djarum-super.com
Kamis,26/05/2005 05:43 WIB
Liverpool Raja Eropa !
Seperti yang telah diprediksikan sebelumnya,
pertandingan final piala Champions antara AC Milan
menghadapi Liverpool berlangsung seru dan menegangkan.
Milan tampaknya akan kembali merengkuh trofi bergengsi
di level Eropa ini setelah unggul 3-0 di babak
pertama, tapi Liverpool mampu bangkit di babak kedua
dan menyamakan kedudukan dalam selang waktu enam
menit. Di babak perpanjangan waktu kedudukan tak
berubah sehingga harus dilanjutkan dengan adu penalti
dimana Jerzy Dudek menjadi man of the match dengan dua
penyelamatan gemilangnya.
Dalam pertandingan ini Milan menurunkan formasi
terbaiknya dengan duet maut Shevchenko dan Hernan
Crespo di depan. Sementara Rafa Benitez memulai
pertandingan dengan formasi yang sedikit berbeda.
Belajar dari sukses PSV Eindhoven saat menekuk Milan
3-1, Rafa menurunkan Harry Kewell sejak awal
pertandingan untuk menambah daya serang di titik lemah
Milan, yaitu sisi kanan pertahanan yang ditempati
Cafu. Rafa juga meninggalkan pola bertahan yang biasa
dipakainya dan bermain lebih terbuka.
Namun strategi ini berantakan setelah Milan mampu
mencetak gol cepat saat pertandingan baru berjalan
satu menit. Tendangan bebas Kaka disambut oleh Paolo
Maldini dengan tendangan voli kaki kanan yang sempat
memantul tanah sehingga sulit diantisipasi oleh Dudek.
Ini adalah gol pertama Maldini di level Eropa dalam
kurun waktu sebelas tahun terakhir.
Andriy Shevchenko hampir saja memperbesar keunggulan
Milan andai saja golnya tak dianulir karena dia
terperangkap offside. Hernan Crespo juga punya kans
besar untuk mencetak gol tapi sayang sundulannya masih
mampu dihalau Luis Garcia yang berdiri di garis
gawang, tapi Crespo mampu membayar kegagalannya dengan
dua gol yang dicetaknya di menit ke-38 dan 44. Kedua
gol ini hasil dari serangan balik yang digalang oleh
Kaka.
Rafa Benitez yang menyadari kesalahannya memutuskan
untuk mengganti strategi di babak kedua. Mantan
pelatih Valencia ini memasukkan Dietmar Hamann
menggantikan Steve Finnan untuk memperkuat lini
tengahnya.
Dengan formasi andalannya ini Liverpool mampu bangkit
dan menekan pertahanan Milan. Hasilnya di menit ke-54
dalam sebuah serangan yang dibangun John Arne Riise di
sayap kiri Liverpool mampu mencetak gol pertamanya
melalui sundulan Steven Gerrard. Dua menit kemudian
Vladimir Smicer yang masuk menggantikan Harry Kewell
memperkecil ketinggalan dengan gol yang dicetaknya
melalui tendangan keras dari luar kotak penalti.
Gelombang serangan yang dilancarkan Liverpool cukup
membuat barisan belakang Milan kerepotan dan empat
menit setelah gol kedua Liverpool tercipta, Gennaro
Gattuso terpaksa menjatuhkan Steven Gerrard di kotak
terlarang sehingga wasit memutuskan untuk memberi
hadiah penalti bagi Liverpool. Dida sebenarnya bisa
memblok penalti yang dieksekusi oleh Xabi Alonso, tapi
bola rebound-nya langsung disambar dengan cepat oleh
Alonso dan kedudukan pun imbang 3-3.
Hingga peluit akhir dibunyikan kedudukan tak berubah
sehingga pertandingan harus dilanjutkan dengan
perpanjangan waktu. Milan mendominasi di sepanjang
2x15 menit tapi mereka gagal mencetak gol kemenangan,
sementara Liverpool lebih memilih bertahan dan
sesekali melakukan serangan balik. Momen menegangkan
terjadi di akhir perpanjangan waktu babak kedua saat
Jerzy Dudek dengan sigap mengamankan gawangnya dari
dua usaha Shevchenko. Menerima umpan dari Serginho di
sayap kiri, Sheva yang tak terkawal dengan bebas
menanduk bola. Usahanya ini masih bisa diblok oleh
Dudek dan bola muntah kembali ke arahnya, namun secara
luar biasa tendangan susulan Sheva bisa dihalau oleh
Dudek.
Dalam babak adu penalti, dari lima penendang Milan
hanya dua yang berhasil, yaitu Kaka dan Tomasson.
Serginho yang menjadi penendang pertama gagal karena
tendangannya melambung jauh diatas mistar, sementara
tendangan Pirlo dan Shevchenko bisa digagalkan oleh
Jerzy Dudek. Dari kubu Liverpool hanya Riise yang
tendangannya bisa diblok oleh Dida.[bug]
=====
Liverpool Kampiun Eropa, Akhiri Penantian 20 Tahun
[04:45 26-05-2005 BIANGBOLA]
Liverpool mengakhiri penantiannya selama 20 tahun
untuk bisa tampil lagi sebagai Raja di daratan Eropa,
setelah pada partai puncak Liga Champions hari Rabu
(25/5) di stadion Ataturk, Istanbul, Turki,
mengalahkan AC Milan lewat adu penalti.
Pertandingan baru berjalan satu menit, Milan sudah
unggul. Melalui tendangan bebas Andrea Pirlo dari sisi
kanan, kapten Paolo Maldini yang luput dari perhatian
mampu memantulkan bola di tengah kotak
penalti hingga melambung menusuk jala yang dikawal
Jerzy Dudek.
Gol ini percaya-tidak-percaya telah diramalkan
sebelumnya oleh Carlo Ancelotti. Menurutnya, sebelum
pertandingan dimulai, skuadnya akan mencetak gol dalam
waktu tiga menit sehingga Liverpool mengingkari
prinsipnya dan bermain terbuka meninggalkan
pertahanan.
Dan ternyata ramalan Ancelotti benar adanya. Walau
sempat mendapat perlawanan dari The Reds pada
pertengahan babak pertama namun dua gol Hernan Crespo
yang berjarak 240 detik di menit 39 dan 43
nampaknya telah menandaskan impian Liverpool guna
menandai kiprah pertama mereka sejak 20 tahun lalu di
final Piala Eropa yang malam ini memasuki final ke-50.
Entah apa yang merasuki pikiran para pemain Liverpool
dan instruksi Rafa Benitez namun yang jelas selepas
istirahat, The Merseysiders tampil amat berbeda dari
babak sebelumnya.
Memanfaatkan umpan lambung Jon Arne Riise di menit
ke-54, gelandang andalan Liverpool Steven Gerrard
akhirnya membuat Liverpudlians bersuara. Sundulannya
yang terarah ke sudut kanan gawang, ternyata
tidak dapat dijangkau Dida sehingga kedudukan menjadi
1-3.
Dua menit berselang, Vladimir Smicer yang tidak
diindahkan oleh barikade Milan melesatkan sebuah
tembakan keras ke pojok kiri bawah gawang. Meskipun
Dida sempat menepisnya, tapi bola yang terlalu
deras kontan menghujam jaring Milan.
Empat menit berikutnya, pertandingan berubah menjadi
dramatis. Steven Gerrard yang tengah melaju ke arah
Dida, sekonyong-konyong dihentikan oleh Gennaro
Gattuso dari belakang. Tak pelak, wasit asal
Spanyol Mejuto Gonzalez menunjuk titik putih.
Eksekusi yang diambil Xabi Alonso itu nyaris sia-sia
karena dengan cemerlang Dida menepis bola yang terarah
ke pojok kiri, namun sepersekian detik Alonso berhasil
menendang bola liar ke jala Milan.
Kedudukan sama kuat 3-3 ini terus bertahan hingga
akhir 2 x 90 menit, bahkan terus sampai babak
perpanjangan waktu 2 x 15 menit rampung. Pertandingan
pun ditentukan melalui adu penalti, yang
belakangan juga berakhir dengan dramatis.
AC Milan mengawali eksekusi dengan kegagalan setelah
Serginho melesatkan bola ke arah penonton. Sedangkan
Dietmar Hamann sukses menjaringkan bola. Hal ini amat
membebani mental para pemain klub asal kota mode,
sehingga saat Pirlo mengarahkan si kulit bundar ke
sisi kiri, Dudek pun dapat menepisnya.
Setelah itu penendang kedua Liverpool yakni Djibril
Cisse dan Tomasson sebagai eksekutor ketiga Milan
tidak menyia-nyiakan kesempatan. Namun Riise yang
ditugasi sebagai penendang ketiga Liverpool menemui
kegagalan, setelah Dida menebak arah bola dan
menghalaunya.
Pada penendang keempat, baik Kaka dari kubu Milan
maupun Smicer dari Liverpool mampu menunaikan tugasnya
dengan baik sehingga skor menjadi 2-3 bagi keunggulan
sementara skuad Benitez.
Namun ketika tiba giliran Andriy Shevchenko untuk
menyamakan kedudukan disinilah drama itu terjadi.
Sheva yang di Serie A jarang membuat cela, tanpa
diduga mengarahkan bola ke tengah dengan lemah
sehingga Dudek tiada kesulitan untuk menangkisnya. Adu
penalti pun sontak dihentikan bagi kemenangan
Liverpool 3-2. (Jer)
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Small Business - Try our new Resources site
http://smallbusiness.yahoo.com/resources/
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/2xaSZB/SOnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/