Membandingkan karir Rafa dengan Ancelotti sewaktu masih aktif menjadi
pemain tentulah sangatlah kontras. Rafa dilahirkan di Madrid,
dibesarkan oleh seorang ayah yang bekerja di sektor turisme dan
seorang ibu yang menjadi fans klub Atletico Madrid. Minat terbesar
yang ia miliki adalah bermain catur yang di kemudian hari sangat
mempengaruhi keseriusan berpikirnya dalam menyusun strategi di
lapangan.

Rafa bukanlah seorang pemain hebat. Keberuntungan pun bukanlah
miliknya. Di usia 26, tanpa kehormatan apapun, cedera lutut memaksanya
gantung sepatu. Tetapi justru momen itulah yang memotivasi Rafa untuk
menjadi seorang pelatih hebat. Seperti dituliskan di biografinya, sang
penulis Paco Lloret berucap,"Hal itu menjadi motivasi Rafa. Ia bukan
seorang pemain di level atas seperti halnya kebanyakan pelatih di
Spanyol."

Hampir semua orang yang mengenal Rafa mendapat kesan yang sama. Ia
seorang cerdas dan tekun mengamati berbagai strategi permainan. Ketika
melatih tim yunior Real Madrid di tahun 1991, Antic yang menjadi
pelatih senior Real adalah rekan diskusinya untuk membahas permainan
AC Milan di bawah asuhan Arrigo Sacchi. Minatnya untuk belajar kepada
manajer-pelatih hebat tak pernah surut. Dikunjunginya Capello saat
melatih Milan, Lippi yang mengasuh Juve, Ranieri di Fiorentina bahkan
juga SAF dan McClaren yang melatih MU.

1997-1998, Rafa mulai melatih sebuah klub secara penuh. Extremadura
dibawanya naik ke Liga Primera. Berikutnya tangan dingin Rafa mampu
mempromosikan Tenerife.

Nama Rafa Benitez kian harum.

Valencia yang tidak pernah menjadi juara liga dalam 30 tahun terakhir
menawarkan tantangan baru. Di tengah himpitan persaingan Madrid dengan
Barcelona, Valencia di bawah Rafa menjelma menjadi kekuatan hebat. Di
tahun pertamanya, Rafa sukses membawa gelar juara liga ke stadion
Mestalla. Prestasi tersebut kemudian diulanginya di tahun ketiga dan
dilengkapi dengan gelar juara Piala UEFA. Strategi permainan yang ia
miliki bertumpu pada pressing football, lini tengah yang dinamis dan
kecepatan serangan balik. Rotasi pemain yang dilakukannya pun terkesan
cerdas sehingga selalu berada pada level kekuatan yang sama. Mengenai
hal ini, Antic menyatakan rasa kagumnya,"Secara taktik, kini ia jauh
lebih fleksibel. Saya bisa merasakan pengaruh yang ia bawa pada tim
Liverpool saat ini".

Namun konflik dengan manajemen Valencia semakin meruncing. Fokus
masalahnya adalah pada perekrutan pemain baru yang tidak sesuai
kebutuhan. "Saya meminta sofa, namun mereka membelikan lampu,"keluh
Rafa.

Liverpool yang sedang berada dalam prestasi surut kemudian menggoda
kemampuannya mengolah strategi bermain. Diiringi rasa simpati fans
Valencia, ia membawa anak istrinya dan hampir kesemua asistennya ke
tanah baru, Inggris.

Salah satu asistennya yang menonjol adalah Paco Herrera. Bagi Rafa,
Herrera bukan sekedar seorang pencari bakat. "Ia adalah penasihat
saya,"ujarnya.

Mantan pemain Sporting Gijon dan Levante dan pernah melatih Merida,
Badajoz dan Extremadura ini sangat mengenal persepakbolaan Eropa.
Ditambah kemampuannya membaca permainan dan pengalaman menjadi seorang
pelatih, Herrera pantas menjadi penasihat bagi Rafa.

Melatih kiper menjadi tugas Jos� Ochotorena. Sementara ketahanan fisik
pemain adalah tanggung jawab Pako Ayester�n, yang telah bekerja untuk
Benitez selama 8 tahun. Di mata Benitez, keberadaan Ayester�n sangat
berarti."Pako seseorang yang sangat berdedikasi, berwawasan luas dan
selalu ingin belajar. Aku telah menempatkannya pada posisi pelatih
fisik sekaligus asisten manajer dengan porsi pekerjaan seperti yang
pernah ia lakukan di Valencia."

Di Valencia, Rafa selalu menggunakan software komputer untuk
menganalisis situasi dan keberadaan tiap pemain. Tapi pada akhirnya,
informasi dari para asistennya yang mutlak mempengaruhi tiap keputusan
yang diambil.

Rabu besok, nasib sebuah klub Inggris akan ditentukan oleh para
Spaniard ini. Mampukah mereka membawa gelar paling prestisius di Eropa
kembali ke Anfield?

     
       When you walk to the game, hold your hands up high, and don't
think of    making a fist. ... Walk on, walk on, with a cop at your
side, you'll never walk alone


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/B9pRWD/3MnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke