Piala Konfederasi 2005
Meksiko Bungkam Brazil 1-0
[04:23 20-06-2005 BIANGBOLA]

Juara Amerika Utara dan Tengah, Meksiko, di luar
dugaan mampu membungkam juara dunia Brazil dengan skor
tipis 1-0 dalam pertandingan Grup B Piala Konfederasi
2005 hari Minggu (19/6) di 
Niedersachsenstadion, Hannover. Gol tunggal Meksiko
dihasilkan oleh striker utama, Jared Borgetti.

Kemenangan ini membuat Meksiko menyusul tuan rumah
Jerman dan Argentina yang sudah lolos ke semifinal.
Sementara Brazil dipastikan bakal menjalani partai
hidup mati melawan Jepang tanggal 22 Juni di 
Koln. 

Brazil yang di pertandingan perdana Grup B lalu mampu
bermain cantik untuk mengungguli Yunani 3-0, hari ini
seperti bertemu batunya. 
Meksiko yang secara kualitas skill individu masih
berada di bawah pemain Brazil justru tampil dengan
motivasi besar dan punya militansi yang tinggi. 

Di lima menit permainan awal, mental kuat Meksiko
sudah ditunjukkan dengan mendominasi permainan. Tetapi
serangan pertama Brazil yang berbahaya di menit
kedelapan menghasilkan peluang emas bagi 
Ronaldinho saat menerima bola dalam kondisi tak
terkawal di dalam kotak penalti. Sayang tendangan
pemain Barcelona itu masih mampu diblok seorang bek
Meksiko. 

Sebuah kejadian unik terjadi pada menit ke-29 saat
wasit Roberto Rosetti dari Italia memberi hadiah
penalti kepada Meksiko hingga tiga kali. Hukuman
penalti diberi Rosetti karena Roque Junior dengan 
sengaja menahan tubuh Borgetti saat sedang mengejar
bola di depan gawang Dida. 

Borgetti yang bertindak sebagai algojo sukses
melakukan tugasnya,tetapi Rosetti menilai ada seorang
pemain yang lebih dulu masuk ke dalam kotak terlarang,
sehingga harus diulang. Saat tendangan kedua
dieksekusi, bola tendangan Borgetti membentur tiang.
Dan lagi-lagi Rosetti menginstruksikan agar tendangan
penalti diulang akibat sebab yang sama. 

Tendangan ketiga akhirnya gagal menbuahkan gol karena
Dida dengan cekatan mampu memblok bola keluar.
Tampaknya kiper AC Milan itu paham dengan gaya
tendangan Borgetti setelah dua kali eksekusi 
sebelumnya. 

Di menit ke-38, Adriano nyaris membawa Brazil unggul
ketika akselerasinya di sisi kanan pertahanan Meksiko
menghasilkan drive yang cukup jitu, tetapi kiper
Oswaldo Sanchez berhasil mengubah arah bola sedikit
melebar dari sasaran. 

Sesaat menjelang jeda, Adriano kembali mengancam
gawang Meksiko. Kali ini, sebuah kemelut di kotak
penalti Meksiko membuat bola liar berhasil ditendang
Adriano. Tetapi bola terlalu deras sehingga 
melonjak tinggi dari sasaran. 

Hanya dua menit setelah turun minum, Borgetti nyaris
mempermalukan Dida kala tandukannya masih menyamping
sedikit dari gawang. Namun setelah itu, Brazil memaksa
para pemain Meksiko untuk lebih banyak 
bertahan dan hanya menyisakan dua pemain di depan. 

Tetapi kurungan Brazil di daerah permainan lawan,
justru meninggalkan lobang di barisan belakang. Menit
ke-58, Ramon Morales yang lepas dari jebakan offside
nyaris melahirkan umpan manis guna disambut Borgetti,
tetapi Lucio dengan jitu membuang bola keluar. 
Namun semenit kemudian dari sepak pojok, tandukan
Borgetti memecah kebuntuan Meksiko. 

Tertinggal satu gol, para pemain Brazil terlihat mulai
frustrasi dan kelelahan. Namun, lengahnya konsentrasi
Meksiko di menit ke-68 membuahkan gol bagi Brazil
lewat tandukan Adriano, tetapi Rossetti 
kembali menganulir gol itu karena adanya faktor
offside. 

Hingga pertandingan berakhir, masuknya para pemain
baru yang ditampilkan oleh Carlos Alberto Pareira
seperti Ricardo Oliveira dan Juniho Pernambucano, tak
juga mampu menyamakan kedudukan. Adapun 
satu peluang terakhir dari Brazil adalah melalui Lucio
yang melepas tendangan dari jarak dekat, namun
berhasil dikuasai oleh Sanchez. 

