Bola Microchip Diuji di Piala Dunia U-17 FIFA akan menguji bola berisikan microchip pada Piala Dunia U-17 di Peru bulan September-Oktober mendatang, sebelum dipergunakan dalam ajang Piala Dunia 2006 di Jerman.
Maksud ditanamkannya microchip di dalam komponen terpenting permainan bola sepak itu adalah untuk menkonfirmasi apakah si kulit bundar telah melewati garis gawang atau sebaliknya. Serentetan sejarah dalam sepakbola memang menuntut diadakannya perubahan siginifikan. Sebut saja insiden final Piala Dunia 1966 di Wembley ketika hakim garis menyatakan bola yang ditembakkan Geoff Hurst hingga mengenai mistar dan menyentuh garis gawang Jerman Barat adalah gol yang sah. Hal ini membuat Inggris meraih gol ketiga dan belakangan merengkuh Piala Dunia yang pertama seiring skor 4-2. Kemudian pada partai Liga Premier tanggal 4 Januari lalu, sebuah kesalahan wasit Mark Clattenburg menyebabkan Tottenham Hotspur hanya dapat mendapatkan nilai satu dari skor imbang 0-0 menghadapi Manchester United. Clattenburg menolak mengesahkan tembakan yang dilontarkan Pedro Mendes' menuju gawang MU yang dikawal Roy Carroll. Padahal dari tayangan lambat jelas terlihat bola sudah terlepas dari jangkauan Carroll dan melewati garis hingga berjarak satu yard. Dan yang paling anyar adalah insiden pada leg kedua semifinal Liga Champions tatkala Liverpool menjamu Chelsea di Anfield. Bola yang dilambungkan Luis Garcia hingga menghampiri gawang sempat dihalau oleh Wiliam Gallas. Namun wasit beranggapan lain, ia menyatakan bola tersebut sudah masuk sebelum sempat diusir Gallas. Gol itu menbuat Liverpool unggul 1-0 secara agregat dan berhak maju ke final melawan AC Milan. Oleh karena banyaknya perdebatan mengenai hal ini, maka presiden FIFA Sepp Blatter mempertimbangkan menggunakan bola microchip. "Kami akan menguji teknologi garis gawang pada kejuaraan dunia U-17 di Peru. Apabila hasilnya OK, maka kami akan mengenalkan bola tersebut di Piala Dunia 2006. Kami akan menjalankan tesnya, namun saya tidak tahu apakah itu akan berhasil. Tapi setidaknya kami akan mencobanya. Khusus mengenai pertandingan semifinal Liga Champions, Blatter berkomentar: "Terdapat 12 kamera pada pertandingan itu namun tiada seorang pun mampu memastikan apakah bola telah menyebrang garis gawang atau tidak. Seperti halnya pemain, wasit juga membuat kesalahan. Satu-satunya orang yang tidak membuat kesalahan adalah suporter. "Teknologi (bola microchip) akan mengambil kesenangan mendiskusikan masuk-tidaknya sebuah bola. Mereka akan kehilangan sesuatu," pungkas Blatter. (Jer/AP) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/0xaSZB/UOnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
