Argentina vs Nigeria ,Ulangan final Olympiade Atlanta 96
Mungkin sebagian dari rekan2 masih ingat final Olympic 96 yang
disiarkan secara langsung oleh ANTV 9 tahun silam. Pertandingan final
yang sangat mengesankan dan ngak akan pernah dilupakan karena merupakan
final terbaik Olympiade setelah diberlakukan peraturan setiap tim hanya
boleh memasang 3 pemain senior (mulai Olympic 92).
Saat itu Argentina di perkuat "Diego Simeone", Nestor Sensini dan
Roberto Ayala. Nigeria diperkuat Rashid Yekini dan lainnya lupa. Event
ini merupakan saat2 lahirnya bintang2 masa depan yaitu "HERNAN CRESPO"
top score dengan 6 gol, Claudio Lopez, termasuk nama besar lainnya
seperti RONALDO, Roberto Carlos, Rivaldo (waktu itu Brazil diperkuat
pemain senior Bebeto, Aldair, Marcio Santos). Begitu juga dengan
Nigeria yang melahirkan Nwako Kanu dan Celistine Babayaro.
Partai Semi Final
Argentina - Portugal (Kalo ngak salah)
Portugal melahirkan bintang seperti Victor Baia, senior diperkuat Rui
Costa.
Brazil 3-4 Nigeria (pertandingan yang sangat luar biasa, tidak bisa
dilukiskan dengan kata2).
Tidak mengherankan setelah turnamen tersebut, bintang2 muda seperti
Ronaldo langsung diburu Barcelona, Crespo dibeli Lazio, Kanu dibeli
Inter dan sebagainya.
Di final, secara kontroversi, akhirnya Nigeria berhasil tampil sebagai
juara setelah 2 kali ketinggalan dan akhirnya memenangkan pertandingan
3-2 lewat gol penentu yang merupakan pelajaran sepakbola bagi seluruh
dunia.
Begini kejadiannya.
Saat itu terjadi tendangan bebas dari sisi kiri tengah lapangan. Semua
pemain baik bertahan maupun penyerang berkumpul di kotak penalty. Saat
bola dilambungkan, para pemain Argentina menarik ke atas/depan sehingga
semua penyerang Nigeria seolah - olah berada di posisi off side. Pemain
Nigeria sempat bingung dan tidak menendang bola, namun karena tidak ada
peluit, akhirnya bola ditendang dan masuk. Terjadi keributan yang
memperdebatkan gol penentu dimasa injury time tersebut.
Jadi pelajarannya yaitu, posisi offside ditentukan pada saat bola
pertama kali ditendang. Saat bola sudah melambung, offside sudah tidak
ada, jadi kejadian tersebut murni tidak offside.
Tapi anehnya, jaman sekarang, hal2 seperti itu masih berlaku di liga
Indonesia. Coba saja nonton highlight liga indonesia, setiap tendangan
bebas, sering sekali pemain belakang naik ke atas/depan, padahal sejak
tahun 1996, hal tersebut dinyatakan tidak Offside.
Catatan Ringan
Ferry
> Argentina bertemu dengan Nigeria di Final U-20
> 29 Juni 2005 - www.bola365.com
>
> Pada pertandingan Piala Dunia usia muda atau lebih dikenal dengan nama
> World Youth Cup (WYC) yang di gelar di Belanda, akhirnya mempertemukan
> Argentina dan Nigeria di partai Final. Di semi Final Argentina
> berhasil mengalahkan Brazil dengan skor 2-1, sementara Nigeria
> berhasil menghancurkan Marroco dengan skor 3-0.
>
cut
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/