Di pertandingan ini pula, seorang penonton kembali
membuat sensasi dengan memasuki lapangan di saat babak
kedua belum lama berjalan. 
Beruntung dengan sigap petugas keamanan stadion mampu
mengamankan pria yang kelihatannya mabuk itu. 

Ini adalah insiden kedua yang terjadi di Piala
Konfederasi 2005 setelah sebelumnya juga ada penonton
masuk lapangan saat Jerman menundukkan Austalia
kemarin. [Hdn]
========
Oguro Buka Peluang Jepang ke Semifinal
[01:25 20-06-2005 BIANGBOLA]

Kekhawatiran pelatih Yunani, Otto Rehhagel, terhadap
kecepatan para pemain Jepang akhirnya terbukti. Berkat
faktor speed itulah, Yunani harus takluk 0-1 dari
Jepang pada pertandingan Grup B Piala 
Konfederasi 2005 di Waldstadion, Frankfurt, hari
Minggu (19/6). 
Kemenangan tipis itu membuat peluang Jepang menuju
semifinal masih terjaga.

Gol tunggal juara Asia itu dihasilkan pada menit ke-76
melalui tendangan pemain pengganti, Masashi Oguro. 
Rehhagel sendiri terpaksa menurunkan tiga pemain baru
guna mengisi kekosongan yang ditinggalkan pemain
utama. Kapten Theodoros Zagorakis harus duduk di kursi
cadangan karena baru membela Bologna 
di partai play-off Serie-A/B kemarin (18/6) dan
posisinya digantikan oleh Vassilis Lakis. 

Dua pemain lain yang dimainkan oleh Rehhagel sejak
menit awal adalah Takis Fyssas yang mengisi Yourkas
Seitaridis di sentral pertahanan dan Stathis
Tavlaridis yang bermain di posisi bek sayap Yannis 
Goumas. 

Hilangnya sejumlah pemain utama di lini belakang dan
juga Zagorakis membuat para pemain Jepang leluasa
melancarkan serangan sejak awal permainan, terutama
dari sisi lebar lapangan. 

Di babak pertama, Jepang yang dibesut pelatih asal
Brazil, Zico,berkali-kali mengancam gawang Yunani yang
dikawal oleh Antoni Nikopolidis. Dimotori oleh
gelandang mungil asal Reggina, Shunsuke 
Nakamura, membuat umpan-umpan terukur selalu hadir
bagi Keiji Tamada dan Atsushi Yanagisawa di lini
depan. 

Dua peluang setidaknya diperoleh Jepang di babak
pertama. Yang pertama saat tendangan keras bek kanan
Akira Kaji masih melenceng sedikit dari sasaran saat
tusukannya membuahkan ruang kosong. 
Seharusnya Jepang mampu menang dari satu gol jika saja
sejumlah peluang emas mampu diselesaikan dengan baik. 

Yang kedua juga tendangan yang masih melenceng, hanya
kali ini dari sisi kiri lapangan saat Tamada menyambut
umpan matang Nakamura. 

Di babak kedua, Jepang yang masih terus mengandalkan
kelincahan para pemainnya makin gencar merepotkan
barisan belakang Yunani. Dan kebuntuan pun pecah saat
Oguro yang tak terkawal mendapat umpan 
terobosan dari Nakamura di dalam kotak penalti. 

Pemain yang baru masuk lapangan pada menit ke-66 itu
tak membuang peluang meski pergerakannya berusaha
ditutup gelandang Giorgios Karagounis. Bola lemah
sepakannya gagal diantisipasi oleh 
Nikopolidis dan meluncur ke sisi kanan gawangnya. 

Kekalahan membuat peluang Yunani untuk melaju ke empat
besar tertutup rapat. Menyisakan satu pertandingan di
Grup B, Yunani memiliki nilai kosong akibat dua kali
mengalami kekalahan. Sementara Jepang kini
mengumpulkan nilai tiga dari dua kali main. 

Dua tim lain di Grup B, Brazil dan Meksiko akan tampil
dalam dua jam ke depan dan pemenang dari partai
keduanya dapat langsung melangkah 
ke semifinal lebih cepat. [Hdn]


                
__________________________________ 
Yahoo! Mail 
Stay connected, organized, and protected. Take the tour: 
http://tour.mail.yahoo.com/mailtour.html 



HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke