Jumat, 27 Mei 2005,
Montoya Butuh Menang

Kalau Tidak, Bisa Diminta Jadi Pembantu Raikkonen
NURBURGRING - McLaren-Mercedes memasuki Grand Prix Eropa akhir pekan ini dengan 
penuh percaya diri. Mereka telah memenangi dua lomba terakhir, dan kini bakal 
tampil di kandang Mercedes-Benz, Sirkuit Nurburgring. Namun, di tengah mood 
indah itu, Juan Pablo Montoya sedang merasakan beban ekstra.

Bisa dibilang, pembalap Kolombia itu butuh menang akhir pekan ini. Minimal, dia 
harus naik podium dan mengalahkan rekan setimnya yang sedang hot, Kimi 
Raikkonen. Kalau tidak, jangan heran kalau Montoya bakal diminta -atau 
dipaksa-membantu si Ice Man merebut gelar dunia.

Saat ini, Montoya masih terpuruk di urutan delapan klasemen pembalap, hanya 
punya 14 poin. Raikkonen yang memenangi dua lomba terakhir sudah melejit ke 
atas, di urutan dua dengan 27 poin. 

Yang membuat penggemar Montoya kesal, terpuruknya sang idola itu bukan karena 
nasib sial. Melainkan karena ulah sang bintang sendiri. Baik itu cedera karena 
olahraga (tenis atau motocross), atau berulah saat grand prix (dipenalti di 
Monaco akhir pekan lalu).

Martin Whitmarsh, CEO McLaren, yakin Montoya bakal segera menemukan form-nya. 
Dia mengakui adanya kemungkinan McLaren menerapkan team order. Meminta Montoya 
membantu Raikkonen meraih gelar juara dunia. Tapi, dia tak akan menerapkan team 
order begitu saja, Tidak sekarang.

"Kami memasuki suatu musim memberikan kesempatan yang sama kepada kedua 
pembalap. Sekarang ini masih terlalu dini untuk menerapkan itu. Kalau kami 
menerapkan team order sekarang, motivasi tim bisa tererosi," papar pria yang 
disiapkan untuk menggantikan Ron Dennis tersebut.

Whitmarsh menegaskan, McLaren yakin Montoya juga bakal meraih kemenangan tahun 
ini. "Orang bilang mereka berdua (Montoya dan Raikkonen, Red) punya kepribadian 
yang berbeda. Tapi menurut saya, keduanya punya karakter yang serupa," ujarnya.

Montoya sendiri mengaku tak sabar tampil di Nurburgring akhir pekan ini. Dia 
tak sabar menunjukkan kepada dunia, bahwa dia mampu mengalahkan Raikkonen, 
layak bertarung memperebutkan gelar dunia. Yang dia butuhkan hanyalah akhir 
pekan yang bebas masalah.

"Kalau tidak ada masalah, saya bisa memanfaatkan performa mobil kami yang luar 
biasa," kata pembalap 29 tahun itu. "Saya tak sabar tampil di hadapan penggemar 
Mercedes-Benz, dan menikmati dukungan mereka untuk kali pertama," tambah 
Montoya, yang kali terakhir menang di GP Brazil, mengalahkan Raikkonen pada 
akhir 2004 lalu.

Babak latihan Grand Prix Eropa dimulai hari ini. Sedangkan satu-satunya babak 
kualifikasi -sesuai dengan aturan baru-dilangsungkan Sabtu besok. Kalau Montoya 
dan Raikkonen bisa naik podium, mereka bisa membantu McLaren naik ke puncak 
klasemen konstruktor, menggeser Renault. (aza)

-- 
Best Regards
 Tombo-Ati


                
___________________________________________________________ 
How much free photo storage do you get? Store your holiday 
snaps for FREE with Yahoo! Photos http://uk.photos.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/2xaSZB/SOnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke