yang memegang hak siar duel semifinal Liverpool versus Chelsea itu. Sebagaimana dilansir Daily Mirror, teknologi ini bekerja dengan memasukkan ukuran lapangan dan gawang ke dalam sebuah program komputer. Program ini kemudian menciptakan sebuah lapangan virtual melalui angle kamera yang ditempatkan di berbagai posisi. "Dari sini diketahui kalau bola itu belum melewati garis gawang saat dihalau William Gallas," ujar pernyataan resmi Sky TV. Banyak fans Chelsea yang melayangkan protes mereka ke ITV atas kontroversi itu. Ini karena mereka menganggap kamera yang ditempatkan ITV kurang lengkap hingga dari tayangan ulang pun sulit untuk dipastikan 100 persen apakah sontekan Garcia itu sudah melewati garis gawang atau belum. Tapi Gaby Yorath, pembawa acara duel dua raksasa Inggris itu beralasan kalau UEFA-lah yang melarang mereka menaruh kamera di dalam gawang seperti yang jamak dipakai di Premiership Inggris. Tentu saja penemuan baru ini tidak akan mengubah hasil pertandingan. Chelsea hanya bisa menyesali keputusan Asisten Wasit (AW) Roman Slysko yang mengesahkan gol yang membuat mereka tersingkir itu. "Asisten wasit itu berada dalam posisi yang mustahil bisa melihat jelas karena pandangannya tertutup oleh William Gallas," ujar Petr Cech, kiper Chelsea, seperti dilansir Sportinglife. Namun Slysko tetap berkeyakinan kalau keputusannya itu betul. "Feeling pertama saya mengatakan kalau itu gol. 100 persen saya percaya kala itu gol. Semuanya berlangsung begitu cepat saat itu dan saya harus mengambil keputusan dalam seperseratus detik," kilah asisten wasit asal Slovakia itu. Seandainya pun itu bukan gol, kemungkinan besar Liverpool akan mendapat penalti karena sesaat sebelum gol itu terjadi, Cech menabrak Milan Baros yang berusaha men-chip bola. Tapi Cech membantahnya. "Milan (Baros) yang melompat ke arah saya. Jadi itu bukanlah penalti," kata Cech tentang rekannya di Timnas Republik Ceko itu. Yang pasti, kejadian ini kian menggelorakan suara yang meminta digunakannya teknologi rekaman video untuk membantu kerja wasit. Rencananya, di Piala Dunia U-17 di Peru pada September mendatang, teknologi itu akan diujicobakan. Produsen peralatan olahraga Adidas juga turut mendukung penggunaan teknologi ini dengan memperkenalkan smartball, bola yang dilengkapi sensor yang akan menentukan apakah bola sudah melewati garis gawang atau belum. (ttg) -- Best Regards Tombo Ati ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
