Coppa Italia
            Roma Tantang Inter di Final
            [04:14 20-05-2005 BIANGBOLA]

Roma dipastikan akan melawan Inter Milan di final
Coppa Italia musim ini menyusul sukses menyingkirkan
Udinese 2-1 (agregat 3-2) di semifinal kedua yang
berlangsung di stadion Friuli, Kamis (19/5).

Bagi kedua tim, ajang Coppa Italia adalah arena untuk
mendapatkan satu gelar pada perjalanan kompetisi musim
ini. Pasalnya, gelar Serie-A kemungkinan besar
dipastikan hanya akan menjadi milik antara      
Juventus dan AC Milan. 

Dalam catatan enam pertemuan terakhir, Udinese
memiliki rekor lebih baik dibandingkan Roma. Bahkan,
Udinese yang kemungkinan besar akan kehilangan David
Pizarro di akhir musim ini, di pertemuan pertama 
lalu mampu menahan imbang 1-1. 

Namun begitu, tentu saja hal ini bukanlah jaminan bagi
Udinese untuk mengalahkan Roma, yang pada laga ini
tampak banyak melakukan eksperimen di sektor tengah
sepeninggal Simone Perrota yang absen karena skorsing
kartu kuning. 

Dan fakta tersebut ternyata terbukti di babak pertama
kala Udinese banyak mengendalikan permainan. Namun,
Roma yang lebih banyak mengandalkan serangan balik
justru mampu unggul 0-1. 

Udinese yang musim ini berpeluang meraih satu tiket ke
Liga  Champions musim depan, mendapatkan peluang
pertama melalui aksi Antonio Di Natale pada menit
ke-16, Di Natale yang sempat terlepas dari kawalan,
mampu melepaskan tendangan yang masih dapat ditepis 
oleh penjaga gawang Roma, Gianluca Curci. 

Namun, ketika Udinese sukses mendapatkan peluang
pertamanya, justru tim besutan pelatih Luciano
Spalletti tersebut dibuat tercengang  lantaran Roma
mampu unggul lewat tandukan kepala Alessandro Mancini 
yang sukses memanfaatkan umpan jauh Leandro Cufre di
menit ke-20. 

Namun begitu, meski tertinggal 0-1, para pemain
Udinese tetap saja mencoba mengendalikan permainan.
Bahkan, di menit ke-25, Dino Fava dan Stefano Mauri
nyaris menyamakan kedudukan, jika saja bola hasil 
tendangan mereka berdua gagal dibendung oleh Curci. 

Dan tidak hanya itu saja, menjelang jeda babak
pertama, untuk mengejar ketinggalan mereka, para
pemain Udinese menaikkan tempo permainan. Walhasil,
dua peluang cukup berbahaya didapat oleh Mauri 
dan Manuel Belleri. Sayang, kegemilangan kiper muda,
Curci mampu menggagalkan ambisi kedua pemain tersebut
untuk membuat gol penyeimbang. 

Di babak kedua, permainan tetap saja dikendalikan oleh
anak-anak Friuli. Untuk menaikkan serangan, Spalletti
pun memasukkan penyerang andalan Vicenzo Iaquinta dan
David Di Michele. 

Hasilnya pun luar biasa, hanya berselang 12 menit
semenjak kick-off babak kedua, Udinese mampu membalas
lewat gol Di Natale yang 
memanfaatkan kemelut di depan gawang Roma. 

Dalam kondisi berimbang 1-1, Udinese tetap saja mampu
mengendalikan permainan. Namun, Roma yang mengganti
Antonio Cassano dengan Vicenzo Montella di menit
ke-65, justru beberapa kali mendapatkan peluang 
berbahaya. 

Bahkan, Il Lupo pun diluar dugaan mampu unggul kembali
melalui gol kapten tim, Francesco Totti pada menit
ke-80. Gol Totti terjadi berawal dari penalti yang
diberikan oleh wasit menyusul pelanggaran 
yang dilakukan kiper Handanovic terhadap Mancini di
kotak terlarang. 

Meski Totti sempat gagal mengeksekusi penalti
tersebut, namun bola rebound hasil bendungan
Handanovic, tidak disia-siakan oleh Totti 
untuk membuat timnya unggul 2-1. 

Dalam kondisi tertinggal, para pemain Udinese
sebenarnya sudah berusaha menaikkan tempo permainan.
Bahkan, Iaquinta dan Di Natale pun sempat memperoleh
peluang mencetak gol yang kembali masih dapat 
digagalkan oleh Curci. 

Belum juga mampu menyusul ketinggalannya, di masa-masa
injury time,para pemain Udinese pun tampak frustrasi.
Hal tersebut terlihat dengan amarah gelandang Chile,
Pizarro yang sempat menginjak 
Montella sehingga membuat dirinya diberi kartu merah
wasit. 

Injakan kaki Pizarro sendiri sebenarnya terpicu oleh
konfrontasi Montella yang sempat melakukan tekel keras
dari belakang kepada Pizarro. 

Atas sukses ini, Roma berhak melaju ke final dan akan
menantang Inter Milan. Terlepas dari itu, bagi
Udinese, atas kegagalan ini, mereka dipastikan tidak
bis mengulang sejarah 83 tahun silam, dimana 
mereka mampu ke final Coppa Italia meskipun akhiya
kalah oleh Vado.[Tri]


                
__________________________________ 
Yahoo! Mail Mobile 
Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone. 
http://mobile.yahoo.com/learn/mail 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/B9pRWD/3MnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke