coopa italia
Brescia [1 - 0] Chievo
82' [1 - 0] V.H. Mareco
==========
Selasa, 23 Agt 2005,
Bekal dari Nou Camp
AS Monaco v Real Betis
MONACO-Musim lalu, tak satu tim pun di Primera Liga
Spanyol yang mampu menundukkan Barcelona di Nou Camp.
Bahkan dari 19 kali menjamu tamu di stadion
berkapasitas 90 ribu penonton tersebut, hanya dua kali
saja klub Catalan yang akhirnya keluar sebagai kampiun
tersebut bisa ditahan imbang.
Tapi tigah hari lalu di laga kedua Piala Super
Spanyol, apa yang sepertinya tidak mungkin itu
ternyata bisa dilakukan Real Betis. Ya, kendati
"berbekal" kekalahan 0-3 di kandang sendiri di laga
pertama, Betis dengan perkasa menundukkan El Barca
2-1.
Barca memang tetap menjadi juara, tapi kemenangan
Betis itu menegaskan satu hal: AS Monaco yang menjamu
mereka dini hari nanti WIB di laga kedua babak ketiga
Liga Champions di Stadion Louis II tampaknya tidak
akan bisa banyak berharap dari status mereka sebagai
tuan rumah.
Terlebih, Betis datang ke kota kerajaan di selatan
Prancis itu dengan bekal kemenangan 1-0 di leg pertama
di Manuel Ruiz de Lopera dua pekan lalu. Artinya,
hasil imbang saja sudah cukup untuk meloloskan
pemegang trofi Copa Del Rey musim lalu itu ke babak
utama.
Secara teknis, Betis juga tak menghadapi kendala
berarti. Mereka hanya sedikit terusik oleh rumor
kepindahan Denilson ke Bordeaux. "Rumor itu ada sisi
positifnya. Jika Denilson tampil, dia tentu akan lebih
bersemangat karena dia tahu pemandu bakat Bordeaux
akan hadir di Louis II untuk menyaksikan aksi pemain
buruannya,"papar Llorenc Serra Ferrer, entrenador
Betis, kepada harian Marca.
Nah, jika Betis tak menghadapi problem teknis, tidak
demikian halnya dengan Monaco. Semifinalis Liga
Champions 2004 ini tak akan diperkuat dua amunisi
andalannya. Javier Chevanton harus absen karena cedera
paha saat tampil membela Monaco menghadapi Bordeaux
dalam lanjutan Liga Prancis (Ligue 1) Sabtu lalu.
Tandem Chevanton di depan, Emmanuel Adebayor yang
masih dibekap cedera
punggung. Tanpa Adebayor dan Chevanton, rasanya cukup
berat bagi pasukan Didier Deschamps tersebut untuk
mengejar ketinggalan 0-1.
Ini terlihat akhir pekan lalu di pentas Ligue 1
Prancis. Tanpa Chevanton dan Adebayor, Monaco harus
menelan kekalahan 0-1 saat menghadapi Bordeaux.
"Tidak mudah memang memburu kemenangan tanpa diperkuat
para pemain pilar Tapi semua kemungkinan masih
terbuka,"cetus Deschamps yakin.(bas)
=========
Selasa, 23 Agt 2005,
Panathinaikos v Wisla Krakow
Saat melawat ke kandang Wisla Krakow dua pekan lalu,
Panathinaikos sebetulnya sudah membuka peluang untuk
lolos menyusul gol cepat yang dilesakkan Emmanuel
Olisadebe saat pertandingan baru berjalan empat menit.
Tapi, kurangnya konsentrasi memaksa runner up Liga
Yunani ini harus menelan kekalahan 1-3. Nah, di leg
kedua yang digelar di Stadion Spyros Louis dinihari
nanti, Panathianikos harus mampu memetik kemenangan
tiga gol tanpa balas atas jawara Polandia itu.
Mampukah ?
Perkiraan Pemain :
Panathinaikos (4-4-2): 1-Galinovic
(g):5-Morris,3-Kotsios,19-Seric, 20-Vintra; 25-Biscan,
6-Conceicao,14-Wooter,11-Papadopoulos; 9-Olisadebe,
7-Gekas
Pelatih : Alberto Malesani
Wisla (4-4-2): 33-Majdan (g):
6-Gowacki,10-Uche,17-Zieczuk,
20-Cantoro;21-Frankowski, 16-Baszczykowski, 30-Tomasz
Klos, 7-Sobolewski; 23=-Brozek,18-Dudka
Pelatih : Wladyslaw Jerzy Engel
Stadion : Spyros Louis
FCThun v Malmo
Thun merupakan salah satu debutan yang paling
sensasional di babak kualifikasi Liga Champions ini.
Runner up Liga Swiss itu berpeluang untuk kembali
menorehkan kejutan yang sama jika dinihari nanti
mereka bisa melewati hadangan Malmo FC. Kans untuk
bisa lolos sangat terbuka lantaran pada leg pertama
dua pekan lalu di kandang Malmo, skuad asuhan Urs
Schönenberger itu sudah unggul 1-0
Perkiraan Pemain :
Thun (4-4-2): 1-Jakupovic(g):
3-Goncalves,5-Milicevic,6-Bernardi,9-Pimenta;11-
Gerber,12-Deumi, 20-Lustrinelli, 21-Ferreira;
22-Pallas,26-Hodzic
Pelatih : Urs Schönenberger
Malmo (4-4-2): 1-Asper (g): 2-Andersson, 4-Abelsson,
7-Elanga, 8-Alves; 11-Osmanovski, 14-Høiland,
18-P.Andersson, 23-Litmanen; 26-Pode, 30-D. Andersson
Pelatih : Tom Prahl
Stadion : Stade de Suisse
------------------
Partizan v Artmedia
Artmedia Bratislava sempat menorehkan kejutan di babak
kedua lewat keberhasilan menyingkirkan tim raksasa
Glasgow Celtic. Namun, di babak ketiga nanti, rasanya
sangat berat bagi jawara Slovakia itu untuk menorehkan
kejutan serupa. Ini diakui sendiri oleh arsitek mereka
Vladimir Weiss setelah menyaksikan penampilan spartan
Partizan pada leg pertama lalu dimana jawara Serbia
dan Montenegro itu berhasil menahan imbang tanpa gol
Artmedia di kandangnya sendiri. Kans Artmedia untuk
bisa menang di kandang Partizan dinihari nanti
sangatlah kecil. Pasalnya, selama babak kualifikasi
ini Artmedia belum pernah menuai kemenangan di luar
kandang. Mereka juga tak diperkuat bek Jan Durica yang
mengalami cedera engkel dan gelandang Branizlav Obzera
yang masih dibekap cedera lutut.
Perkiraan Pemain :
Partizan (4-4-2): 25-Kralj
(g):4-Mirkovic,14-Djordjevic, 5-Bajic, 13-Lomic; 28-
Nadj,21-Tomic, 7-Brnovic, 1-Vukcevic;8-Boya,15-Odita
Pelatih : Vladimir Vermezovic
Artmedia (4-4-2): 1-Cobej (g): 7-Kotula,
3-Stano,5-Hellebrand, 21-Petras;8-Vacák,17-Borbely,
25-Kozák, 13-Tschu;14-Halenár, 20-Fodrek
Pelatih : Vladimír Weiss
Stadion : FK Partizan
----------------------
Rosenborg v Steaua Bucharest
Pelatih baru Rosenborg Per Mathias Hogmo bisa
tersenyum lega. Meski sempat diragukan, dia bisa
melewati debut kepelatihannya dengan hasil yang cukup
positif, menahan imbang Steaua Bucharest 1-1 di
Ghencea dua pekan lalu. Gol away yang dicetak
Rosenborg sudah cukup untuk memuluskan laju Rosenborg.
Hasil seri 0-0 saja sudah cukup untuk membawa tim
raksasa Swedia itu melangkah ke babak utama.
Perkiraan Pemain :
Rosenborg (4-4-2): 1-Johnsen (g): 5-Basma, 6-Strand,
7-Berg, 9-Johnsen; 10-Riseth, 11-Solli, 18-Lago,
20-Helstad; 26-Braaten, 33-Dorsin
Pelatih : Per-Mathias Hogmo
Steaua (4-4-2): 33-Khomutovski (g): 6-Radoi,
11-Bostina, 15-Nesu, 16-Nicolita, 19-Iacob,
20-Ogararu,21-Cristea, 22-Paraschiv; 24-Ghionea,
28-Lovin
Pelatih : Oleg Protassov
Stadion : Lerkendal
------------------------
Lokomotiv Moscow v Rapid Vienna
Lokomotiv Moscow harus tampil lebih dingin jika mereka
ingin membuka peluang lolos ke babak utama. Mereka
sudah memetik pelajaran berharga dua pekan lalu saat
melawat ke markas Rapid Vienna. Dimana ketidak mampuan
Lokomotiv mengontrol emosi, kemenangan 1-0 yang sudah
didepan mata harus melayang menyusul pelanggaran keras
bek Bikey di kotak terlarang. Bikey tak hanya diganjar
kartu merah atas pelanggaran yang dia lakukan. Tapi
Lokomotiv juga mendapat hukuman penalti yang membuat
skor akhir menjadi 1-1. Nah, pada leg kedua ini,
Lokomotiv memperoleh keuntungan bermain di hadapan
publiknya sendiri. Jika mereka tampil lebih dingin,
kans lolos menanti skuad asuhan Vladimir Eshtrekov
itu. (bas)
Perkiraan Pemain :
Lokomotiv Moskow (4-4-2) : 1-Ovchinnikov (g):
16-Evseev, 5-Lima, 8-Maminov,17- Sennikov;
28-Khokhlov,30-Asatiani, 33-Lebedenko,40-Samedov;
41-Gurenko, 63- Bilyaletdinov
Pelatih : Vladimir Eshtrekov
Rapid (4-4-2): 24-Payer (g): 2-Adamski, 6-Korsos,
7-Hlinka,8-Ivanschitz; 10- Akagünduz, 11-Hofmann,
16-Martínez, 22-Bejbl; 25-Kincl, 26-Vláhovic
Pelatih : Josef Hickersberger
Stadion : Lokomotiv
=====
Selasa, 23 Agt 2005,
Liverpool-CSKA Sofia
Harus Tetap Serius
LIVERPOOL-Pengalaman adalah guru yang paling baik.
Klise? Mungkin, tapi bukan berarti pepatah itu
kehilangan arti. Apalagi jika dikaitkan dengan
lapangan hijau: sekali jumawa dengan sikap terlalu
percaya diri, petaka yang akan dituai.
Liverpool yang dini hari nanti menjamu CSKA Sofia
harus mencamkan betul hal ini. Mengapa? Karena lawan
mereka asal Bulgaria itu pernah menorehkan luka yang
tak lekang oleh jaman.
Itu terjadi di Piala Champions musim 1981/1982.
Liverpool yang berstatus sebagai juara bertahan kala
itu, berduel dengan CSKA di perempatfinal. Di laga
pertama di Anfield, The Reds menang 1-0 dan sepertinya
tak akan tertahan melaju ke semifinal.
Tapi apa yang terjadi? CSKA mengamuk di laga kedua.
Graeme Souness dkk mereka pukul 0-2 dan pupuslah
harapan klub asal kota pelabuhan terbesar di Inggris
itu untuk melaju ke babak empat besar.
Nah, setelah 23 tahun, kedua tim kembali bertemu di
babak kualifikasi. Kondisinya pun nyaris sama dimana
Liverpool berstatus sebagai juara bertahan, dan pada
leg pertama mereka sudah unggul 3-1.
Bedanya, kali ini di leg kedua Liverpool yang
bertindak selaku tuan rumah. Hanya, jika Liverpool tak
waspada, bisa jadi trauma 23 tahun lalu bakal terulang
di Anfield. Apalagi jika menilik penampilan Liverpool
yang lesu darah di awal kompetisi Premier League ini.
Jika pada laga pra musim skuad asuhan Rafael Benitez
mampu melesakkan 25 gol dalam 8 pertandingan, dalam
dua laga awal Premier League The Reds hanya mampu
melesakkan satu gol.
Ancaman paceklik gol akan semakin terasa dinihari
nanti menyusul absennya kapten tim Steven Gerrard yang
mengalami cedera paha saat The Reds bertemu Sunderland
Sabtu lalu. Padahal, skipper Liverpool ini merupakan
salah satu solusi kebuntuan The Reds di arena
kualifikasi.
"Leg kedua kualifikasi memberi saya peluang untuk
merotasi pemain. Hanya, saya tetap merasakan ganjalan
lantaran Gerrard tak bisa tampil,"keluh Benitez,
seperti dikutip Sportinglife.
Kebijakan merotasi pemain terpaksa memang harus
diterapkan Benitez mengingat usai laga lawan CSKA, The
Reds akan melakoni laga yang tak kalah beratnya. Yakni
menghadapi jawara Piala UEFA, CSKA Moskow di arena
Piala Super Eropa di Monako pada hari Jumat mendatang.
"Trofi Piala Super tetap penting bagi kami. Trofi itu
menunjukkan dominasi kami di Eropa. Jadi kami harus
bisa merebutnya,"tegasnya.
Nah, keputusan Benitez merotasi pemain ini yang
dilakukan CSKA sebagai sebuah
peluang. Pelatih Miodrag Jesic juga sudah
mengantisipasi dengan sengaja menurunkan skuad lapis
keduanya saat menghadapi Litex di arena Liga Bulgaria
Sabtu lalu. Artinya, kekuatan utama CSKA diharapkan
bisa tampil lebih garang di Anfield dinihari nanti.
"Tanpa Yanev sangat berat bagi kami mengimbangi
kekuatan lapangan tengah Liverpool. Kekuatan mereka
tak akan terpengaruh dengan absennya Gerrard,"cetus
Jesic.(bas)
========
Selasa, 23 Agt 2005,
Jangan Andalkan Rekor Lagi
Arsenal v Fulham
LONDON-Tactician Chelsea Jose Mourinho pernah berkata,
"Statistik mungkin membantu, tapi saya tak pernah
mempedulikannya." Mungkin karena itulah, anak buah
Mourinho bisa tampil prima hingga akhirnya sukses
menjungkalkan Arsenal 1-0 dua hari lalu di Stamford
Bridge.
Kemenangan itu meruntuhkan "kesombongan" statistik
Arsenal yang sejak 1985 tak pernah kalah dari Chelsea
di kompetisi domestik. Dengan kata lain, sejarah
ternyata tak selamanya berulang.
Menyakitkan tentu saja bagi Arsene Wenger yang
merayakan laga ke-500-nya sebagai bos The Gunners di
laga melawan Chelsea itu. Tapi kalau pasukannya
kembali dilenakan statistik saat menjamu Fulham dini
hari nanti WIB di Highbury yang akan ditayang TV 7
mulai pukul 01.30 WIB, Wenger harus siap lebih sakit
hati lagi.
Fulham memang tak pernah menang atas Arsenal sejak
1962 di Highbury. Tapi setelah kekalahan dari Chelsea,
bahkan Wenger pun tak berani menjamin kalau statistik
itu akan terjaga dini hari nanti.
Pasalnya, anak buahnya kalah di Stamford Bridge lewat
apa yang oleh Wenger sebagai stupid goal alias gol
bodoh. Sekadar mengingatkan, gol Chelsea diciptakan
secara "tidak sengaja" oleh Didier Drogba yang
sebenarnya bermaksud mengontrol bola.
"Sangat ironis tim sekelas Arsenal harus kemasukan
dengan cara seperti itu,"keluh Wenger kepada BBC Sport
usai pertandingan lawan Chelsea.
Wenger memang sudah meminta pada pemainnya untuk
melupakan hasil buruk di Stamford Bridge itu dan
kembali memusatkan perhatian di laga melawan Fulham.
Hanya saja, benarkah secepat itu Thierry Henry dkk
bisa melupakan kekalahan pertama dalam 10 tahun
terakhir dari Chelsea tersebut?
Kalau iya, peluang Arsenal memang masih terbuka lebar
karena secara materi mereka unggul jauh dari tim
tetangga mereka tersebut. Tapi kalau tidak, mereka
harus bersiap untuk malu.
Ingat, di dua laga awal mereka di Premier League musim
ini, Arsenal selalu kesulitan menembus pertahanan
lawan. Di laga pertama melawan Newcastle United dua
pekan lalu misalnya. Meski Newcastle hanya bermain
dengan 10 pemain sejak pertengahan babak pertama,
Arsenal harus menunggu penalti Henry untuk bisa
mengoleksi gol pertama di musim ini.
Apalagi kali ini mereka terancam tak bisa menurunkan
gelandang Freddie Ljungberg. Gelandang Timnas Swedia
itu mengalami cedera lutut saat tampil menghadapi
Chelsea. Ljungberg ketika itu harus ditandu keluar
lapangan dan digantikan oleh Robin van Persie. Wenger
sudah memberikan konfirmasi bahwa Ljungberg bakal
segera menjalani pemeriksaan media guna mengetahui
seberapa buruk cedera yang dialami olehnya.
"Hasil pemeriksaan sinar laser pertama tidak
memperlihatkan adanya hal-hal yang harus
dikhawatirkan. Oleh karena itu, kami harus membutuhkan
pemeriksaan lebih lanjut, karena dia mengaku sakit
bila kakinya dipakai untuk berjalan,"jelas Wenger.
Yang mungkin agak bisa membuat Arsenal lega adalah,
performa Fulham juga masih jauh dari meyakinkan di dua
laga awal mereka musim ini. Dalam dua laga awal,
mereka baru mengoleksi satu poin.
Hengkangnya kiper utama Edwin van der Sar memang
sangat terasa dampaknya bagi skuad asuhan Chris
Coleman itu. Begitu juga dengan kepergian striker
Andrew Cole ke Manchester City.
"Terlalu banyak pemain yang tak mengambil tanggung
jawab penuh di lapangan. Jika kami terus membuat
kesalahan seperti itu, kami akan segera mendapatkan
ganjaran di akhir musim nanti,"keluh Coleman. (bas)
____________________________________________________
Start your day with Yahoo! - make it your home page
http://www.yahoo.com/r/hs
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/