Berawal dari penalti kontroversial, juara Liga Premier 2004/05, Chelsea 
akhirnya mampu meraih kemenangan tipis 1-0 atas sesama tim kota London, 
Charlton Athletic, di Stamford Bridge dalam lanjutan kompetisi hari Sabtu (7/5).

Satu-satunya gol Chelsea dipersembahkan oleh gelandang Claude Makelele di saat 
pertandingan segera usai. Gol itu juga membuat perjalanan Charlton yang belum 
pernah menang di tujuh partai terakhir makin panjang.

Bertanding setelah memastikan diri menjadi juara Liga Premier untuk kedua 
kalinya dalam sejarah mereka pekan lalu, Chelsea tampil tidak terlalu ngotot. 
Turun dengan kekuatan penuh kecuali sektor penjaga gawang yang mengistirahatkan 
Petr Cech guna memainkan Carlo Cudicini, Chelsea bermain rileks tanpa motivasi 
berlebih.

Meski pada awalnya The Blues sulit untuk menembus pertahanan rapat Charlton, 
lambat laun mereka mulai mampu memberi tekanan kepada gawang Charlton yang 
dikawal oleh kiper muda, Stephan Andersen. Peluang terbaik diperoleh Frank 
Lampard di menit ke-22 kala umpan silang William Gallas ditanduk dari posisi 
bebas di depan gawang Andersen, namun bola masih melambung dari sasaran.

Peluang terbaik berikutnya adalah aksi individu gelandang Joe Cole di menit 
ke-34 yang melepas tembakan keras menuju tiang jauh. Namun Andersen membuktikan 
bahwa dirinya adalah kiper bertalenta tinggi, setidaknya di babak pertama, 
dengan menghalau bola keluar dari sasaran dan hanya mengenai mistar.

Cole pun berperan aktif kembali dalam melahirkan peluang saat babak pertama 
tersisa dua menit. Setelah lepas dari jebakan offside, pemain tim nasional 
Inggris itu berusaha mengecoh Andersen dengan memberi umpan mendatang kepada 
penyerang Eidur Gudjohnsen, namun tendangan pemaina sal Islandia itu masih 
mampu dibendung dua pemain belakang Charlton.

Sementara pasukan Alan Curbishley bukannya tanpa peluang. Setidaknya satu 
peluang terbaik diciptakan oleh Jonathan Fortune kala melepas tendangan keras 
menyilang di kotak penalti Chelsea, tetapi bola masih sedikit melebar dari 
gawang Cudicini.

Di babak kedua, Chelsea benar-benar buntu guna menciptakan gol. Bermain lebih 
menekan, berkali-kali pula sejumlah peluang tambahan gagal menjadi gol karena 
buruknya penyelesaian akhir. Sundulan kapten John terry di menit ke-51 dari 
sisi kanan gawang Andersen masih menerpa mistar.

Sebaliknya, Charlton mulai percaya diri bahwa mereka mampu mengimbangi sang 
juara hingga berani keluar menyerang. Menit ke-64, Charlton pun mendapat 
peluang terbaik melalui serangan balik. Matt Holland yang mendapat bola blunder 
Gallas, langsung melepaskannya ke sasaran, namun Cudicini bermain baik dengan 
menepisnya sehingga bola meluncur tipis di sebelah kanan gawang.

Cudicini yang untuk pertama kalinya tampil menjadi starter di Liga Premier 
musim ini akhirnya juga harus berbagi waktu dengan yuniornya, Lenny Pidgely, 
yang baru berusia 21 tahun dan untuk pertama kalinya pula tampil bersama tim 
utama di Liga Premier pada 10 menit terakhir pertandingan.

Bukan hanya Pidgely yang mendapat kesempatan bermain di sisa pertandingan musim 
ini, tetapi juga penyerang Mikael Forsel. Namun jika penyerang asal Islandia 
itu gagal memberi yang terbaik, Pidgely malah sempat membuat penyelamatan 
gemilang di depan gawangnya saat seorang pemain Charlton melepaskan tendangan 
keras. Namun di menit ke-89, kebuntuan Chelsea akhirnya pecah setelah wasit 
Mike Riley secara kontroversi memberi hadiah penalti.

Riley menganggap bek Talal El Karkouri melakukan pelanggaran terhadap Lampard 
di kotak penalti yang sedang menggiring bola. Namun dalam tayangan lambat 
televisi, terlihat bahwa Lampard melakukan diving dan tak ada kontak dengan 
Karkouri. Tetapi keputusan Riley yang coba diprotes pemain Charlton tetap tak 
berubah. Makelele yang ditunjuk sebagai algojo nyaris gagal mempersembahkan gol 
ketika tendangannya diblok oleh Andersen, namun bola muntahan langsung 
disambutnya menuju ke gawang.



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/2xaSZB/SOnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke